Memahami Peran Etika dan Kompetensi Konselor dalam Konseling Multibudaya

Authors

  • Musyaffa Dafa Firdaus Universitas Negeri Surabaya
  • Fhito Atma Kumariaksy Universitas Negeri Surabaya
  • Bakhrudin All Habsy Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1702

Keywords:

Ethics, Competence, Multicultural-Counseling

Abstract

This article discusses the importance of counselor ethics and competencies in the context of multicultural counseling in Indonesia. Counseling, as a professional service, requires an ethical relationship between counselor and client to support individual development. By upholding ethical values, counselors can understand and appreciate the cultural differences that exist, thus being able to provide inclusive and effective services. This research uses a qualitative method with a literature study to explore the function of ethics in multicultural counseling and the barriers faced. The results showed that multicultural awareness and ethical competence are necessary to overcome challenges in counseling practice.

References

ABKIN. (2006). Penetapan kode etik profesi bimbingan dan konseling Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). April 2005, 324–332. [blob URL tidak dapat dikutip secara valid dalam APA].

Aisah, & Ruswandi. (2020). Multikultural 3. Jurnal Ika, 8(2), 511–523.

Alawiyah, D., Rahmat, H. K., & Pernanda, S. (2020). Menemukenali konsep etika dan sikap konselor profesional dalam bimbingan dan konseling. Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani, 6(2), 84–101. https://doi.org/10.47435/mimbar.v6i2.457

Arief, S. F., & Sugiarti, Y. (2022). Literature review: Analisis metode perancangan sistem informasi akademik berbasis web. Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 8(2), 87–93. https://doi.org/10.35329/jiik.v8i2.229

Elizar, E. (2018). Urgensi konseling multikultural di sekolah. Edukasi Lingua Sastra, 16(2), 13–22. https://doi.org/10.47637/elsa.v16i2.90

Gani, I. (2019). Konseling multikultural dalam penanganan konflik mahasiswa. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 6(2), 109–123.

Habibah, U. (2019). EKONSTIKULTURAL (e-Konseling multikultural di era digital). April. [Tidak lengkap untuk referensi APA – tambahkan penerbit atau tautan resmi jika tersedia].

Habsy, B. A. (2017). Seni memehami penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling: Studi literatur. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90. https://doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.56

Haryadi, R., & Sanjaya, S. (2019). Korelasi antara kompetensi profesional dan multikultural konselor sekolah. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 2(2), 124–129. https://doi.org/10.31960/ijolec.v2i2.219

Marjo, H. K., & Sodiq, D. (2022). Etika dan kompetensi konselor sebagai profesional (Suatu pendekatan literatur sistematis). Jurnal Paedagogy, 9(1), 86. https://doi.org/10.33394/jp.v9i1.4512

Nabila, A., Asbi, Anggraina, Y. A., & Syakinah, T. A. F. (2024). Tantangan konselor dalam konseling lintas budaya. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan Islam, 2(2), 55–60. https://doi.org/10.30596/jippi.v2i2.56

Orozco, G. L., Lee, W. M. L., Blando, J. A., & Shooshani, B. (2014). Introduction to multicultural counseling: Understanding who you are. [Informasi penerbit tidak lengkap – tambahkan jika diketahui].

Purnamasari, Y., Budiman, N., & Nadhiroh, N. A. (2024). Etika dalam pelaksanaan konseling online ditinjau dari kode etik ABKIN. Empati: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 11(1), 30–43. https://doi.org/10.26877/empati.v11i1.15552

Putri, H., Nadhirah, N. A., & Budiman, N. (2024). Cultural awareness: Memahami sensitivitas multikultural dalam praktik konseling di sekolah. Jurnal Empati, 10(1), 78–98. [Perlu konfirmasi apakah ini benar nama jurnalnya dan informasi DOI atau URL].

Rahmawati, A., Afiati, E., & Wibowo, B. Y. (2020). Buku ajar bimbingan dan konseling multibudaya. FEBS Letters. https://eprints.untirta.ac.id/7250/ [Catatan: “FEBS Letters” tampaknya tidak sesuai – mungkin kesalahan kutip. Mohon periksa kembali].

Riswanto, D., Mappiare-AT, A., & Irtadji, M. (2017). Kompetensi multikultural konselor pada kebudayaan suku Dayak Kalimantan Tengah. JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling, 1(2), 215. https://doi.org/10.17509/jomsign.v1i2.8320

Rizky, M., Jamaris, & Solvema. (2022). Etika konselor dalam konseling lintas budaya. Jurnal Nusantara of Research, 9(1a), 61–72. http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/efektor

Rusman. (2011). Belajar dan pembelajaran: Berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Setiawan, I. (2022). Kompetensi konselor multikultural: Esensi dalam mengimplementasikan bimbingan dan konseling di sekolah. Prosiding Seminar Nasional, 155–165.

Sutarsih, C. (2012). Etika profesi. Buku ajar Etika Profesi: Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. https://doi.org/10.1177/0013916509356884

Downloads

Published

2025-05-23

How to Cite

Musyaffa Dafa Firdaus, Fhito Atma Kumariaksy, & Bakhrudin All Habsy. (2025). Memahami Peran Etika dan Kompetensi Konselor dalam Konseling Multibudaya. Katalis Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 2(2), 265–279. https://doi.org/10.62383/katalis.v2i2.1702

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.