Upaya Penanggulangan Kenakalan Remaja
Studi Kasus Lingkup Desa Fadorolauru Kecamatan Hiliduho
DOI:
https://doi.org/10.62383/humif.v2i3.2088Keywords:
Community, Government, Juvenile delinquency, Prevention, SecurityAbstract
In this case, juvenile delinquency is a social problem and of course has a negative impact, especially on the development of today's young generation. This study refers to juvenile delinquency that occurs especially in rural areas, the case study is precisely in Fadorolau village. This study aims to determine the forms of juvenile delinquency that occur in Fadorolau village and to find out and explore information on what efforts or attempts are made by the community, especially in government, state security and education in overcoming juvenile delinquency and alleviating the impact of juvenile delinquency, especially for young people. For this reason, the method used in the study is a qualitative approach by collecting data through observation, in-depth interviews and documentation to several individuals starting from government, state security and education and also exploring information from teenagers around the village. The conclusion in overcoming juvenile delinquency requires an integrated approach and of course will continue to be sustainable by involving all elements of society.
References
Artikel Jurnal
Hartati, E. (2017). Kenakalan remaja dan upaya pencegahannya melalui pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 91–104.
Kurniawan, H. (2017). Kenakalan remaja dan solusinya dalam perspektif sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 6(2), 70–79.
Lestari, P. (2019). Program remaja mandiri sebagai solusi kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(1), 17–25.
Marlina, N. (2019). Analisis faktor internal dan eksternal penyebab kenakalan remaja. Jurnal Ilmu Perilaku, 8(1), 55–63.
Nuraini, S. (2018). Studi kasus kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 4(1), 66–73.
Rahmawati, T. (2019). Peran tokoh masyarakat dalam pencegahan kenakalan remaja di desa. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 4(1), 44–51.
Rulmuzu, F. (2021). Kenakalan remaja dan penanganannya. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 5(1), 366.
Sari, D. A., & Putra, Y. (2018). Strategi guru BK dalam menangani kenakalan remaja di sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling, 3(2), 77–86.
Simanjuntak, M. (2020). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan kenakalan remaja. Jurnal Psikologi, 12(2), 143–151.
Sulastri, dkk. (2020). Dampak kenakalan remaja untuk meningkatkan kesadaran diri dari bahaya kenakalan remaja bagi masa depan. Jurnal Loyalitas Sosial, 2(1), 16.
Tanjung, M. R. (2020). Pembinaan remaja melalui kegiatan positif di desa. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 5(3), 121–129.
Wahyuni, N. (2018). Faktor penyebab kenakalan remaja di lingkungan pedesaan. Jurnal Ilmu Sosial, 3(2), 89–97.
Widiastuti, R. (2020). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku kenakalan remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 5(1), 25–34.
Yuliana, S., & Hidayat, R. (2021). Peran orang tua dan guru dalam mengatasi perilaku menyimpang remaja. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2), 41–49.
Yusnita, R. (2017). Pola penanganan kenakalan remaja di daerah pedesaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(2), 105–113.
Buku Teks
Arifin, M. A. (2020). Penyebab dan penanggulangan kenakalan remaja. Universitas Indonesia.
Hurlock, E. B. (2003). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Kartono, K. (2017). Kenakalan remaja: Sebab-sebab, gejala-gejala, dan penyelesaiannya. Rajawali Press.
Santrock, J. W. (2012). Life-span development: Perkembangan masa hidup (edisi Indonesia). Erlangga.
Sarwono, S. W. (2012). Psikologi remaja. Rajawali Pers.
Soetodjo, W. (2002). Anak yang berhadapan dengan hukum. Refika Aditama.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hukum Inovatif : Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



