Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Petugas Pengamanan Lingkungan Pelabuhan Ferry Mulia Raja Napitupulu Kota Balige

Authors

  • Nur Chairani Rizki Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fatma Indriani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2860

Keywords:

Nutritional Status, Security Officers, Sleep Quality, Work Fatigue, Workload

Abstract

Work fatigue is one of the occupational health problems that may affect productivity, concentration, and increase the risk of workplace accidents. Security officers at Ferry Mulia Raja Napitupulu Port, Balige, are at high risk of experiencing fatigue due to shift work systems, physical and mental workload, and poor sleep quality. This study aims to identify factors associated with work fatigue among security officers. A quantitative method with a cross-sectional design was applied. The sample consisted of 45 security officers selected using total sampling technique. Data were collected through questionnaires on individual characteristics, nutritional status, sleep quality, workload, and environmental temperature, and analyzed using bivariate tests. The results revealed significant relationships between age, nutritional status, sleep quality, workload, and temperature with work fatigue levels (p<0.05). It can be concluded that both individual and work environment factors contribute to fatigue among security officers. The study recommends that port management pay more attention to shift arrangements, rest patterns, and occupational health interventions to reduce fatigue risk and enhance officers’ productivity.

References

Agustin, A., Ihsan, T., & Lestari, R. A. (2021). Gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja pada pekerja industri tekstil di Indonesia: Review. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 2(2), 138–151. https://doi.org/10.25077/jk3l.2.2.138-151.2021

Alfiana. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit X tahun 2022. Jurnal Kesehatan, 1(1), 31–39.

Anindita, R. A., & Tamtomo, D. (2021). Hubungan beban kerja dengan kelelahan pada pekerja industri plastik di Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 9(2), 101–108.

BPJS Ketenagakerjaan. (2022). Laporan statistik kecelakaan kerja tahun 2022. BPJS Ketenagakerjaan.

Faiz, N. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian operator SPBU di Kecamatan Ciputat tahun 2014.

Hermawan, D., Santoso, B., & Fitriyani, L. (2017). Faktor risiko kelelahan kerja pada tenaga kesehatan. EGC.

Kurnianti, A., & Lestari, D. (2023). Manajemen kesehatan kerja dan kelelahan. Pustaka Medika.

Lestari, W., & Widyastuti, D. (2020). Hubungan usia dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja garmen di Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 72–79.

National Institute for Occupational Safety and Health. (2020). Workplace fatigue and prevention strategies. Centers for Disease Control and Prevention.

Prasetyo, A., Fitriyani, Y., & Yulianti, E. (2022). Hubungan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja bongkar muat pelabuhan.

Rahayu, S., & Nursalam. (2023). Hubungan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja tambang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 55–62.

Santoso, H., Ramadhan, F., & Yuliani, D. (2023). Kondisi kerja dan kesehatan mental petugas keamanan. Unair Press.

Santriyana, N., Dwimawati, E., & Listyandini, R. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja pembuat bolu talas Kujang di home industry Kelurahan Bubulak tahun 2022. Promotor, 6(4), 402–409. https://doi.org/10.32832/pro.v6i4.273

Sari, A. D., Widiastuti, R., & Wahyuni, D. (2021). Hubungan status gizi dengan tingkat kelelahan pada tenaga kerja pabrik di Surakarta.

Sari, N. W., Nugroho, H. S., & Suparwati, A. (2020). Hubungan kualitas tidur dengan tingkat kelelahan kerja pada perawat di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Situmorang, R. K. (2022). Faktor yang memengaruhi kelelahan kerja pada tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Belawan. Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi, 2(2), 21–25.

Tarwaka. (2015). Ergonomi untuk keselamatan dan kesehatan kerja. Harapan Press.

Wajo, M. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja industri. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika, 1–11.

Widodo, A., Pertiwi, P. D., & Fatmah, F. (2020). Hubungan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja di bagian produksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(1), 46–52.

Wulandari, R. S. (2022). Hubungan status gizi (IMT), kualitas tidur, dan aktivitas fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian produksi di PT Coca Cola Bottling Indonesia. Media Gizi Kesmas, 11(1), 246–256. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.246-256

Wulandari, S., & Jaya, M. (2023). Kesehatan kerja dan kelelahan di tempat kerja. CV Remaja Karya.

Yulianti, S., Fitria, D., & Putri, R. E. (2021). Hubungan kualitas tidur dengan tingkat kelelahan kerja pada petugas keamanan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 77–83.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Nur Chairani Rizki Nasution, & Fatma Indriani. (2026). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Petugas Pengamanan Lingkungan Pelabuhan Ferry Mulia Raja Napitupulu Kota Balige. Inovasi Kesehatan Global, 3(1), 274–289. https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2860

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.