Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Flour Albus pada Remaja Putri

Authors

  • Safira Delia Sandra Purwanti Stikes Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Kristina Maharani Stikes Telogorejo Semarang, Indonesia
  • Qomariyah Qomariyah Stikes Telogorejo Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2350

Keywords:

Adolescence, Flour Albus, Health Education, Knowledge, Reproduction

Abstract

Flour Albus is one of the reproductive health problems commonly experienced by young women. Vaginal discharge is a condition of vaginal discharge other than blood that occurs outside of normal conditions, this fluid can be odorless or not, and is often accompanied by itching in the area around the vagina. The purpose of this study was to determine the effect of reproductive health education on knowledge of flour albus in young women. This type of research is quasi-experimental with a one-group pretest posttest design approach. The population taken was all 10th grade girls with a total of 40 respondents at SMK Theresiana Semarang. The sampling technique was total sampling. The data collection tool used a knowledge questionnaire. Data analysis used the Wilcoxon Test. The results of this study obtained a p-value of 0.002 (<0.05) which means there is an influence on reproductive health education on knowledge of flour albus in young women, with this Z-value of 3.052 which means that providing reproductive health education on flour albus has a 3-fold increase in knowledge in adolescents. Conclusion There is an influence on reproductive health education on knowledge of flour albus in young women. The suggestion that can be put forward is that young women can increase their understanding, awareness, knowledge and prevention methods because many young women still do not know the impacts and treatment and prevention of Flour Albus that occurs in themselves.

References

Adelina Pratiwi. (2022). Analisis kejadian fluor albus berdasarkan pengetahuan, sikap dan tindakan personal hygiene. Cendekia Medika Jurnal Stikes Al-Ma'arif Baturaja, 7(1), 1-8. https://doi.org/10.52235/cendekiamedika.v7i1.106

Anwar, R., & Mulyani, D. (2020). Pengujian validitas item dalam instrumen penelitian kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 80-92.

Arifin, M. (2020). Validitas instrumen penelitian dalam bidang kesehatan. Jurnal Penelitian Kesehatan, 8(4), 310-320.

Azzahra, Aisyah. (2020). Asuhan kebidanan pada remaja NN.N umur 17 tahun dengan keputihan fisiologis di Desa Bangunrejo Kecamatan Bangunrejo Lampung Tengah, 7-20.

Dewi, A., & Yulianti, R. (2021). Kesehatan reproduksi remaja: Pendekatan berbasis komunitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewi, M., & Yulianti, S. (2021). Edukasi kesehatan reproduksi sebagai strategi pencegahan masalah keputihan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 45-55.

Dewi, M., & Yulianti, S. (2021). Keputihan pada remaja perempuan: Penyebab, pencegahan, dan penanganannya. Jakarta: Pustaka Kesehatan.

Dhea Sari Nurjanah, Elok Sudibyo, & R. W. M. (2024). Biochephy: Journal of Science Education Games Tournament (TGT) berbantuan media permainan.

Farida, H. (2021). Klasifikasi usia remaja dalam konteks perkembangan kesehatan. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Remaja.

Fatimah, S., & Hidayat, N. (2021). Pengujian reliabilitas kuesioner dengan koefisien alpha Cronbach pada penelitian kesehatan. Jurnal Penelitian Kesehatan, 12(2), 112-123.

Gupta, R., Singh, P., & Kaur, A. (2020). Impact of social media on adolescent reproductive health: Challenges and opportunities. Journal of Adolescent Health, 67(5), 210-217.

Gupta, S., Singh, R., & Kumar, V. (2020). Impact of reliable health information on adolescent reproductive health awareness. International Journal of Adolescent Health, 15(3), 78-88.

Hadi, S. (2021). Faktor patologis yang mempengaruhi kesehatan remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak.

Hamdani, Derullisa, & Muharani. (2021). Peran orang tua dalam memberikan pemahaman kesehatan reproduksi. Prosiding SEMNAS BIO 2020, 1-9.

Iba, Zainuddin, & Aditya Wardhana. (2023). Landasan teori, kerangka pemikiran, penelitian terdahulu, & hipotesis.

Ismail, S. (2022). Pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis proyek "Project Based Learning" terhadap hasil belajar fisika peserta didik kelas XIPA SMA Negeri 35 Halmahera Selatan pada konsep gerak lurus. Jurnal Ilmiah Pendidikan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan nasional kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Laursen, B., & Collins, W. A. (2020). Adolescent development in interpersonal contexts: Friends and peer groups. Journal of Youth and Adolescence, 49(4), 20-36.

Laursen, B., & Collins, W. A. (2020). Peer relationships in adolescence. Annual Review of Psychology, 71(1), 133-157.

Lestari, A. (2021). Pembagian usia remaja dan dampaknya terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Ilmu Kesehatan Remaja.

Lestari, A., Nugraha, T., & Wibowo, P. (2022). Efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis diskusi interaktif. Jurnal Kesehatan Remaja, 14(1), 45-56.

Lestari, M., Yuniar, A., & Rahmawati, D. (2022). Pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja: Strategi efektif berbasis bukti. Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia, 15(2), 112-122.

Mahardika, I. K., Sestritama Alega, Afiva Aisha Vira, & Nurmala Chamelia Hilmi. (2024). Perkembangan anak usia remaja dalam aspek perilaku dan emosional. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(April), 344-347.

Nikmatur Ridha. (2020). Proses penelitian, masalah, variabel dan paradigma penelitian. Jurnal Hikmah, 39(1), 672-673. https://doi.org/10.1111/cgf.13898

Pokhrel, S. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. 15(1), 37-48.

Pratama, D., & Sari, Y. P. (2021). Karakteristik perkembangan remaja. Edukasimu.Org, 1(3), 1-9.

Putra, D. (2021). Dampak lingkungan dan kebersihan personal terhadap kesehatan remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia.

Putra, S., Suntama, M. S., Jailani, M., & Nasution, F. H. (2023). Penerapan prinsip dasar etika penelitian ilmiah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876-27881.

Rahmawati, N. (2021). Keputihan pada remaja putri dan faktor penyebabnya. Jurnal Kesehatan Wanita Indonesia.

Rani Purnama Sari. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan keputihan patologis pada remaja putri di SMP Negeri 12 Padang. Universitas Andalas.

Rini, F. S., Zaki, M., & Gattuso, A. G. (2024). Efektivitas metode pembelajaran partisipatif terhadap hasil belajar santri kelas 3 KMI pada mata pelajaran Tarikh Islam di Pondok Modern Arrisalah Ponorogo. The 2nd ICONITIES (May), 776-787.

Santosa, P. (2021). Pengaruh faktor internal terhadap kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia.

Santrock, J. W. (2020). A topical approach to life-span development. McGraw Hill.

Sari, D. A., & Wijaya, R. (2020). Group peer education effectiveness on improving adolescent reproductive health knowledge. Asian Journal of Public Health, 12(4), 45–53.

Sari, M., & Wijaya, P. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan peer group terhadap pengetahuan remaja tentang keputihan. Jurnal Kesehatan Wanita, 8(2), 120-130.

Senjaya, S., Hernawaty, T., Hendrawati, H., & DA, I. A. (2022). Hubungan mekanisme koping dengan imun pada ODHA selama pandemi Covid-19. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(4), 1026-1042.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syam, N. F. S., Passe, R., & Khatimah, H. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan tentang perilaku seksual remaja di SMA Negeri 4 Palopo. Journal of Midwifery Science and Women's Health, 2(47), 9–14. https://doi.org/10.36082/jmswh.v2i1.419

Wahyuni, N. (2020). Peran data sekunder dalam penelitian sosial dan kesehatan. Jurnal Penelitian Sosial, 11(3), 220-230.

Wahyuningsih, E. N., & Anandani, A. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap pencegahan terjadinya fluor albus pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jurnal Muhammadiyah, 1-7.

Wati, E. (2022). Kesehatan remaja dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Psikologi Remaja Indonesia.

Widodo, S., Ladyani, F., Asrianto, L. O., Rusdi, Khairunnisa, Lestari, S. M. P. (2023). Metodologi penelitian. In CV Science Techno Direct.

Wijaya, P., & Sari, M. (2020). Minimnya pemahaman remaja perempuan tentang kesehatan reproduksi: Studi kasus di sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(3), 89-101.

Wijayanti, L. (2020). Penerapan uji reliabilitas dalam penelitian kuantitatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 7(3), 215-227.

World Health Organization (WHO). (2021). Comprehensive sexuality education: Knowledge and attitudes for adolescents. Geneva: WHO Press.

Yanti, D. (2020). Metode peer education dalam peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Jurnal Promosi Kesehatan, 15(4), 223-230.

Yanti, S. (2020). Interactive learning approaches for reproductive health education: A case study in secondary schools. International Journal of Educational Development, 80, 102-111.

Yuliana, D., & Irwansyah, A. (2021). Pengumpulan data primer dalam penelitian kesehatan. Jurnal Kesehatan Indonesia, 9(2), 135-145.

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Safira Delia Sandra Purwanti, Kristina Maharani, & Qomariyah Qomariyah. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Flour Albus pada Remaja Putri. Inovasi Kesehatan Global, 2(4), 82–93. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i4.2350

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.