Pengaruh Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama sebagai Pilar Utama untuk Mewujudkan Perilaku Higienis dan Saniter di Kelurahan Morokrembangan
DOI:
https://doi.org/10.62383/ikg.v1i2.267Keywords:
Behavior, Environmental Sanitation, CommunityAbstract
Community-Based Total Sanitation (STBM) is a strategy to sanitation development that was established in response to the high prevalence of diarrhea caused by poor sanitation in Morokrembangan Village, which resulted from the community's behavior of defecating anywhere. This approach facilitates the community empowerment process to analyze the situation and risks of environmental pollution caused by open defecation. This research aims to determine the effect of the first pillar of the Community Based Total Sanitation (STBM) program, namely Stop Open Defecation (STOPS) in Morokrembangan Village. Using the method proposed by finsterbusch and motz, namely the Single Program Before-After assessment/evaluation. The existence of the STBM program has had a positive influence on society. The positive influence here can be seen from various aspects, such as positive influence in the form of changes in the environment, health, socio-culture, physical condition of latrines.
References
Abidin, A. (2021). Implementasi kebijakan program gerakan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar 1 dalam pengendalian lingkungan masyarakat di Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(2), 64-71.
Andriani, K., & Susilawati, S. (2022). Pengelolaan sanitasi stop BAB (buang air besar) pada wilayah pesisir Pantai Pandan Sibolga. Journal of Social Research, 1(8), 785-790.
Badan Pusat Statistik. (2022). Kecamatan Krembangan dalam angka 2022. Diakses pada 4 Mei 2024, dari https://surabayakota.bps.go.id/publication/2022/09/26/d25e20d30d6a020b620f06ce/kecamatan-krembangan-dalam-angka-2022.html
Candrarini, M. R. (2020). Peran puskesmas dalam melaksanakan program sanitasi pilar stop buang air besar sembarangan. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development).
Hasibuan, R., Susilawati, S., & Nanda, M. (2021). Pemicuan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar BABS di Kota Sibolga. Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 1(1), 1-7.
Herniwanti, H., Dewi, O., Rani, N., Yunita, J., Rahayu, E. P., Mitra, M., & Hartono, B. (2021). Penyuluhan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) sebagai support program kesehatan lingkungan pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Abdidas, 2(2), 435-441.
Herniwanti, H., Sudarto, E., & Ardiana, A. (2022). Penyuluhan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar 1–stop buang air besar sembarangan (BABS) di Kecamatan Bengkalis, Riau. Jurnal Abdidas, 3(3), 465-473.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Strategi nasional sanitasi total berbasis masyarakat. Jakarta: Depkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang sanitasi total berbasis masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023a). Laporan tahunan 2022 stop buang air besar sembarangan di Indonesia. Diakses pada 4 Mei 2024, dari http://p2p.kemkes.go.id/wpcontent/uploads/2023/06/FINAL_6072023_Layout_SBS-1.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023b). Pedoman pelaksanaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) tahun 2023. Diakses pada 4 Mei 2024, dari https://p2p.kemkes.go.id/pedoman-stbm/
Muaja, M. S., Pinontoan, O. R., & Sumampouw, O. J. (2020). Peran pemerintah dalam implementasi program sanitasi total berbasis masyarakat stop buang air besar sembarangan. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(3), 28-34.
Nandita, A., Respati, T., & Arief, F. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi pilar stop buang air besar sembarangan pada program sanitasi total berbasis masyarakat di Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 2(1), 31-34.
Noya, H. (2016). Kajian pencapaian stop buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Passo Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Kota Ambon (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Nugraha, M. F. (2015). Dampak program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar pertama (di Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Nuraeni, A., Nurasa, H., & Widianingsih, I. (2022). Implementasi program sanitasi total berbasis masyarakat di Kota Bandung. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 4(1), 100-111.
Oktarizal, H., & Pramawati, A. (2020). Program sanitasi total berbasis masyarakat pilar pertama di Kabupaten Bintan tahun 2019. Jurnal Kesehatan Ibnu Sina (J-KIS), 1(02), 1-10.
Partiwi, D., Nuryani, D. D., & Pradana, A. A. (2022). Manajemen pelaksanaan dan evaluasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar stop buang air besar sembarangan (STOP BABS). Media Informasi, 18(2), 116-126.
Pudjaningrum, P., Wahyuningsih, N. E., & Darundiati, Y. H. (2016). Pengaruh metode pemicuan terhadap perubahan perilaku buang air besar sembarangan pada masyarakat Kelurahan Kauman Kidul Kota Salatiga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(5), 100-108.
Stiawati, T. (2021). Program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) untuk merubah perilaku hidup sehat di Kelurahan Kasunyatan Kota Serang Provinsi Banten. Sawala: Jurnal Administrasi Negara, 9(2), 179-191.
Yushananta, P., Ahyanti, M., Murwanto, B., & Sujito, E. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam perubahan perilaku buang air besar sembarangan. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Inovasi Kesehatan Global

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



