Membangun Budaya Organisasi Positif: Manajemen Lingkungan Internal Sekolah

Authors

  • Sheptea Mardhiyah Putri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Neyna Fakhira Salsabila UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Muhammad Akmal Firdaus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Hesti Kusumaningrum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.948

Keywords:

Culture, Educational, Leadership, Management, Organizational

Abstract

This article examines the importance of building a good organizational culture within school internal administration framework. It aims to investigate efficient methods for building and maintaining an organizational culture that supports student and educator growth. Through an in-depth literature review, several key elements are identified, including visionary leadership, shared vision-mission formulation, and staff empowerment. The article emphasizes the importance of creating a cooperative work environment to foster innovation and creativity. Key aspects examined include learning-supportive physical space design, positive psychological atmosphere creation, reward systems, and conflict management strategies. The research also discusses main obstacles such as resistance to change and generational differences, while presenting practical solutions to address them. In conclusion, building a good organizational culture is an ongoing effort requiring dedication from all parties involved. This research provides important perspectives for education practitioners and policymakers in improving overall educational standards.

References

Armanila. (2022). Peran desain interior dalam menunjang kenyamanan belajar anak di Raudhatul Athfal BI Al-Nazhar. AsSibyan Jurnal. Under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.

Faidy, A. B., & Arsana, I. M. (2014). Hubungan pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar pendidikan kewarganegaraan siswa kelas XI. Kajian Moral dan Kewarganegaraan.

Harjali. (2019). Penataan lingkungan belajar: Strategi untuk guru dan sekolah. CV, Seribu Bintang.

Herwan, et al. (2009). Manajemen perubahan organisasional. Universitas Sebelas Maret.

Imam Gunawan, & Djum Djum Noor Benty. (2017). Manajemen pendidikan. Alfabeta.

Marno, & Triyo Supriyanto. (2008). Manajemen dan kepemimpinan pendidikan Islam. Refika Aditama.

Moeheriono. (2014). Pengukuran kinerja berbasis kompetensi (Edisi Revisi). Rajawali.

Mulyasa, E. (2017). Manajemen berbasis sekolah: Konsep, strategi dan implementasi. PT. Remaja Rosdakarya.

Nasrudin, A. H., Unsa, F. F., Aini, F. N., Arifin, I., & Adha, M. A. (2021). Manajemen konflik dan cara penanganan konflik dalam organisasi sekolah. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.

Nur Aedi. (2016). Manajemen pendidikan dan tenaga kependidikan. Gosyen Publishing.

Putri, P. K. (2022). Manajemen konflik dan resolusi konflik: Sebuah pendekatan terhadap perdamaian. Papua Journal of Diplomacy and International Relations.

Rahmawati, et al. (2021). Hubungan antara kompetensi guru dan budaya sekolah dengan kinerja guru. Jurnal Idaarah, 5(1).

Rahmi, S. (2021). Komunikasi interpersonal dan hubungannya dalam konseling. Syiah Kuala University Press.

Sholeh, M. I. (2023). Pengakuan dan reward dalam manajemen SDM untuk meningkatkan motivasi guru. Competitive: Journal of Education.

Suheti, et al. (2024). Strategi mengatasi resistensi terhadap perubahan dalam dunia pendidikan: Tinjauan terhadap praktik manajemen. Taveij, 4(1), 1-15.

Usman, et al. (2006). Resistensi perubahan dan strategi mengatasi mutu pendidikan pada MAN 2 Kota Malang. Jurnal Inovasi Sosial, 1(1), 1-15.

Wahyudi. (2015). Manajemen konflik dalam organisasi. Alfabeta.

Wibowo. (2016). Budaya organisasi: Sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kinerja jangka panjang. Rajawali Pers.

Downloads

Published

2024-11-25

How to Cite

Sheptea Mardhiyah Putri, Neyna Fakhira Salsabila, Muhammad Akmal Firdaus, & Hesti Kusumaningrum. (2024). Membangun Budaya Organisasi Positif: Manajemen Lingkungan Internal Sekolah. Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 49–62. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.948