Kajian Strukturalisme Genetik Dalam Novel “Hafalan Sholat Delisa” Karya Tere Liye

Authors

  • Ika Zulfika Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.62383/hardik.v1i1.79

Keywords:

Novel, Tere Liye, Literature

Abstract

This research used genetic structuralisme study hat aimed to described instrinsic structure, extrinsic structure, and interpretative genitive elements of  Novel “Hafalan Shalat Delisa” written by Tere Liye. This research was library research with qualitative descriptive approach. The primary data gained from the Novel of “Hafalan Shalat Delisa” and the seceondary data gained from another source that related to this research. Data collection fo this research were (1) noted and reread the novel of Hafalan Shalat Delisa written by Tere Liye, (2) analysed the whole data that related genetic structuralisme Novel “Hafalan Shalat Delisa” written by Tere Liye. The findings showed that (1) the structure of Novel Hafalan Shalat Delisa that has a theme of “ethics education” in amuslims family. The theme, plot, conflict, figure, setting and message described the good relationship, totally, and life way of delisa’s family. (2) Tere Liye as a writer of Novel “Hafalan Shalat Delisa”, really like the life founded with Islamic religious value. Her personal background was represented his Novel “Hafalan Shalat Delisa” which was full of moral and religious value, (3) Aceh community which was very religious with the majority of Moslem underwent Tsunami and Earthquake. The condition became the background of the born of the novel “Hafalan Shalat Delisa” by Tere Liye. The novel was written to memorize tsunami in Aceh in 2004. Tere Liye emphasized that the community of Aceh always consistence in holding religious teaching to the face the effect of tsunami and earthquake

References

Abrams, M.H. 1981 . A Glossary of Literary Terms. New York: Holt, Rinehart, and Winson.

Aminuddin, 1975. Perwatakan dan Penokohan Yogyakarta. Pustaka Widyatama.

Anderson, Benedict R.O'G.2000. Kuasa-Kata Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia (Diterjemahkan dari Buku Language and Power Exploring Political Cultures in Indonesia oleh Revianto Budi Santosa). Yogyakarta: Mata Bangsa.

Atmaja, Jiwa. 1993 . Novel Eksperimental. Putu Wijaya Bandung Angkasa.

Cassirer, Ernst. 1990. Manusia dan Kebudayaan. Sebuah Esai Tentang Manusia. (Diindonesiakan oleh Alois A. Nugroho) Jakarta: PT. Gramadia.

Damono, Sapardi Djoko.2000 Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. (Cetakan Keempat). Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud.

Darwis. 2004. http://biografi-pengarang.co.id. Diakses tanggal 22 Desember 2011.

Departemen Pendidikan Nasional, 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Eagleton, 2005. Proses Kreatif Mengapa don Bagaimana Soya Mengarang II Jakarta: PT.Gramedia.

Endraswara, Suwardi. 2003. Metode Penelitian Sastra: Epistimologi, Model, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Enesta, Pamusuk [Peny], 1983. Proses Kreatif Mengapa dan Bagaimana Soya

Mengarang II. Jakarta: PT.Gramedia.

Faruk, 1999a. Pengantar Sosiologi Sastra: Dri Struhuralisme Genetik Sampai Post-Modernisme ( Cetakan Kedua). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

,1999b. Hilangnya Pesona Dunia. Yokyakarta: Yayasan Untuk Indonesia,

Fowler, Roger. 1981. Literature as Sosial Discourse. London: Batsford Academic and Enducational LTD.91

Goldmann, Lucien. 1975- Towards, a Sociologt of the Novel (Translated from the French by Alan Sherindan). London: The Cambridge University press.

Gunawan, Deddi Haryono, dkk (Peny). 1999. Indonesia Yang Berubah (Kumpulan Wawancara Ekonomi Politik). Jakarta: Pusat Data Indikator.

Hamsidar, 2003. Memerdekaan Rakyat Memerdekaan Diri Sendiri. Bandung: Rosdakarya.

Elaryono, Edi (Peny). 2000. Memerdekaan Rakyat Memerdekaan Diri Sendiri. Bandung: Rosdakarya.

Iswanto. 2001. "Penelitian Sastra dalam Perspektif Stukturalisme Genetik" dalam Jabrohim (Peny). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita. Halaman 64.

Jabrohim. 2001. Sosiologi Sastra: Beberapa Konsep Pengantar. Dalam Jabrohim (Peny). Metodelogi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita. Halaman 168.

Junus, Umar. 1985. Resepsi Sastra Sebuah Pengantar. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.

Luxemburg, van Jan, Mieke Bal. dan Willem G. Weststeijn. 1989. Tentang Sastra. (Diindonesiakan oleh Akhadiati Ikram dari judul asli Over Literatur). Jakarta: Interamasa.

Mann, Richard. 1999. Memperjuangkan Demokrasi Indonesia (Diterjemahkan oleh Maria Irawati Yulianto dari buku Figh for Democracy in Indonesia). Jakarta: Pusat Data Indikator Bekerja Sama dengan Handal Niaga Pustaka

Maslikatin,Titik, 2000. Novel Belenggu Karya Armyn Pane ; Kajian Strukturalisme Genetik (Skprisis), Jember : Universitas Jember Fakultas Sastra.

Nugriantoro, 2000. Fantasi dalam Kedua Kumpulan Cerpen Danarto'. Dialog Antara Dunia Nyata dan Tidak Nyata. Jakarta: Balai Pustaka.

Nurhan, Kenedi [Peny], 2002. Jejak Tanah Cerpen Pilihan Kompas 2OO2.Iakarta: Penerbit Buku Kompas.

Prihatmi, Th. Sri Rahayu. 1989. Fantasi dalam Kedua Kumpulan Cerpen Donarto: Dialog Antara Dunia Nyata dan Tidak Nyota. Jakarta: Balai Pustaka.

Rakhmad, Jalaluddin. 2000. Rekayasa Sosial: Reformasi, Revolusi, atau Manusia Besar? Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ratna, Nyoman Kutha. 2003. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rokhman, Arif [Peny]. 2003. Sastra Inter disipliner: Menyandingknn Sastra dan Disiplin llmu Sosial. Yogyakarta: Penerbit Qalam.

Saraswati Ekarini. 2003. Sosiologi Sastra: Sebuah Pemahaman Awal. Malang: UMM Press.

Sariban, 2004. Novel Asmara Loka Karya Danarto (Kajian Strukturalisme Genetik)

Selden, Raman. 1996. Pemaduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini (Diindonesiakan Rachman Djoko Pradopo). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Semi, M. Atar, 1989. Sosiologi Sastra: Sebuah Pemahaman Awal. Malang: UMM Press.

Susaanto, Dwi,2012. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suwondo, Tirto. 2003. Studi Sastra Beberapo Alternatif, Yogyakarta: PT Hanindita Graha Widya.

Syukroni, 2010. Pemaduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini (Diindonesiakan Rachman Djoko Pradopo). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tang, Muhammad Rapi, 2008. b. Mosaik Dasar Teori Sastra, dalam Penampang Objektif. Makassar. Universitas Negeri Makassar.

Taum, Yoseph Yap|1997. Pengantar Teori Sastra.Fores: Penerbit Nusa Indah.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan llmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 1989. Teori Kesusastraan (Diindonesiakan oleh Melani Budianta dari judul asli Theory of Literature). Jakarta: Gramedia.

Wurajdi, 2000. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: PT Hamindita Graha Widia.

Yuliani, 2000. Teori Kesusastraan (Diindonesiakan oleh Melani Budianta dari judul asli Theory of Literature). Jakarta: Gramedia.

Zoetmulder, P. J. 1990. Manunggaling Kawula Gusti. Jakarta: Gramedia.

Zulaihah. Nanik. 2002. "Perebutan Kekuasaan dalam Novel Arok Dedes KaryaPramoedya Ananta Toer (Kajian Strukturalisme Genetik)" (Skripsi). Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Fakultas Bahasa dan Seni.

Downloads

Published

2024-02-29

How to Cite

Ika Zulfika. (2024). Kajian Strukturalisme Genetik Dalam Novel “Hafalan Sholat Delisa” Karya Tere Liye. Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 01–29. https://doi.org/10.62383/hardik.v1i1.79

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.