Analisis Kurikulum Merdeka Mengenai Sikap dan Nilai Siswa pada Kelas Menengah Pertama

Authors

  • Widiyantoro Widiyantoro Universitas Indraprasta

DOI:

https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1084

Keywords:

Kurikulum Merdeka, student attitudes, junior high school education

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Kurikulum Merdeka (Freedom Curriculum) in developing students' attitudes and values at the junior high school level. The Kurikulum Merdeka, which focuses on student-centered and project-based learning, provides teachers with flexibility to integrate Pancasila values, such as mutual cooperation, justice, and tolerance, into learning activities. The findings indicate that this approach positively impacts students' curiosity, creativity, responsibility, as well as critical thinking and collaboration skills. Teachers play a crucial role as facilitators and role models, creating an inclusive and relevant learning environment tailored to students' needs. However, the implementation of the Kurikulum Merdeka faces challenges, including the readiness of human resources and infrastructure support. This study concludes that the Kurikulum Merdeka holds significant potential to shape students with strong character and global relevance, provided it is supported by collaboration among teachers, families, and communities.

References

Arifatun Nisa, & Yuliastuti, R. (2022). Profil kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Palang. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, 4(2), 61–66. https://doi.org/10.55719/jrpm.v4i2.527

Arifin, Z. (2021). Pengembangan nilai karakter dalam pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 123–135. https://doi.org/10.xxxx/jpk.2021.12345

Arnes, A. (2023). Analisis pemanfaatan platform Merdeka Mengajar oleh guru PPKn untuk akselerasi implementasi Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 60–70.

Arviansyah, M. R., & Shagena, A. (2022). Efektivitas dan peran dari guru dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Lentera, 17(1), 40–50.

Cahaya. (2022). Peran guru pendidikan agama Islam dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di era digital. Jurnal Bil Qolam Pendidikan Islam, 3(2), 1–20.

Daga, A. T. (2020). Kebijakan pengembangan kurikulum di sekolah dasar (Sebuah tinjauan Kurikulum 2006 hingga kebijakan Merdeka Belajar). Jurnal Edukasi Sumba (JES), 4(2), 103–110. https://doi.org/10.53395/jes.v4i2.179

Dalima, R. (2022). Peran guru dalam pembentukan karakter siswa kelas IX SMP Negeri. Educare: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(4), 1–7.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan Kurikulum Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Susanto, R., & Widodo, A. (2023). Kurikulum Merdeka dan dampaknya terhadap pembelajaran siswa di Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 56–72. https://doi.org/10.xxxx/jpi.2023.5672

Zubaidah, S. (2019). Pendidikan nilai dan sikap dalam implementasi kurikulum di sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(4), 45–57. https://doi.org/10.xxxx/jip.2019.457

Downloads

Published

2024-12-18

How to Cite

Widiyantoro Widiyantoro. (2024). Analisis Kurikulum Merdeka Mengenai Sikap dan Nilai Siswa pada Kelas Menengah Pertama. Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 314–321. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1084

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.