Hubungan Kontrol Tekanan Darah dan Self-Efficacy dengan Indeks Katz dan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke

Authors

  • Maulvi Agri Sadewa Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Retno Setyawati Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Suyanto Suyanto Universitas Islam Sultan Agung Semarang

DOI:

https://doi.org/10.62383/vimed.v2i2.1387

Keywords:

blood pressure control, Katz Index, quality of life, self-efficacy

Abstract

Stroke can lead to disability and weakness, resulting in a decline in functional abilities and making patients dependent on others. Independence in performing daily activities is crucial for post-stroke patients as it fosters a sense of purpose and improves their spirit for life, ultimately having a positive impact on their quality of life. Blood pressure control and self-efficacy play significant roles in managing independence and improving the quality of life for post-stroke patients. To determine the relationship between blood pressure control and self-efficacy with the Katz Index and the quality of life in post-stroke patients. This quantitative study employed a correlational design with a cross-sectional approach. Data were collected using questionnaires distributed to 70 respondents. The sampling method used was non-probability sampling with accidental sampling. The data were analyzed using Lambda and Spearman’s rank correlation tests. The findings revealed that most respondents had controlled blood pressure (50 respondents), high self-efficacy (51 respondents), Katz Index category A (52 respondents), and a high quality of life (54 respondents). The study concludes that there is a relationship between blood pressure control and self-efficacy with the Katz Index and the quality of life in post-stroke patients.

References

Abdu, S., Satti, Y. C., Payung, F., & Soputan, H. A. (2022). Analisis kualitas hidup pasien pasca stroke berdasarkan karakteristik. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 5(2), 50–59. https://doi.org/10.52774/jkfn.v5i2.107

Alfian, R., Lisdawati, N., Putra, A. M. P., Sari, R. P., & Lailani, F. (2018). Profile of quality of life and blood pressure of outpatient hypertension in Ulin General Hospital, Banjarmasin. Jurnal Ilmiah, X(X), X-X.

Bloom, N., & Van Reenen, J. (2013). No title. NBER Working Papers, 2011, 89. http://www.nber.org/papers/w16019

Budi, S., & Syahfitri, R. D. (2018). Hubungan lama waktu menderita stroke dengan tingkat kemandirian klien dalam melakukan aktivitas pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 1(2), 58. https://doi.org/10.32524/jksp.v1i2.382

Dabalok, R., Murtiningsih, & Inayah, I. (2022). Hubungan tekanan darah dengan kejadian stroke di unit gawat darurat. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 9(1), 47–54. https://doi.org/10.33867/jka.v9i1.315

Darma Perbasya, S. T. (2022). Hubungan hipertensi terhadap stroke. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(2), 109–113. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i2.775

Egyp Ramadhani, D. I. (2019). Hubungan self-efficacy dengan tingkat kemandirian dalam melakukan activity daily living (ADL) pada pasien stroke di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional tahun 2019. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, 1–15.

Emellia, E., Gaghauna, E. E., & Irawan, A. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi self-efficacy pada pasien pasca stroke di wilayah kerja UPT Puskesmas Terminal Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 8(2), 178–183. https://doi.org/10.51143/jksi.v8i2.490

Fiscarina, W., Utomo, W., Wahyuni, S., Studi, P., Keperawatan, I., & Riau, U. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien pasca stroke: Literature review. An Idea Nursing Journal ISSN, 2, 1.

Harahap, R. A., Rochadi, R. K., & Sarumpae, S. (2018). Pengaruh aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa awal (18-40 tahun) di wilayah Puskesmas Bromo Medan tahun 2017. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 1(2), 68–73. https://doi.org/10.24912/jmstkik.v1i2.95

Hardhina, T., Manurung, I., Roga, A. U., Weraman, P., & Ruliati, L. P. (2023). Faktor yang mempengaruhi pengendalian hipertensi pada peserta Prolanis di Puskesmas se-Kota Kupang tahun 2022. Health Information Jurnal Penelitian, 15(1), e778. https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp

Hastuty, D. (2018). Stroke dan komplikasi neurologi. Jurnal Neurologi.

Ibrahim, N. M., Paramata, N. R., Najihah, & Sulistiani, I. (2022). Hubungan self-efficacy dengan kualitas hidup pada pasien pasca stroke. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18(2), 73–79. http://repository.unissula.ac.id/26625/

Laili, N., & Taukhid, M. (2023). Hubungan self-management dengan tingkat kemandirian activity daily living (ADL) pada penderita pasca stroke. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 19(1), 70. https://doi.org/10.26753/jikk.v19i1.1092

Lubis, D. R., Petralina, B., & Lubis, E. (2023). Peningkatan kualitas hidup lansia melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dalam pengendalian hipertensi pada lansia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmais, 2(1), 2–5.

Masyharuddin, M. (2023). Hubungan stres dan spiritualitas dengan resiliensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Bangetayu Kota Semarang.

Muawanah, S., Triyulianti, S., Abdurrab, U., & History, A. (2023). Stroke exercise untuk memulihkan mobilitas di rumah. Jurnal XYZ, 2(2), XX-XX.

Mulyady, E., Waluyo, J., & Risdayanti, F. (2016). Tekanan darah pada pasien pasca serangan stroke. Mutiara Medika, 16(2), 41–45. http://journal.umy.ac.id/index.php/mm/article/view/4449

Ng, L., Zhang, M., Li, C., & Zhou, Z. (2014). Nitrogen-rich energetic salts of bis-heterocycle-substituted 1,2,3-triazole (HTANFT). European Journal of Inorganic Chemistry, 2014(35), 6022–6030. https://doi.org/10.1002/ejic.201402692

Niland, N., Pearce, A. P., Naumann, D. N., O’Reilly, D., Series, P. B., Sataloff, R. T., Johns, M. M., Kost, K. M., Orsini, R. J., Medicine, T., Kalkman, J. P., Sataloff, R. T., Johns, M. M., Kost, K. M., Maiti, Bidinger, Assistance, H., Mitigate, T. O., Eroukhmanoff, C., & Licina, D. (2020). No title. Global Health, 167(1), 1–5. https://www.e-ir.info/2018/01/14/securitisation-theory-an-introduction/

Ns. Endro Haksara, & Putri, S. A. (2021). Penerapan latihan range of motion (ROM) pada kekuatan otot ekstremitas dengan penderita stroke di wilayah binaan Puskesmas Gunung Pati Semarang. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 1(3), 28–44.

Permadi, J., Irawan, D. S., & Lubis, Z. I. (2024). Hubungan keyakinan diri dengan kualitas hidup pada pasien pasca stroke. Jurnal X, 7(Desember), 1–9.

Pratiwi, S. H. (2023). Rehabilitasi somatosensorik aktif pada pasien stroke: Sebuah narrative review. Jurnal X, 2(1), 158–173.

Qonitah, N., & Isfandiari, M. A. (2015). Hubungan antara IMT dan kemandirian fisik dengan gangguan mental emosional pada lansia. Jurnal Berkala Epidemiologi, X(X), 1–11.

Razdiq, Z. M., & Imran, Y. (2020). Hubungan antara tekanan darah dengan keparahan stroke menggunakan National Institute Health Stroke Scale. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 3(1), 15–20. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2020.v3.15-20

Rembet, I. Y., & Dewi, W. (2023). Self-efficacy pada pasien stroke ditentukan oleh dukungan keluarga. Watson Journal of Nursing, 1(2), 34–40.

Rismawan, W., Lestari, A. M., & Irmayanti, E. (2021). Gambaran kualitas hidup dan karakteristik pasien pasca stroke di poli syaraf RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 21(2), 247. https://doi.org/10.36465/jkbth.v21i2.757

Rofi’i, M. (2024). Tingkat kemandirian pasien dengan gangguan mobilitas fisik dengan berbagai macam penyakit. Holistic Nursing and Health Science, 7(1), 16–29. https://doi.org/10.14710/hnhs.7.1.2024.16-29

Santoso, A. D. (2019). Hubungan tingkat activity daily living (ADL) dengan kualitas tidur pada lansia di UPT pelayanan sosial lanjut usia Kabupaten Jember. Jurnal X, X(X), 1–106. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/91782

Sari, D. R. (2018). Literature review. Jurnal X, November, 33–37.

Setiawan, P. A. (2020). Diagnosis dan tatalaksana stroke hemoragik. Jurnal Medika Utama, 2(1), 402–406.

Suparyanto, & Rosad. (2020). Landasan teori sumber-sumber dan dimensi-dimensi self-efficacy. Jurnal X, 5(3), 248–253. http://repository.stei.ac.id/8152/3/bab2.pdf

Togu, G. M., Amalia, L., & Sitorus, T. D. R. (2021). Pola pengobatan stroke iskemik pada pasien lansia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Journal of the Indonesian Medical Association, 71(2), 65–70. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.71.2-2021-387

Wahyu, A., Wati, L., & Fajri, M. (2019). Pengaruh terapi AIUEO terhadap kemampuan bicara pasien stroke yang mengalami afasia motorik. Journal of Telenursing (JOTING), 1(2), 226–235. https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.787

Yuniarti, I. I., Kariasa, I. M., & Waluyo, A. (2020). Efektivitas intervensi self-management pada pasien stroke. Jurnal Keperawatan Global (JKG), 5(1), 6–17. https://doi.org/10.37341/jkg.v5i1.94

Zaini, M. (2022). Dukungan sosial pada pasien stroke. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 7(1), 186–193. https://doi.org/10.51933/health.v7i1.790

Downloads

Published

2025-03-06

How to Cite

Maulvi Agri Sadewa, Retno Setyawati, & Suyanto Suyanto. (2025). Hubungan Kontrol Tekanan Darah dan Self-Efficacy dengan Indeks Katz dan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke. Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(2), 50–64. https://doi.org/10.62383/vimed.v2i2.1387

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.