Etika Penggunaan Tes Inteligensi dalam Konseling : Pilar Profesionalisme dan Kemanusiaan
DOI:
https://doi.org/10.62383/hardik.v2i3.1826Keywords:
assessment-ethics, counseling, cultural-sensitivity, informed-consent, intelligence-testAbstract
This article explores the ethical principles in the use of intelligence tests in the field of counseling. As a diagnostic tool, intelligence tests provide important information about clients' cognitive potential. However, their implementation requires ethical awareness from counselors, including informed consent, data confidentiality, fairness, and cultural sensitivity. The study emphasizes the role of ethics in promoting responsible assessments and client well-being. Findings indicate that counselors who adhere to ethical standards deliver more accurate and supportive counseling interventions.
References
ABKIN. (2021). Pedoman etika profesi konselor. Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia.
Amalia, S., & Kurniawan, B. (2020). Sensitivitas budaya dalam penggunaan alat ukur psikologi. Jurnal Konseling dan Multikulturalisme, 4(2), 88–99.
Hakim, M. R., & Susanti, N. (2021). Etika profesi konselor dalam pengambilan keputusan asesmen. Jurnal Bimbingan Konseling Islami, 3(1), 55–66.
HIMPSI. (2022). Kode etik psikologi Indonesia. Himpunan Psikologi Indonesia.
Indrawati, A., & Mahmudah, N. (2021). Etika profesional dalam praktik asesmen psikologi di sekolah. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 9(2), 115–125.
Iswari, R., & Lestari, H. D. (2020). Keadilan dalam interpretasi hasil asesmen inteligensi anak sekolah dasar. PsikoEduka: Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(1), 21–30.
Kusuma, A. R., & Hidayat, T. (2019). Praktik etis dalam interpretasi hasil tes inteligensi. Jurnal Psikologi Terapan, 7(2), 112–121.
Maulana, F., & Septiani, D. (2022). Pengembangan instrumen asesmen berbasis budaya lokal. Jurnal Psikometri Indonesia, 5(1), 33–45.
Nugroho, P., & Lestari, A. (2021). Kebijakan perlindungan data asesmen dalam praktik konseling daring. Jurnal Konseling Digital, 6(2), 75–89.
Nurhayati, D. (2023). Kode etik dalam asesmen psikologi dan implikasinya terhadap kepuasan klien. Jurnal Psikologi Klinis dan Konseling, 8(1), 101–110.
Putri, M. N., & Yuniar, R. (2022). Efektivitas pelatihan etika asesmen bagi konselor pemula. Jurnal Pendidikan Konseling, 3(1), 55–65.
Rahayu, D. A., & Maulida, S. (2023). Implikasi etis penggunaan tes psikologi berbasis daring dalam konseling. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Psikologi, 5(1), 67–78.
Salim, R. (2023). Hak konseli dalam proses asesmen: Tinjauan hukum dan etika. Jurnal Hukum dan Psikologi, 2(1), 15–26.
Sari, N. P., & Widodo, T. (2022). Kompetensi etis konselor dalam pelaksanaan asesmen psikologi. Jurnal Evaluasi dan Asesmen Psikologi, 7(1), 45–59.
Setiawan, B., & Prasetyo, H. (2021). Perlindungan data hasil asesmen dalam layanan konseling sekolah. Jurnal Ilmiah Konseling Pendidikan, 4(3), 91–98.
Sutanto, R. (2023). Validitas budaya dalam asesmen psikologi: Telaah terhadap praktik konseling di Indonesia. Jurnal Psikologi Nusantara, 6(2), 121–134.
Wulandari, E. (2020). Analisis kesalahan interpretasi hasil asesmen dan dampaknya terhadap konseli. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 4(3), 201–211.
Wijaya, R., & Apriani, L. (2022). Peran supervisi etika dalam meningkatkan kompetensi konselor. Jurnal Supervisi dan Evaluasi Psikologi, 2(2), 70–82.
Zahra, N., & Nuraini, R. (2021). Digitalisasi asesmen psikologi dan tantangan etika. Jurnal Psikologi Modern, 9(1), 77–88.
Anam, C., & Fadillah, A. (2020). Peran etik dalam pelaksanaan asesmen di layanan psikologi sekolah. Jurnal Psikologi Sekolah, 5(2), 35–46.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






