Transformasi Religius Narapidana Melalui Pembinaan Kerohanian Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan

Authors

  • Gelora Kurniawan Tarigan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan
  • Wido Cepaka Warih Politeknik Ilmu Pemasyarakatan

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v1i4.859

Keywords:

Awards, Christianity, Correctional Institutions, Religious Transformation, Spiritual Training

Abstract

This study examines the religious transformation of inmates through the Christian spiritual guidance program at Class I Correctional Facility in Medan. The program aims to enhance inmates' spiritual awareness and behavioral change through worship, Bible study, and spiritual counseling. Using a qualitative research approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The results show that the Christian spiritual guidance program positively impacts inmates, contributing to significant behavioral changes, increased religious awareness, and deeper spiritual understanding. However, several challenges were identified, including limited resources, insufficient supervision, and a lack of adequate facilities. This study recommends improvements to the program’s implementation to achieve more sustainable outcomes and to address the existing challenges.

 

References

Barlian, E. (2018). Metodologi penelitian kualitatif & kuantitatif. Padang: Sukabina Press.

Fauzi, A. M. (2017). Sosiologi agama. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Fauzi, I. A., Rafsadi, I., Sila, M. A., Sumaktoyo, N. G., Nuraniyah, N., Maarif, S., & Bagir, Z. A. (2017). Kebebasan toleransi dan terorisme: Riset dan kebijakan agama di Indonesia. Jakarta: Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina.

Miles, M. M., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif (T. R. Rohidi, Trans.). Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Najati, M. U., & Mohammad, A. (2004). Al-Quran dan ilmu jiwa.

Novian, R., Eddyono, S. W., Kamilah, A. G., Dirga, S., Nathania, C., Napitupulu, E. A. T., & Budhiman, A. A. (2018). Strategi menangani overcrowding di Indonesia: Penyebab dampak dan penyelesaiannya. Jakarta: Institute for Criminal Justice Reform.

Nurdin, I., & Hartati, S. (2019). Metodologi penelitian sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia.

Nurhasanah, R., & Saputra, T. (2018). Pembinaan kerohanian bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 16(2), 131–145.

Pajarianto, H., & Juhannis, H. (2018). Muhammadiyah pluralis. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Saloom, G. (2016). Transformasi personal: Dari kejahatan menuju kesalehan. Jurnal Dialog Balitbang Kemenag RI, 39(2), 237–252.

Sofyan, A., & Azisa, N. (2016). Hukum pidana. Makassar: Pustaka Pena Press.

Sulhin, I. (2016). Diskontinuitas penologi punitif. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Suyitno. (2018). Metode penelitian kualitatif: Konsep, prinsip, dan operasionalnya. Tulungagung: Akademia Pustaka.

Published

2024-10-24

How to Cite

Gelora Kurniawan Tarigan, & Wido Cepaka Warih. (2024). Transformasi Religius Narapidana Melalui Pembinaan Kerohanian Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan. Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(4), 87–93. https://doi.org/10.62383/sosial.v1i4.859