Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Di UPTD Puskesmas Kilan Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu

Authors

  • Eka Nuryani Universitas Riau
  • Dadang Mashur Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v1i3.642

Keywords:

Effectiveness, programs, stunting

Abstract

Stunting is a form of nutritional problem in the life cycle that is very important to be considered and addressed immediately, because stunting is a form of growth and development failure caused by chronic malnutrition and repeated infections that require immediate intervention or management. As an effort to accelerate the reduction of stunting in the UPTD Puskesmas Kilan work area, the Supplementary Feeding Program (PMT) was implemented. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the stunting reduction acceleration program through the Supplementary Feeding Program (PMT) at UPTD Puskesmas Kilan, Batang Cenaku District, Indragiri Hulu Regency. The theory used in this research is Budiani's (2007) program effectiveness theory with 4 (four) indicators, namely the accuracy of the Program Targets, Program Socialization, Program Objectives, and Program Monitoring. The method used in this research is descriptive qualitative research method, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that the acceleration program to reduce stunting through Supplementary Feeding (PMT) at UPTD Puskesmas Kilan, Batang Cenaku District, Indragiri Hulu Regency has not been effective. There are several inhibiting factors faced, namely the lack of ability of the implementing officers in implementing the program, then the communication factor because the program conveyed to the community has not been able to increase public understanding of the program.

References

Aminah, A., & Riduan, A. (2022). Efektivitas program konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) di Kecamatan Haur Gading Kabupaten Hulu Sungai Utara. JISOS: Jurnal Ilmu Sosial, 1(8), 865–874.

Anggreni, D., Lubis, L. A., & Kusmanto, H. (2022). Implementasi program pencegahan stunting di Puskesmas Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara. Histeria Jurnal: Ilmiah Soshum dan Humaniora, 1(2), 91–99.

Apriani, A. R. (2022). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar: Effectiveness of the program for the acceleration of stunting reduction in Benteng District, Selayar Islands Regency (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Apriza, T. (2022). Efektivitas dan kelayakan desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan partisipasi pendidikan dasar di Kabupaten Mesuji (Master's thesis, Universitas Lampung).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hulu. (2023). Batang Cenaku dalam angka 2023. Indragiri Hulu: Badan Pusat Statistik.

Bappenas. (2019). Petunjuk teknis pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Kota. Jakarta.

Bastaman, K., Nawawi, A., & Taharudin, T. (2020). Efektivitas program desa migran produktif (DESMIGRATIF) pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang. The World of Public Administration Journal, 2(2), 169–191.

Budiani, N. W. (2007). Efektivitas program penanggulangan pengangguran Karang Taruna “Eka Taruna Bhakti” Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Jurnal Ekonomi dan Sosial Input, 2(1), 49–57.

Demsa Simbolon, S. K. M. (2019). Pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik pada ibu menyusui anak usia 0-24 bulan. Media Sahabat Cendekia.

Gie, T. L. (1997). Ensiklopedia administrasi. Jakarta: Gunung Agung.

Halim, A. Y. (2022). Efektivitas program percepatan penurunan stunting melalui aksi konvergensi di Kabupaten Gowa (Master's thesis, Universitas Hasanuddin).

Hamid, A. (2024). Efektivitas program pencegahan stunting di UPT Puskesmas Kombo Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi, 1(3), 46–53.

Hartati, D. (2019). Efektivitas pelayanan surat izin usaha perdagangan melalui Surabaya single windows di unit pelayanan terpadu satu atap Surabaya Pusat Kota Surabaya. Surabaya: CV. Mitra Sumber Rejeki. (Diakses pada 1 Juni 2024)

Hartawan, A., & Heryati, H. (2021). Pengaruh budaya kerja dan kemampuan terhadap komitmen pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang. Jurnal Manajemen dan Investasi (MANIVESTASI), 3(2), 146–155.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Buletin stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 163-178.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk teknik pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku saku kader kesehatan pemberian makanan tambahan (PMT) balita 6-59 bulan. Jakarta.

Komarudin. (2005). Ensiklopedia manajemen. Bandung: Alfabeta.

Lubis, H. S., & Husaini, M. (2009). Teori organisasi: (Suatu pendekatan makro). Pusat Antar Ilmu-ilmu Sosial UI.

Mahmudi. (2019). Manajemen kinerja sektor publik. UPP STIM YKPN.

Mesiono. (2018). Efektivitas manajemen berbasis madrasah/sekolah perspektif ability and power leadership. Yogyakarta: Pekumpulan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI). (Diakses pada tanggal 23 Mei 2024)

Muasaroh. (2010). Aspek-aspek efektivitas studi tentang efektivitas pelaksanaan program PNPM-MP. Universitas Brawijaya Malang.

Norsanti, N. (2021). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan (Studi kasus pada Desa Mampari dan Desa Banua Hanyar). Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(1), 10–21.

Oktiodirman, V., & Rusli, Z. (2022). Efektivitas program satu rumah satu jumantik dalam pengendalian demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Cross-border, 5(1), 412–431.

Pasolong, H. (2007). Teori administrasi publik. Alfabeta.

Pati, A. B. (2021). Jurnal Governance Sadat, 1(1), 1–10.

Patmawati, A. (2020). Efektivitas program pencegahan stunting di Desa Padasari Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Repository FISIP UNSAP, 20(1).

Perdana, P. A., & Nasution, M. S. (2021). Efektivitas bantuan sosial satuan gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Indragiri Hilir. Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah, 3(3), 278–286.

Rahayu, C. S., Soebiyantoro, A., & Pathony, T. (2024). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Puskesmas Cikalapa Kecamatan Subang Kabupaten Subang. The World of Public Administration Journal.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2010). Manajemen (Jilid 1, edisi ke-10, cetakan ke-13). Erlangga, Jakarta.

Siagian, S. P. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Simamora, B., & Nofitasari, D. (2021). Efektivitas penyuluhan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting PMB Susana Ginting Tahun 2021.

Simbolon, D. (2019). Pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik pada ibu menyusui anak usia 0-24 bulan. Media Sahabat Cendekia.

Skripsi/Tesis/Disertasi

Steers, R. M. (1985). Efektivitas organisasi. Air Langga.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D. (Cetakan ke-1). Bandung: CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.

Suhartina, S., & Novita, A. (2023). Efektivitas program penurunan stunting di wilayah Puskesmas Tanjung Labu Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4011–4024.

Wardiah, M. L. (2016). Teori perilaku dan budaya organisasi. Bandung: Pustaka Setia.

Zizi, A. A., Ayunatasya, A., & Samosir, L. (2023). Efektivitas program percepatan penurunan stunting di Kepulauan Riau. Jurnal Administrasi Politik dan Sosial, 4(2), 50–59.

Zulkarnaini. (2021). Efektivitas program bantuan sosial tunai pada masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Pasir Pengaraian. Journal Publicuho, 4(1), 19.

Published

2024-08-04

How to Cite

Eka Nuryani, & Dadang Mashur. (2024). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Di UPTD Puskesmas Kilan Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu . Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(3), 330–340. https://doi.org/10.62383/sosial.v1i3.642