Peran Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah Malang Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Authors

  • Putri Theresia Universitas Padjadjaran
  • Agitha Amelia Tambunan Universitas Padjadjaran
  • Kellyna Najwa Julyanti Universitas Padjadjaran
  • Keisya Vania Putri Satuhu Universitas Padjadjaran
  • Ivan Dermawan Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v1i3.569

Keywords:

Development, Supervision, Government, City, Apparatus

Abstract

This research is motivated by challenges in monitoring and developing public services in the Malang Regional Government which require an integrated approach. Investments in human resource development and information technology are needed to increase the efficiency and effectiveness of supervision. Increasing the budget for guidance and supervision, strengthening the independence of supervisory institutions, and utilizing information technology are considered solutions to improve the quality of public services. The research method used in this research is a qualitative method with a literature study approach. This approach was chosen because it allows researchers to explore and understand the phenomenon of coaching and supervision in the context of public services through analysis of various relevant sources of information. The qualitative method focuses on an in-depth understanding of the existing context, processes and dynamics, making it suitable for studying the role of coaching and supervision in improving the quality of public services in the Malang Regional Government. Literature study as part of this qualitative method involves collecting and analyzing data from various sources such as books, academic journals, official government reports, and related policy documents. The research results show that guidance and supervision in the Malang Regional Government has an important role in improving the quality of public services. Coaching is carried out to increase the capacity and performance of state civil servants, while supervision aims to ensure employee compliance with applicable regulations. The main challenges faced are limited human and technological resources. Suggested solutions include investing in human resource development, increasing the budget for guidance and supervision, strengthening the independence of supervisory institutions, and utilizing information technology to increase the efficiency and effectiveness of supervision.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Aristoni, & Ismayawati, A. (2020). Implementasi pemerintah daerah dalam pengembangan model pelayanan publik berbasis sistem informasi desa pada pemerintahan desa di Kabupaten Jepara perspektif Islam terapan. Yudisia: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 11(1).

Bhudianto, W. (2022). Peningkatan kualitas pelayanan publik oleh pemerintah daerah.

Evi Fajriantina Lova, & Angguliyah Rizqi Amaliyah. (2022). Peningkatan kemampuan pemerintah desa dalam manajemen pelayanan publik di Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2).

Munawaroh, N. (2019). Peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemerintahan yang baik (good governance) di bidang pembinaan dan pengawasan indikasi geografis. Jurnal Media Birokrasi, 1(2).

Muwaroh, N. (2019). Peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan pemerintahan yang baik (good governance) di bidang pembinaan dan pengawasan indikasi geografis. Jurnal Media Birokrasi, 1(2).

Pambudi, A. S. (2023). Permasalahan pelayanan publik dan peran Ombudsman perwakilan dalam pendampingan aparatur sipil negara. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 13(2).

Pradana, A. C. (2021). Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam pengelolaan keuangan pemerintah desa. Publika, 9(1).

Rahmawati, R., Said, M., & Sekarsari, R. W. (2024). Peran pemerintah Kota Malang dalam mengembangkan ruang terbuka hijau dengan pendekatan konsep collaborative governance. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 11(2).

Susetiyo, W., & Iftitah, A. (2021). Peranan dan tanggung jawab pemerintah dalam pelayanan kesehatan pasca berlakunya UU Cipta Kerja. Jurnal Supremasi, 92–106. https://doi.org/10.35457/supremasi.v11i2.1648

Timbuleng, M., Johannes, R. A., Pangkey, I., & Affiliasi, F. H. M. (2019). Analisis etika pelayanan publik: Studi pada kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 15(2).

Wanto, A. H. (2018). Strategi pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis konsep smart city. JPSI (Journal of Public Sector Innovations, 2(1), 39. https://doi.org/10.26740/jpsi.v2n1.p39-43

Wiroprojo, D. (2017). Peran pemerintah daerah Kota Malang dalam implementasi program antenatal di Puskesmas Dinoyo.

Published

2024-07-16

How to Cite

Putri Theresia, Agitha Amelia Tambunan, Kellyna Najwa Julyanti, Keisya Vania Putri Satuhu, & Ivan Dermawan. (2024). Peran Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Daerah Malang Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik. Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 1(3), 273–283. https://doi.org/10.62383/sosial.v1i3.569