Peningkatan Pemahaman Membangun Budaya Pola Hidup Sehat Dikalangan Remaja di Parupuk Tabing Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.1611Keywords:
Adolescent Health, Balanced Nutrition, Healthy Lifestyle, Outreach, RestAbstract
Adolescents are in a critical phase of habit formation and identity development. However, many still lack awareness about the importance of a healthy lifestyle, including balanced nutrition, physical activity, and adequate rest. This outreach program aims to enhance adolescents' knowledge and awareness regarding healthy living as a preventive measure for long-term well-being. The program was carried out through lectures, discussions, and Q&A sessions at Musholla Namiroh Parupuk Tabing, Padang City, targeting participants aged 10–15 years. The results indicate an increase in participants’ understanding of healthy lifestyle concepts and a growing interest in adopting positive behavioral changes. This activity demonstrates that an interactive and practical approach in health education can effectively empower youth to become agents of change in their communities.
References
Cahanar, P., & Suhanda, I. (2006). Makan sehat hidup sehat. Penerbit Buku Kompas.
Emilia, E. (2009). Pengetahuan, sikap dan praktek gizi pada remaja dan implikasinya pada sosialisasi perilaku hidup sehat. Media Pendidikan, Gizi, dan Kuliner, 1(1).
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.
Hanifah, E. (2011). Cara hidup sehat. PT Balai Pustaka (Persero).
Harvianto, Y., Wisman, Y., & Dony, G. W. (2023). Sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Kota Palangka Raya pada masa new normal. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(1), 6–9.
Indriastuti, D. R., & SE, M. (2021). Buku saku membangun kepedulian masyarakat untuk berperilaku pola hidup bersih sehat. Unisri Press.
Jati, K., Intaniasari, Y., Ningrum, R. S., Hafida, S. H. N., Utami, R. D., Ariyadi, M. Y., & Subekti, T. A. (2022). Peningkatan pemahaman pola asuh melalui sosialisasi tumbuh kembang anak untuk menciptakan generasi emas. Buletin KKN Pendidikan, 4(1), 12–23.
Muhibbi, M., dkk. (2024). Jasmani sehat tubuh bugar: Panduan praktis untuk gaya hidup aktif dan seimbang. Mutiara Intelektual Indonesia Press.
Muliani, U. (2024). Sosialisasi makanan sehat dan pola hidup sehat di SMP Islam Terpadu Permata Bunda Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 33–38.
Putriningtyas, N. D. (2023). Aktivitas fisik, asupan makanan, dan kualitas tidur. LPPM Universitas Negeri Semarang.
Rasmaniar, et al. (2023). Kesehatan dan gizi remaja. Yayasan Kita Menulis.
Septianto, A., Wahyu, W., Nurmutia, S., Feblidiyanti, N., & Junaenah, J. (2020). Sosialisasi pentingnya pola hidup sehat guna meningkatkan kesehatan tubuh pada masyarakat Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah. Dedikasi PKM UNPAM, 1(2), 55–62.
Siregar, H. (2022). Analisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana sosialisasi Pancasila. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(1), 71–82.
Somantri, G. R. (2005). Memahami metode kualitatif. Makara, Sosial Humaniora, 9(2), 57–65.
Zakiyah, E., Kurnianingsih, W., Cahyani, N. N., Saputri, R., Roliyah, R., Asriatun, A., & Ratnasari, S. (2023). Sosialisasi pola hidup sehat bagi remaja di MAN 1 Sukoharjo. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 1(2), 72–75.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



