Pemberdayaan Warga Melalui Program Rumah Layak Huni Untuk Tingkatkan Kualitas Hidup di Desa Marga Mulya
DOI:
https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.1530Keywords:
Behavior, General Election, VotersAbstract
This study investigates the impact of Habitat for Humanity Indonesia's Decent Housing Program on improving the quality of life of poor residents in Marga Mulya Village. The research aims to evaluate the role of community empowerment through the program in increasing access to decent housing, as well as to assess its broader impacts on education, health, and the economic conditions of the beneficiaries. Using a qualitative research method with a case study approach, data were collected through in-depth interviews with program participants and key stakeholders. The findings show that the Decent Housing Program has significantly improved access to adequate and safe housing for the poor. In the field of education, improved housing conditions have created a more conducive environment for children to study, leading to greater learning motivation and better academic achievements. In terms of health, better sanitation facilities and healthier living environments have reduced the risk of infectious diseases and contributed to the residents' overall physical and mental well-being. Economically, access to stable and decent housing has reduced household expenditures on home repairs, allowing families to allocate more resources toward productive economic activities. However, the study also identified several challenges that need to be addressed to further enhance program effectiveness. These challenges include the location of housing projects that are difficult to access, which affects residents' mobility and access to public services, and issues related to the quality of construction that require continuous monitoring and improvement. Overall, the study highlights the positive contribution of the Decent Housing Program while providing recommendations for its future development.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.
Afiyanti, Y. (2010). Analisis konsep kualitas hidup. Jurnal Keperawatan Indonesia, 13(2), 81–86.
Agustin, W. A. (2017). Peran fasilitator dalam pemberdayaan masyarakat pada program penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas (Studi kasus di Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar) [Skripsi, tidak diterbitkan].
Amalia, A. D., & Syawie, M. (2015). Pembangunan kemandirian desa melalui konsep pemberdayaan: Suatu kajian dalam perspektif sosiologi. Sosio Informa, 1(2).
Andriani, M. (2018). Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kelurahan Karangpanimbal Kecamatan Purwaharja Kota Banjar. Academia Praja: Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik, 1(02), 107–124.
Badan Pusat Statistik. (2019). Indikator rumah layak huni 2019. https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view_data/0000/data/1242/sdgs_11/1
Badan Pusat Statistik. (2021). Berita resmi statistik presentase penduduk miskin. https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/02/15/1851/persentase-penduduk-miskin-september-2020-naik-menjadi-10-19-persen.html
Banerjee, A. V., Gertler, P. J., & Ghatak, M. (2002). Empowerment and efficiency: Tenancy reform in West Bengal. Journal of Political Economy, 110(2), 239–280. https://doi.org/10.1086/338744
Dian, T. R., & Maruf, M. F. (2019). Pemberdayaan masyarakat melalui program padat karya tunai (Studi kasus Desa Plandaan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung). Publika, 7(4).
Eliadi, D. (2021). Implementasi program pembangunan rumah sederhana sehat (PRSS) di Kota Tangerang. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(2), 181–191.
Febriansyah, G. B., Adi, M. A., & Moonti, M. V. (2021). Pemberdayaan masyarakat miskin melalui pendidikan nonformal di Desa Mattanete Bua Kecamatan Palakka Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 3(2), 43–49.
Hapsari, M. T. (2016). Pengaruh pembangunan perumahan bagi rumah tangga miskin (RTM) terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 12(3), 315–324.
Huni, R. T. L. (tanpa tahun). Efektivitas pelaksanaan pemberdayaan masyarakat miskin melalui program bantuan rumah tidak layak huni oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Padang Lawas Utara [Skripsi, tidak diterbitkan].
Ismi, A. (2021). Implementasi kebijakan program bantuan rumah layak huni untuk masyarakat miskin di Kecamatan Long Kali. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 9(2), 76–83.
KEPUSTAKAAN, D. (2014). Sugiyono, metode penelitian kombinasi (mixed methods), Bandung: Alfabeta, 2013. Jurnal JPM IAIN Antasari, 1(2).
Lisaini, L. (tanpa tahun). Efektivitas pelaksanaan pemberdayaan masyarakat miskin melalui program bantuan rumah tidak layak huni oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabupaten Padang Lawas Utara. Welfare State, 2(1), 222000.
Mardianta, A. V. (tanpa tahun). Pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan rumah layak huni bagi MBR di Provinsi Sumatera Utara [Skripsi, tidak diterbitkan].
Muhtadi, M. M. (tanpa tahun). Pemberdayaan masyarakat melalui program bedah rumah tidak layak huni oleh BAZNAS. Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat, 7(2), 28–51.
Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., Siswanto, D., & Widiyawati, R. (2023). Pemberdayaan masyarakat. Global Eksekutif Teknologi.
Ngabito, N., & Raf, B. (2023). Implementasi program bantuan rumah hunian bagi masyarakat miskin di Provinsi Gorontalo. Provider: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(1), 76–93.
Nurman, J. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir [Disertasi doktoral, Universitas Islam Riau].
Risyanti, R. D. R., & Roesmidi, M. (2006). Pemberdayaan masyarakat. Sumedang: Alqaprit Jatinegoro.
Safitri, R. D. (2022). Tugas akhir analisis partisipasi masyarakat dalam membayar pajak bumi dan bangunan (Studi kasus Desa Puhpelem Kecamatan Puhpelem Kabupaten Wonogiri) [Disertasi doktoral, Universitas Muhammadiyah Ponorogo].
Semiawan, C. R. (2010). Metode penelitian kualitatif. Grasindo.
Sen, A. (1993). Capability and well-being. In M. Nussbaum & A. Sen (Eds.), The quality of life (pp. 270–293). Clarendon Press.
Statistik, B. P., & Bappenas, U. N. F. P. A. (2005). Proyeksi penduduk Indonesia 2000–2025. Badan Pusat Statistik.
Suharto, E. (2009). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Refika Aditama.
Sunaryo, & Hasan, P. A. R. (2024). Konsep kualitas hidup dalam kerangka kapabilitas. Kompas.
Totok, M., & Poerwoko, S. (2013). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (pp. 114–115). Alfabeta.
Tukiman, T., & Nawangsari, E. R. (2019). Strategi pemberdayaan masyarakat desa. CV Mitra Sumber Rejeki.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



