Dinamika Perilaku Sosial Remaja Akibat Kekerasan Verbal: Studi Under-Sosial dan Over-Sosial di Kebagusan Jakarta Selatan

Authors

  • Mutia Nurdiana Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Irhamni Rahman Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.1518

Keywords:

Adolescent, Social Behavior, Verbal abuse

Abstract

Verbal abuse is a form of non-physical violence that is often unrecognized but has a serious impact on adolescents' psychological and social development. This study aims to identify the forms of verbal abuse experienced by adolescents and the dynamics of social behavior that emerge as a result in the Kebagusan area, South Jakarta. The research employs a qualitative approach with a phenomenological method, using data collection techniques such as in-depth interviews, observation, and documentation involving ten adolescents who were victims of verbal abuse. The findings indicate that verbal abuse originates from parents and peers, leading to two main behavioral responses: under social behavior, which includes social withdrawal and anxiety; and over social behavior, which manifests as rebellion and aggressiveness. This study emphasizes the importance of awareness regarding the impact of verbal abuse and the need for social and educational interventions to support adolescents’ recovery and the strengthening of their social capacity.

References

Amalia, A. R., & Hidayat, D. R. (2023). Pengaruh kekerasan verbal terhadap self-esteem remaja akhir di Kota Bekasi. Jurnal Fusion, 3(9).

Antu, M. S., Zess, R., & Nusi, R. (2023). Hubungan kekerasan verbal (verbal abuse) orang tua dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja. Jurnal Ners, 7(1).

Ardhani, P. W. (2019). Dampak kekerasan orang tua terhadap perilaku sosial anak. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 5(8), 603–615.

Aswasulasikin, H. Y. A., Yunitasari, D., Septu, D., & Ibrahim, M. (2022). Studi dampak kekerasan verbal di lingkungan keluarga dan sekolah terhadap perilaku siswa sekolah dasar. Jurnal Didika: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 156–163.

Bete, D. T., & Saidjuna, M. K. (2022). Implementasi permainan tradisional benteng dalam pembelajaran penjas terhadap pembentukan perilaku sosial siswa sekolah dasar.

Darmawan, A. I., & Setyaningrum, N. (2021). Perilaku sosial remaja dalam perspektif tokoh masyarakat. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 157–164.

Devisyah, & Yulilana, N. (2023). Persepsi mahasiswa mengenai kekerasan verbal program televisi (studi kasus pada talkshow Rumpi No Secret TransTV). Journal of Scientific Communication, 5(1), 1–16.

Erniwati, & Fitriani, W. (2020). Faktor-faktor penyebab orang tua melakukan kekerasan verbal pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 1–8.

Fitrah, A. A., Trisnani, R. P., & Kadafi, A. (2022). Studi Kasus Verbal Abuse pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling, 6(1), 46–52.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan panjang rentang kehidupan. Erlangga.

KomnasPerempuan.go.id. (2024, Maret). Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2023.

Lestari, T. (2016). Verbal abuse dampak buruk dan solusi penanganannya pada anak. Psikosain.

Maharani, I., Nurhadi, N., & Nurcahyono, O. H. (2019). Fenomena perubahan perilaku siswa sebagai dampak kecanduan game online di SMK Bhina Karya Karanganyar. Sosietas, 2(1), 676–689. https://doi.org/10.17509/sosietas.v9i2.22815

Nidhom, R., A., & Dewi, S. A. (2021). Kekerasan verbal berupa labeling oleh mahasiswa di Universitas Jember: Suatu kajian psikolinguistik. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(1), 301–321. https://doi.org/10.24176/kredo.v5i1.5843

Nur’aini, N. (2022). Patologi dan rehabilitasi sosial (case method dan team based project). Eureka Media Aksara.

Pinheiro, S. P. (2006). World report on violence against children. United Nations Secretary-General’s Study on Violence Against Children.

Pratiwi, F. (2023, 7 Maret). Sebanyak 21.241 anak Indonesia jadi korban kekerasan pada 2022. Dataindonesia.id. https://dataindonesia.id/varia/detail/sebanyak-21241-anak-indonesia-jadi-korban-kekerasan-pada-2022

Sarwono, S. (2018). Psikologi remaja. Rajagrafindo Persada.

Saudan, S., Ambawani, S., & Putranti, B. E. (2023). Verbal abuse on social media as a form of social intimacy. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(4), 3332–3339.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Kencana.

Downloads

Published

2025-04-24

How to Cite

Mutia Nurdiana, & Irhamni Rahman. (2025). Dinamika Perilaku Sosial Remaja Akibat Kekerasan Verbal: Studi Under-Sosial dan Over-Sosial di Kebagusan Jakarta Selatan. Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 2(2), 111–122. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.1518