Penerapan Expressive Writing Therapy dntuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Remaja Korban Bullying di SMA N 14 Semarang

Authors

  • Tuti Anggarawati STIKES Kesdam IV/Diponegoro
  • Rika Fidiarohana STIKES Kesdam IV/Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v1i2.765

Keywords:

Bullying, Anxiety, expressive writing therapy

Abstract

Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood characterized by accelerated physical, mental, emotional, and social development. At the education level, adolescents will find many new things in their lives. Bullying behavior carried out verbally, which generally attacks in the form of psychological (psychological/mental), is often carried out by students. The impact of bullying victims experiences a variety of disorders including low psychological well-being. Anxiety is one of the symptoms resulting from bullying. Expressive writing therapy is methods to express emotional feelings with the aim of reducing stress experienced. This case study aims to describe the application of expressive writing therapy to reduce anxiety levels in adolescent victims of bullying in high school n 14 Semarang. The research method used descriptive using a case study method. There were 2 subjects according to the inclusion criteria. The instrument used the Depression Axiety Stress Scale (DASS) questionnaire sheet. The results of subject I experiencing a decrease in anxiety levels from 19 (severe) to 14 (moderate). Subject II experienced a decrease in anxiety levels from 16 (severe) to 12 (moderate). The study concluded that expressive writing therapy is proven to reduce anxiety levels..

References

Agisyaputri, E., Nadhirah, N. A., & Saripah, I. (2023). Identifikasi fenomena perilaku bullying pada remaja. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3, 19–30. https://jurnal.stkipmb.ac.id/index.php/jubikops/article/view/201/152

Ahmad, N. (2021). Analisis perilaku bullying antar siswa terhadap pembentukan karakter siswa di SDN Sangir Kecamatan Wajo Kota Makassar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, (November), 150–173. http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/PSNPD/article/view/1062

Akbar, R. R., Anissa, M., Hariyani, I. P., & Rafli, R. (2022). Edukasi masyarakat mengenai gejala cemas. Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 876–881.

Anggarawati, T., Lestari, D. T., Ananda, E. W., & Selviana, D. (2021). Efektivitas terapi expressive writing dengan terapi tertawa untuk menurunkan stress pada mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Keperawatan Sisthana, 6(2), 54–60.

Damaiyanti, S., Pratama, E. R., & Surya, I. P. (2021). Pengaruh terapi menulis terhadap peningkatan kemampuan mengelola emosi marah pada remaja di SMP Negeri 8 Bukittinggi. Human Care Journal, 6(3), 616.

Febriana, B. (2022). Penurunan kecemasan remaja korban bullying melalui terapi kognitif. Departemen Keperawatan Jiwa, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung.

Fitria, S., & Lestari, T. D. (2023). Bullying dan pengaruhnya terhadap kecemasan sosial pada remaja di Aceh. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 4(1), 1–9. http://dx.doi.org/10.32505/syifaulqulub.v4i1.5934

Haidar, G., & Apsari, N. C. (2020). Pornografi pada kalangan remaja. Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 136.

Haikal, M. (2022). Terapi kognitif perilaku untuk mengurangi gejala kecemasan. Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi, 10(2), 47–52.

Hanifah, R., & Farida, N. A. (2023). Peran keluarga dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Az-Zakiy: Jurnal Islam Studi, 1(1), 23–33.

Husodo, B. T., Amelia, F. D. T., & Handayani, N. (2021). Strategi coping stress melalui media sosial pada remaja di Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(5), 327–333.

Khosim Azhari, N., Anggarawati, T., & Wahyu, E. (2022). Penerapan terapi expressive writing untuk menurunkan stress pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan karya tulis ilmiah. Jurnal Keperawatan Sisthana, 7(1), 25–28.

Laksono, M. A., Hartono, E., & Christanti, J. (2023). Hubungan tingkat ansietas terhadap kepuasan kerja petugas kesehatan unit donor darah Palang Merah Indonesia Semarang. Jurnal Pranata Biomedika, 2(1), 34–47.

Lusiana, S. N. E. L., & Siful Arifin. (2022). Dampak bullying terhadap kepribadian dan pendidikan seorang anak. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 10(2), 337–350.

Maria Natalia, B. A. (2023). Peran guru dalam mengatasi bullying di SMA Negeri Sasitamean Kecamatan Sasitamean Kabupaten Malaka. Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(1), 15–25.

Marsono, & Ismerini, H. (2022). Pengaruh pemberian terapi musik untuk mengurangi kecemasan pada pasien di Ruang ICU: Case report. Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1, 39–45.

Nadialista, & Kurniawan, R. A. (2021). Peran guru dalam mengatasi perilaku bullying pada peserta didik kelas IV SD Negeri Banding Kecamatan Rajabasa Kabupaten. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 1689–1699. https://journal.unilak.ac.id/index.php/JIEB/article/view/3845

Niman, S., Saptiningsih, M., & Tania, C. (2019). Pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap tingkat kecemasan remaja korban bullying. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(2), 179.

Nisaa’, C., Masruroh, F., & Pratikto, H. (2022). Expressive writing therapy untuk meningkatkan kemampuan pengungkapan diri (self-disclosure) pada pasien skizofrenia paranoid. Ar-Risalah, 20(1), 195–207. https://ejournal.iaiibrahimy.ac.id/index.php/arrisalah/article/view/1341

Primasari, N., & Rizka Alhaq, Q. (2022). Perilaku teman sebaya meningkatkan kejadian bullying pada remaja. Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 2807–8020.

Putri, E. D. (2022). Kasus bullying di lingkungan sekolah: Dampak serta penanganannya. Keguruan: Jurnal Penelitian, Pemikiran dan Pengabdian, 10, 24–30.

Sitanggang, Y. A., & Halimah, N. (2024). Tingkat kecemasan remaja yang menggunakan smartphone di SMK Negeri 1 Martapura Kabupaten Banjar Tahun 2022. Jurnal Nurs Invent, 4(2), 134–138.

SMP D, Bondoala, N., Morosi, K., & Konawe, K. (2022). Edukasi kesehatan tugas perkembangan usia remaja: Implementation of health education on adolescent knowledge about adolescent development tasks in SMP Negeri 2 Bondoala Morosi District Konawe Regency. Jurnal, 2(1), 56–65.

Strand, C. (2020). Pengaruh tingkat stress dengan Perceived Stress Scale-10. Jurnal, 2(June), 56–59.

Subekti. (2020). Gambaran faktor yang mempengaruhi kesiapan dalam menghadapi pubertas pada remaja. Jurnal Mahasiswa Kesehatan, 1(2), 159–165.

Suib, S., & Safitri, A. (2022). Perilaku bullying remaja dipengaruhi lingkungan sekolah dan pengetahuan. Jurnal Keperawatan, 7(2), 149–157.

Sulistiowati, N. M. D., Wulansari, I. G. A. N. F., Swedarma, K. E., Purnama, A. P., & Kresnayanti, N. P. (2022). Gambaran perilaku bullying dan perilaku mencari bantuan remaja SMP di Kota Denpasar. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(1), 47–52. https://journal.ppnijateng.org/index.php/jikj

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan remaja awal, menengah dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928.

Ulfianasari, E., Winahyu, K. M., & Nainar, A. A. A. (2022). Cyberbullying dan kecemasan remaja: Sebuah studi deskriptif. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 6(1), 80.

Widiyati, S., Chandra, A., & Purwadi. (2019). Analisis kecemasan anak TK di awal masuk sekolah dalam interaksi di dalam kelas di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 92–96.

Wijaya, Y. A., Yudhawati, N. L. P. S., Dewi, K. A. K., & Khaqul, S. I. (2022). Konsep terapi komplementer keperawatan. Universitas Brawijaya, III(13), 1–13. https://www.researchgate.net/publication/359025853_Complementary_Nursing_Concepts_Konsep_Terapi_Komplementer_Keperawatan

World Health Organization. (2019). Prevalensi kecemasan. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anxiety-disorders

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Tuti Anggarawati, & Rika Fidiarohana. (2024). Penerapan Expressive Writing Therapy dntuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Remaja Korban Bullying di SMA N 14 Semarang. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 162–172. https://doi.org/10.62383/quwell.v1i2.765