Hubungan Religiusitas dan Strategi Koping terhahap Tingkat Stres pada Pasien Ca Ovarium yang Menjalani Kemoterapi

Authors

  • Isna Furaida Universitas Islam Sultan Agung
  • Tutik Rahayu Universitas Islam Sultan Agung
  • Sri Wahyuni Universitas Islam Sultan Agung

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v3i1.2888

Keywords:

Chemotherapy, Coping Strategies, Ovarian Cancer, Religiosity, Stress Levels

Abstract

Ovarian cancer patients undergoing chemotherapy often experience stress due to the side effects of therapy and emotional distress. Religiosity provides a source of inner peace and acceptance of the disease, while coping strategies play a role in how patients deal with the stress they experience. Aims: to determine the relationship between religiosity and coping strategies with stress levels among ovarian cancer patients undergoing chemotherapy. Method: The study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The population included all ovarian cancer patients undergoing chemotherapy totaling 47 patients. The sampling technique used was Total Sampling. Bivariate analysis was performed using the Spearman Rank Correlation test. This research was conducted in the Darussalam and Ma’wa Buildings of Sultan Agung Islamic Hospital Semarang. Result: Based on the Spearman Rank Correlation test on religiosity, the value of r = -0.857 with p-value = 0.000 (p < 0,05) was obtained. This shows a very strong and significant relationshsip between religiosity and stress levels in ovarian cancer patients undergoing chemotherapy. Coping strategies obtained a value of r = -0.810 with p-value = 0.000 (p < 0.05), indicating a very strong and significant relationship between coping strategies and stress levels in ovarian cancer patients undergoing chemotherapy. Conclusion: There is a significant relationship between religiosity and coping strategies with stress levels among ovarian cancer patients undergoing chemotherapy.

References

Agustina, L., Yuliani, B., & Bahrul, I. (2020). Psikologis pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 5(1), 52–66. https://doi.org/10.51143/jksi.v5i1.196

Ajis, S., Marni, E., & Sari, S. M. (2022). Hubungan dukungan keluarga terhadap kecemasan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. JNI, 1(1), 26–33. https://doi.org/10.61923/jni.v1i1.5

Amelia, W., Despitasari, L., & Alisa, F. (2021). Hubungan stres dengan kualitas tidur pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi pada saat pandemi COVID-19 di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2). https://doi.org/10.30651/jkm.v6i2.8234

Amita, N., Wahyuningsih, H., & Rini, I. S. (2021). Pelatihan coping religius dalam menurunkan kecemasan penderita kista ovarium. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 18(1), 54–64. https://doi.org/10.25299/al-hikmah:jaip.2021.vol18(1).6610

Anisa, N. R., Fauzia, L., & Ganing, A. (2022). Dampak psikis pengobatan kemoterapi dan metode kelompok diskusi suportif edukatif dengan pendekatan spiritual care pada pasien kanker. JIK: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 78–86. https://doi.org/10.33757/jik.v6i1.493

Aziz, F., PH, L., Suwoso, R. H., Febrianto, T., & Kushindarto, D. (2020). Indonesian journal of nursing and health sciences. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 1(1), 37–48. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v1i1.225

Dewi, S. U., Pratiwi, A., & Muthia, A. (2024). Efektivitas terapi komplementer untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien kanker: Literature review. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 8(1). https://doi.org/10.52020/jkwgi.v8i1.6424

Dwijayanti, I. (2022). Hubungan strategi koping keluarga dengan tingkat stres pasien kanker kemoterapi di masa pandemi COVID-19 (pp. 29–38).

Endah, S., Muadi, M., Nurhaeni, A., Marisa, D. E., Oktiany, T., Rahayu, R., & Wahyuni, L. (2025). Self-efficacy dan stres psikologis pada penderita kanker payudara: Studi analitik di RSUD Waled Kabupaten Cirebon. Malahayati Nursing Journal, 7(6), 2636–2645. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i6.20479

Fahmi, M. M. (2022). Asuhan keperawatan pada pasien Ca ovarium dengan masalah nyeri menggunakan teknik relaksasi guided imagery. Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(3), 81–85. https://doi.org/10.31004/s-jkt.v1i3.14903

Ferdiana, F., Marindawati, M., Sugiarto, S., Nadhif, A., Maghfiroh, F., & Fitriani, E. A. (2023). Edukasi masyarakat melalui penyuluhan tentang gejala dan pencegahan kanker ovarium. Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan, 1(1), 51–55. https://doi.org/10.24853/jaras.1.1.51-55

Handayani, A. M., Yanti, M., & Bidan, D. P. (2021). Analisis pengetahuan dan sikap ibu lansia tentang kanker ovarium. Jurnal Kesehatan dan Sains Terapan STIKes Merangin, 7(2), 90–98.

Humaidah, A., Amalia, N. W., Latifa, R., & Saloom, G. (2024). Peran religious coping terhadap kesehatan mental. Nathiqiyyah, 7(2), 110–117. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v7i2.1160

Information, A. (2024). Hubungan religiusitas dengan tingkat kecemasan akan kematian pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Termometer, 2(1), 62–69. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2820

Isnaeniyah, A., & Allenidekania, A. (2023). Intervensi nonfarmakologi terhadap nausea dan vomiting pada pasien kanker dengan kemoterapi. Journal of Telenursing, 5(1), 953–964. https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.5783

Kartika, W., Riduansyah, M., Rahman, S., & Wijaksono, M. A. (2024). Hubungan terapi kemoterapi terhadap tingkat stres pasien kanker. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(1), 217–226. https://doi.org/10.26714/jkj.12.1.2024.217-226

Khairunnisa, K., Dewi, Y. I., & Utami, S. (2023). Literatur review: Stres dan koping pasien kanker payudara selama pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(2), 1–22. https://doi.org/10.33650/jkp.v11i2.6767

Lihawa, L., & Zainuddin, R. (2022). Tingkat kecemasan pasien kanker yang menjalani kemoterapi di masa pandemi COVID-19: Literature review. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(1), 96–102. https://doi.org/10.36565/jab.v11i1.457

Mastan, J. A., Rotty, L. W. A., Haroen, H., Hendratta, C., & Lasut, P. (2024). Tingkat depresi, cemas, dan stres pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Medical Scope Journal, 6(2), 197–202. https://doi.org/10.35790/msj.v6i2.53335

Rahayu, P., & Mubin, M. F. (2023). Penurunan tingkat stres pasien kanker menggunakan terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT). Ners Muda, 4(2), 187–193. https://doi.org/10.26714/nm.v4i2.10458

Ratnadewi. (2021). Hubungan strategi coping dengan dispepsia fungsional pada pasien. Medicina, 49(2), 257–262. https://doi.org/10.15562/medicina.v49i2.52

Reviani, N., Sumarwan, U., Herawati, T., & Yuliati, L. N. (2025). Hubungan gejala stres, religiusitas, dan strategi koping dengan kesejahteraan subjektif keluarga. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(1), 387–397. https://doi.org/10.29210/1141600

Tamba, N., Adila, D. R., & Roslita, R. (2022). Hubungan religiusitas terhadap subjective well-being pada pasien kanker serviks. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 6(1), 1–17. https://doi.org/10.36341/jka.v6i1.2093

Wardani, D. A., Zachrailly, Y., & Lavenia, T. (2022). Kombinasi progressive muscle relaxation dan guided imagery pada pasien kanker ovarium. Jurnal Keperawatan Malang, 7(2), 150–157. https://doi.org/10.36916/jkm.v7i2.186

World Health Organization. (2020). Latest global cancer data: Cancer burden rises to 19.3 million new cases and 10.0 million cancer deaths in 2020. International Agency for Research on Cancer.

Zhang, Y., Meng, X., & Zhou, L. (2024). The impact of job stress on perceived professional benefits among Chinese nurses caring for patients with gynecological cancer. Frontiers in Psychology, 15, 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1344185

Downloads

Published

2026-02-14

How to Cite

Isna Furaida, Tutik Rahayu, & Sri Wahyuni. (2026). Hubungan Religiusitas dan Strategi Koping terhahap Tingkat Stres pada Pasien Ca Ovarium yang Menjalani Kemoterapi. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 82–93. https://doi.org/10.62383/quwell.v3i1.2888