Kesehatan Mental, Konsumsi Rokok dengan Status Gizi Remaja Putra SMK Negeri 3 Palu

Authors

  • Dian Mulyanti Universitas Widya Nusantara
  • Ni Ketut Kariani Universitas Widya Nusantara
  • Lilik Sofiatus Solikhah Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v3i1.2878

Keywords:

Adolescent Nutrition, Adolescents, Cigarette Consumption, Mental Health, Nutritional Status

Abstract

Adolescents are a vulnerable group facing nutritional problems, therefore nutritional needs are crucial. Unhealthy lifestyle changes, such as excessive cigarette consumption, can lead to nutritional status problems. This study aims to analyze the relationship between mental health and cigarette consumption with the nutritional status of male adolescents at SMK Negeri 3 Palu. This study was quantitative, using a cross-sectional approach with a population of adolescents at SMK Negeri 3 Palu aged 16-18 years. This study was conducted in December 2024. The sample size was 103 individuals, using a stratified random sampling technique. Based on the results of the Spearman rank test, it shows that the adolescents who experience the most mental health problems are at a mild level with a nutritional status of 42.6% (p = 0.724) > value ∝ 0.05 and the adolescents who have the most heavy cigarette consumption with a nutritional status of 48.8% (p = 0.221) > value ∝ 0.05, which means there is no relationship between mental health and nutritional status and there is no relationship between cigarette consumption and the nutritional status of male adolescents at SMK Negeri 3 Palu.

References

Aryono, M.M. (2021). Studi deskriptif kesehatan mental remaja. Widya Warta, 2(02), 205–216.

Ayudiapala, D., Hermayanti, Y., & Eriyani, T. (2023). Ketergantungan perilaku merokok dan status gizi remaja pada siswa-siswi perokok aktif. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 3146–3154. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.7785

Bagaskoro, A., & Amelia, V.L. (2020). Hubungan antara konsumsi rokok dengan status nutrisi pada remaja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 1–5. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.4889

Charina, M.S., Sagita, S., Koamesah, S.M.J., & Woda, R.R. (2022). Hubungan pengetahuan gizi dan pola konsumsi dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Cendana Medical Journal, 10(1), 197–204. https://doi.org/10.35508/cmj.v10i1.6829

Kanah, P. (2020). Relationship between knowledge and consumption patterns with nutritional status in health students. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 203–211.

Kemenkes. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Science as Culture, 1, https://doi.org/10.1080/09505438809526230

Muslim, N.A., Adi, S., Ratih, S.P., & Ulfah, N.H. (2023). Determinan perilaku merokok remaja SMA/sederajat di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 5(1), 20–28. https://doi.org/10.47034/ppk.v4i2.6781

Muzdalifah, I. (2021). Hubungan stres dengan status gizi pada santriwati Pondok Pesantren Nurul Hakim PPKH-KMMI Lombok Barat.

Nurhidayati, R.B. (2024). Hubungan pengetahuan, gizi, sikap terhadap kesehatan remaja khususnya anemia. Vol. 03, 744–753. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i4.218

Putri, M.P., Dary, D., & Mangalik, G. (2022). Asupan protein, zat besi dan status gizi pada remaja putri. Journal of Nutrition College, 11(1), 6–17. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i1.31645

Putri, S. (2023). Webinar remaja hebat dengan mental sehat untuk meningkatkan pemahaman terhadap kesehatan mental. Universitas Siliwangi, 01, 6–10.

Qolbi, P.A., Munawaroh, M., & Jayatmi, I. (2020). Hubungan status gizi pola makan dan peran keluarga terhadap. 167–175.

Renyoet, B.S., Mangalik, G., & Kristiani, C. (2024). Hubungan status gizi dengan stres, kecemasan, dan depresi pada remaja SMP di Salatiga. Vol. 13(2), 150–161.

Rozali, Y.A., Sitasari, N.W., & Lenggogeni, A. (2021). Meningkatkan kesehatan mental di masa pandemi. Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas, 7(2). https://doi.org/10.47007/abd.v7i2.3958

Sitoayu, L., Aminatyas, I., Angkasa, D., Gifari, N., & Wahyuni, Y. (2021). Hubungan konsumsi makanan cepat saji, tingkat stres, dan kualitas tidur terhadap status gizi pada remaja putra SMA DKI Jakarta. Indonesian Journal of Human Nutrition, 8(1), 55–64. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2021.008.01.6

Supini, P., Gandakusumah, A.R.P., Asyifa, N., Auliya, Z.N., & Ismail, D.R. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental pada remaja. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidisciplinary, 2(1), 166–172. https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i1.1760

Wahyu, F., Karim, D., & Tampubolon, N.R. (2023). Hubungan intensitas perilaku merokok dan lama merokok dengan indeks massa tubuh (IMT). JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 2(2), 178–187. https://doi.org/10.57218/jkj.vol2.iss2.898

Widnatusifah, E., Battung, S., Bahar, B., Jafar, N., & Amalia, M. (2020). Gambaran asupan zat gizi dan status gizi remaja pengungsian Petobo Kota Palu. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia: The Journal of Indonesian Community Nutrition, 9(1), 17–29. https://doi.org/10.30597/jgmi.v9i1.10155

Yelvita, F.S. (2022). Hubungan konsumsi frozen food, minuman ringan berpemanis, dan stres dengan status gizi remaja di Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap Jakarta Timur. Skripsi, No. 8.5.2017, 2003–2005.

Downloads

Published

2026-02-14

How to Cite

Dian Mulyanti, Ni Ketut Kariani, & Lilik Sofiatus Solikhah. (2026). Kesehatan Mental, Konsumsi Rokok dengan Status Gizi Remaja Putra SMK Negeri 3 Palu. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 41–50. https://doi.org/10.62383/quwell.v3i1.2878