Hubungan Frekuensi Konsumsi Fast Food dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Pada Siswa SMA Negeri 6 Kota Palu

Authors

  • Trisya Widya Tanti Universitas Widya Nusantara
  • Ni Ketut Kariani Universitas Widya Nusantara
  • Nuristha Febrianti Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2527

Keywords:

Analyze, Consumption, Fast Food, Nutritional Status, Sleep Duration

Abstract

Adolescence is an important phase characterized by physical and behavioral changes, including diet and sleep, which can affect nutritional status. Frequency of fast food consumption and sleep duration are two factors that are thought to contribute to the imbalance of adolescent nutritional status. The purpose of this study was to analyze the relationship between the frequency of fast food consumption and sleep duration with nutritional status in students of SMA Negeri 6 Palu City. This study uses a quantitative approach with cross-sectional design. The population in this study active students in SMA Negeri 6 Palu city from Grade 10 to Grade 12 amounted to 841 students, with a Simple Random Sampling technique, : the results showed that most respondents were female (64.8%), age 16 years (51.7%), as many as (47.2%) students included in the category always consume fast food and (46.1%) have more sleep duration. Most nutritional Status is in the category of over nutrition (39.3%). There was a relationship between fast food consumption and nutritional status (p = 0.010) and there was no relationship between sleep duration and nutritional status (p = 0.813).

References

Abdul Wahab, J. (2022). Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan. 5(1):42-49.

Adi Nurmutia, P., Ariawati Putri, P. Dya Nuraini, F. (2023). Hubungan Durasi Tidur dengan Status Gizi pada Santri Pondok Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor’, Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 6(2), pp. 121–125.

Adiputra, I. M. S, Trisnadewi, N. I, Oktaviani, N. P. W, Munthe, S. A. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yayasan Kita Menulis. Medan.

Aditya, A. P., Utami, R. A. (2021). Hubungan Pola Tidur dengan Status Gizi pada Remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 18(2):83-89.

Amanda, D. A., Wulansari, A. Indrawati, I. (2025). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 8 Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi. 14(1):14–20.

Angesti, A., Manikam, R. (2020). Faktor yang berhubungan dengan Status Gizi Mahasiwa Tingkat Akhir S1 Fakultas Kesehatan Universitas MH. Thamrin. Jurnal Ilmuah Kesehatan, 12(1): 1-14.

Annisa, M., Atmadja, T.F.A.-G., Susilowati, P.E. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kebiasaan Konsumsi Junk Food dengan Status Gizi pada Mahasiswa Program Studi Gizi Universitas Siliwangi. Nutrition Scientific Journal. I(1): 21-29.

Aprila, A. T., Supriadi, dan Mulyani, R. I. 2023. Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi pada Remaja di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda. Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR). 2(8):1389-1402.

Arum, E. R. (2023). Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Frekuensi Konsumsi Fast Food dengan Status Gizi pada Remaja Di Smk Negeri 3 Kota Bekasi. Skripsi. Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.

Asmi, N. F. et al. (2025). Hubungan Kebiasaan Konsumsi Junk Food dan Makanan Manis dengan Status Gizi Remaja Putri Usia 15-17 Tahun di Kabupaten Bekasi. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas. 6(1):24–30.

Aulia, N.E. (2022). Hubungan Antara Asupan Energi, Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur terhadap Status Gizi pada Santri Putri Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Semarang. Skripsi. Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.

Badan Pusat Statistik Kota Palu. (2024). Palu dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik. Palu.

Bintanah, S., Kusuma, H. S., SetiawatibUlvie, Y. N., dan Mulyati, T. (2018). Perhitungan Kebutuhan Gizi Individu. Cetakan Ketiga. NextBook. Semarang.

Desi, A. U. (2019). Hubungan Media Pembelajaran dan Minat terhadap Motivasi Mahasiswi Tingkat III Kebidanan Widya Karsa Jayakarta. Journal Of Midwifer. 7(1):6-16.

Djide, N. A. N., Prasiwi, N. W., Petrika, Y., Irna. (2025). Buku Ajar: Penilaian Status Gizi. Cetakan Pertama. PT Nuansa Fajar Cemerlang. Jakarta.

Farhani, A. T., Hidayati, L. Puspitasari, D.I. (2024). Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Status Gizi pada Remaja Putri di Kota Surakarta. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas. 5(2):278.

Fitriyani, R., Setyowati, D. L. (2021). Hubungan Uang Saku dengan Status Gizi pada Remaja. Jurnal Gizi Indonesia. 10(2):112-118.

Gaol, L.L., Manik, R.M., Sinabariba, M., Ambarita B. (2024). Gambaran pengetahuan gizi remaja dan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji pada remaja. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal. 14(1:)383-390.

Gibson, R. S., Ferguson, E. L. (2022). Dietary assessment: A resource book for researchers. University Press. Oxford.

Hafid, F., Cahyani, Y.E., Ansar, A. (2018). Aktivitas Fisik, Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Komposisi Lemak Tubuh Remaja SMA Karuna Dipa Palu.Jurnal Kesehatan Masyarakat. 8(2):104-111.

Ningrum, K.S. (2022). Hubungan status gizi, Aktivitas fisik dan kebiasaan mengkonsumsi Junk Food dengan Kejadian Dismenore pada siswi SMA AL Amin Paciran. Skripsi. Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Universitas Islam Negeri Walisongo. Semarang.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Trisya Widya Tanti, Ni Ketut Kariani, & Nuristha Febrianti. (2025). Hubungan Frekuensi Konsumsi Fast Food dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Pada Siswa SMA Negeri 6 Kota Palu. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(4), 315–323. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2527