Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia dalam Mengikuti Posyandu Lansia di Gampong Lambro Bileu Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar

Authors

  • Mardayanti Zega Universitas Abulyatama Aceh
  • Nurul Sakdah Universitas Abulyatama Aceh
  • Kiki Rezeki Amelia Universitas Abulyatama Aceh

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2526

Keywords:

Family Support, Elderly Activeness, Elderly Posyandu, Active Elderly, Quality of Life of Seniors

Abstract

The activeness of the elderly in participating in posyandu (integrated health post) activities remains a problem in various regions across Indonesia. The low level of participation is often caused by a lack of family support and the physical limitations faced by elderly individuals. In fact, posyandu for the elderly plays a crucial role in health monitoring, disease prevention, and improving the overall quality of life in old age. Through posyandu, elderly people can receive regular health check-ups, nutritional education, and guidance to maintain both physical and mental well-being. This study employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The population consisted of all elderly residents of Gampong Lambro Bileu, totaling 58 participants, all of whom were included as a total sample. The research was carried out from May 28 to June 11, 2025, within the working area of Kuta Baro Health Center, Aceh Besar. Data collection instruments included a family support questionnaire with 10 positive statements and an elderly posyandu attendance sheet covering the last six months. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test to determine relationships between variables. The findings indicated that most elderly individuals who received strong family support were very active in attending posyandu activities. The p-value of 0.024 showed a significant relationship between family support and the activeness of the elderly in participating in posyandu (p < 0.05). Therefore, families are encouraged to be more involved in accompanying, motivating, and supporting the elderly to stay active in posyandu for better health and quality of life.

References

Bachri, S. (2010). Anak berkebutuhan khusus: Pengertian dan penanganannya. Rineka Cipta.

Dewi, R. (2020). Hubungan dukungan keluarga terhadap kemandirian perawatan diri anak retardasi mental. Jurnal Keperawatan Jiwa Indonesia, 4(3), 140–147.

Dharma, K. K. (2017). Metodologi penelitian keperawatan: Panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Trans Info Media.

Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. (2021). Profil kesehatan Provinsi Aceh tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Aceh.

Friedman, M. M. (2013). Family nursing: Research, theory, and practice (5th ed.). Prentice Hall.

Kartika, A., Wulandari, D., & Setiawan, A. (2020). Dukungan keluarga terhadap kemandirian perawatan diri anak retardasi mental ringan di SLB-C YKB Garut. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 3(2), 45–52.

Kartono, K. (2023). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Mandar Maju.

Nabrina, A. (2020). Peran keluarga dalam meningkatkan kemandirian anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Khusus Indonesia, 9(1), 55–63.

Panzilion, & Andri, J. (2021). Prevalensi retardasi mental dan dampaknya terhadap kualitas hidup anak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 8(4), 210–219.

Rahmadayanti, N., Pratiwi, H., & Sari, E. (2020). Karakteristik anak dengan retardasi mental dan intervensi pendidikan. Jurnal Pendidikan Luar Biasa Indonesia, 7(1), 32–39.

Safitri, R., Dewi, L., & Prameswari, M. (2023). Dukungan keluarga terhadap kemandirian anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa. Jurnal Ilmiah Keperawatan Komprehensif, 9(1), 101–109.

Sari, W. (2021). Peran keluarga dalam pembentukan kemandirian anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Kota Malang. Jurnal Pendidikan Khusus dan Inklusif, 5(2), 77–85.

Siubera, E. (2020). Peran orang tua dalam meningkatkan kemampuan perawatan diri anak retardasi mental. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, 5(2), 88–95.

Soetjiningsih. (2015). Tumbuh kembang anak dan remaja. EGC.

Somantri, S. (2006). Psikologi anak luar biasa. Refika Aditama.

Sugeng, A. (2024). Konsep dan peran keluarga dalam kehidupan sosial modern. Deepublish.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2019). World report on disability. WHO Press.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Mardayanti Zega, Nurul Sakdah, & Kiki Rezeki Amelia. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Keaktifan Lansia dalam Mengikuti Posyandu Lansia di Gampong Lambro Bileu Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar . Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(4), 276–287. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i4.2526