Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Status Gizi pada Siswa di SD Muhammadiyah Kayen

Authors

  • Kania Valisa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Agung Nugroho Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Ibtidau Niamilah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v2i3.2247

Keywords:

Anthropometry, Breakfast Habits, Energy, Nutritional Status, Students

Abstract

Breakfast is an important habit that plays a major role in meeting children's energy and nutritional needs. The energy obtained from breakfast is essential for daily activities, including learning and playing, enabling children to achieve optimal performance both physically and cognitively. Furthermore, breakfast habits also contribute to children's nutritional status, reflecting the balance between nutritional intake and needs. However, the reality shows that in Indonesia, approximately 40% of children still do not have breakfast before going to school, potentially affecting their nutritional status. This study aims to determine the relationship between breakfast habits and the nutritional status of students at Muhammadiyah Kayen Elementary School. The study used a quantitative approach with a cross-sectional design and utilized primary data. The study population was all 225 students in grades I to IV. Of these, 112 students were selected through a purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire to explore breakfast habits and anthropometric measurements of height and weight to determine nutritional status. Data analysis was performed using the Fisher exact test. The results showed a p-value of 0.742 (p > 0.05), indicating no significant relationship between breakfast habits and students' nutritional status. A total of 79.5% of students had good breakfast habits, while 20.5% were classified as adequate. Meanwhile, the students' nutritional status consisted of good nutrition (57.1%), overnutrition (19.7%), obesity (11.6%), malnutrition (8%), and undernutrition (3.6%). Thus, it can be concluded that breakfast habits are not significantly related to the nutritional status of students at the school.

 

References

Affenito, S. G. (2007). Breakfast: A missed opportunity. Journal of the American Dietetic Association, 107(4), 565–569. https://doi.org/10.1016/j.jada.2007.01.011

Aghadiati, F. (2019). Hubungan pengetahuan ibu dengan pola menu sarapan dan kebiasaan sarapan pada anak sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 10(2), 56–62. https://doi.org/10.32695/jkt.v10i2.46

Amalia, S. M. K., & Adriani, M. (2019). Hubungan antara kebiasaan sarapan dengan status gizi pada siswa SMP Negeri 5 Banyuwangi. Amerta Nutrition, 3(4), 212–217. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i4.2019.212-217

Anggraini, V. L. (2017). Hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi dan prestasi belajar murid di Sekolah Dasar Negeri Pesanggrahan 02 Jakarta [Skripsi, Universitas Sumatera Utara]. Repositori Universitas Sumatera Utara. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/16661

Arista, C. N., Gifari, N., Nuzrina, R., Sitoayu, L., & Purwara, L. (2021). Relationship of eating behavior, breakfast habits, and nutrition knowledge with nutritional status of students SMA in Jakarta. Jurnal Akademika Gizi Indonesia, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.54771/jakagi.v2i1.206

Azis, A. A., Pagarra, H., & Asriani. (2018). Hubungan asupan zat gizi dan status gizi dengan hasil belajar IPA siswa pesantren MTs di Kabupaten Buru. Jurnal IPA Terpadu, 1(2), 50–56.

Dinas Kesehatan Sleman. (2019). Profil kesehatan Kabupaten Sleman 2019. https://www.scribd.com/document/565618922/Profil-Kesehatan-Kabupaten-Sleman-2019

Halawa, D. A. P. T., Sudargo, T., & Siswati, T. (2022). Makan pagi, aktivitas fisik, dan makan malam berhubungan dengan status gizi remaja di Kota Yogyakarta. Journal of Nutrition College, 11(2), 135–142. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i2.33184

Hardinsyah, H., & Aries, M. (2016). Jenis pangan sarapan dan perannya dalam asupan gizi harian anak usia 6–12 tahun di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, 7(2), 89–96. https://doi.org/10.25182/jgp.2012.7.2.89-96

Hoata, A. T. S., Sutadarma, I. W. G., & Dewi, N. N. A. (2021). Hubungan kebiasaan sarapan pagi dan status gizi terhadap prestasi belajar siswa. Medicina, 10(10), 104–110. https://doi.org/10.24843/MU.2021.V10.i10.P17

Kasmuri, N. M. T., Sukraniti, D. P., & Widarti, I. G. A. A. (2020). Hubungan pola sarapan dengan status gizi dan prestasi belajar pada anak sekolah di SD No. 1 Perean, Baturiti, Tabanan, Bali. Journal of Nutrition Science, 9(2), 110–118.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Pedoman manajemen terpadu balita sakit (MTBS). https://satusehat.kemkes.go.id/platform/docs/id/interoperability/mtbs-prio/

Mokolensang, O., Manampiring, A. E., & Fatimawati. (2016). Hubungan pola makan dan obesitas pada remaja di Kota Bitung. eBiomedik, 4(1), 10848. https://doi.org/10.35790/ebm.4.1.2016.10848

Munawaroh, S., Muftiana, E., & Dwirahayu, Y. (2020). Hubungan kebiasaan makan pagi (sarapan) dengan status gizi anak usia sekolah di SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 117–121. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.5817

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.

Putra, A., Syafira, D. N., Maulyda, S., & Cahyati, W. H. (2018). Kebiasaan sarapan pada mahasiswa aktif. HIGEIA: Journal of Public Health Research and Development, 2(4), 577–586. https://doi.org/10.15294/higeia.v2i4.26803

Rahmah, M. (2018). Hubungan sarapan dengan konsentrasi pada anak usia sekolah di SDN Pangeran 1 Banjarmasin [Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat].

Rohman. (2020). Kebiasaan sarapan pagi pada anak usia SD dan hubungannya dengan tingkat kesehatan dan prestasi belajar. Jurnal Pendidikan, 1(1), 315–321.

Satuan Kerja Indonesia (SKI). (2023). Dalam angka.

Shalsabila, I. (2021). Gambaran kebiasaan sarapan anak sekolah di masa pandemi Covid-19 berdasarkan tingkat pengetahuan gizi ibu dan anak di TPA Ummul Batul [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surabaya].

Sulianto, J. V., & Charrisa, O. (2024). Hubungan kebiasaan sarapan dengan status gizi pada siswa-siswi SMA Bunda Mulia Jakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Kita, 11(6), 1211–1219. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i6.15069

Sutra, A. (2020). Hubungan kebiasaan berolahraga dan sarapan terhadap status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/1578/

Zafira, D., & Farapti, F. (2020). Konsumsi sayur dan buah pada siswa sekolah dasar (studi pada makan siang sekolah dan bekal). Amerta Nutrition, 4(3), 185–190. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i3.2020.185-190

Zulhika, E., Hariawan, M. H., & Yogyakarta, A. (2023). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan status gizi anak usia sekolah. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 1, 80–87. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/27

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Kania Valisa, Agung Nugroho, & Ibtidau Niamilah. (2025). Hubungan Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Status Gizi pada Siswa di SD Muhammadiyah Kayen. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(3), 44–55. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i3.2247