Faktor Sosial dan Budaya yang Mempengaruhi Obesitas

(Studi Kualitatif pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Raya Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah)

Authors

  • Salma Bahsoan Universitas Mega Buana Palopo
  • Arlin Adam Universitas Mega Buana Palopo
  • Andi Alim Universitas Mega Buana Palopo

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v2i2.2065

Keywords:

Cultural Values, Obesity, Phenomenology, Reproductive-Age Women, Social Factors

Abstract

Obesity in women of childbearing age is a growing health problem, not only due to dietary patterns and lack of physical activity, but also due to the influence of social and cultural factors. This study aims to gain a deeper understanding of the experiences, perspectives, and habits of women of reproductive age who are obese within the context of local social and cultural norms. Using a qualitative phenomenological approach, data was collected through in-depth interviews with five primary informants who are obese, as well as triangulation informants from community health workers and healthcare professionals. The results of the study indicate that perceptions of obesity are still predominantly viewed from the perspective of physical appearance rather than health. Social factors such as family eating patterns, snacking habits, comments from others, and lack of physical activity are triggers for obesity. Meanwhile, local culture has a varied influence—some communities are beginning to adopt slim body ideals, while others remain neutral. Obesity also impacts self-confidence, social stigma, and limitations in daily activities. However, most informants expressed hope for a healthier life. This study recommends interventions that consider local cultural values and involve family and community support in obesity prevention effort.

References

Alifa, A. N., & Rizal, G. L. (2020). Hubungan social comparison dan body dissatisfaction pada wanita yang memiliki kelebihan berat badan (overweight). Proyeksi, 15(2), 110–119.

Amini, A. N. (2024). Preferensi memilih jenis konten beauty vlogger dan pengaruhnya terhadap budaya kecantikan pada mahasiswi Unhas [Skripsi, Universitas Hasanuddin].

Anugerah, T. H., Bukhari, M., Djuwitawati, R., & Joseph, E. L. (2025). Dasar-dasar ilmu sosial dan budaya: Perspektif teori dan aplikasi. PT Media Penerbit Indonesia.

Chumaerah, A. T. (2023). Faktor psikososial munculnya binge eating behavior [Skripsi, Universitas Hasanuddin].

Dameria, C., & Bratanata, D. S. (2021). Spiritualitas makan bersama: Interkoneksi sesama ciptaan dalam praktik pemeliharaan alam. Kenosis: Jurnal Kajian Teologi, 7(2), 245–265.

Darusman, Y., Karwati, L., & Hamdan, A. (2023). Perempuan dan pendidikan tinggi. Bayfa Cendekia Indonesia.

Dewi, P. M. (2025). Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif. Dalam Metode penelitian kualitatif. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.

Fadhil, A. R. (2023). Wacana body positivity dalam media gaya hidup perempuan [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].

Fatharanni, M. O. (2017). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai gizi seimbang dengan status gizi pada wanita usia subur di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah [Skripsi, Fakultas Kedokteran].

Fitriyani, N., Widodo, P. B., & Fauziah, N. (2013). Hubungan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada mahasiswa di Genuk Indah Semarang. Jurnal Psikologi, 12(1), 1–14.

Handayani, S. (2020). Buku ajar aspek sosial kedokteran (Edisi ke-2). Airlangga University Press.

Harsanto, P. W. (2015). Gaya hidup modern dan iklan (Budaya makan mi instan sebagai identitas). Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 7(1).

Haryani, H. (2024). Determinan indeks massa tubuh pada remaja. Penerbit NEM.

Husni, D. (2023). Menyoal psikologi manusia. Pandiva Buku.

Kadri, N. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian obesitas pada ibu rumah tangga di Desa Salurindu Kecamatan Bumal Kabupaten Mamasa tahun 2020 [Skripsi, Institut Kesehatan dan Bisnis ST. Fatimah Mamuju].

Kurniati, Y., Jafar, N., & Indriasari, R. (2020). Perilaku dan pendidikan gizi pada remaja obesitas. Guepedia.

Kurniawidjadja, L. M., Martomulyono, S., & Susilowati, I. H. (2021). Teori dan aplikasi promosi kesehatan di tempat kerja meningkatkan produktivitas. Universitas Indonesia Publishing.

Lailatullah, Y. N. (2017). Konsep diri mengenai obesitas (Ujaran keluarga mengenai konsep diri pada remaja perempuan obesitas) [Skripsi, Universitas Airlangga].

Litaay, C., et al. (2021). Kebutuhan gizi seimbang. Zahir Publishing.

Mulyana, A., et al. (2024). Metode penelitian kualitatif. Penerbit Widina.

Nahdiyah, I. (2015). Hubungan antara body image dengan kepuasan hidup pada remaja yang mengalami obesitas di komunitas KAGUMI (Ikatan Wanita Gemuk Indonesia). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Nanda, P. V., et al. (2025). Determinan kejadian obesitas sentral pada wanita usia subur (15–49 tahun) di Indonesia: (Analisis data SKI tahun 2023). Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 200–217.

Nurmala, I. (2020). Mewujudkan remaja sehat fisik, mental dan sosial: Model intervensi health educator for youth. Airlangga University Press.

Pradono, J., Soerachman, R., Kusumawardani, N., & Kasnodihardjo, K. (2018). Panduan penelitian dan pelaporan penelitian kualitatif. Lembaga Penerbit Balitbangkes.

Pramono, I., & Rossalia, N. (2023). Citra tubuh dan faktor pembentuk citra tubuh perempuan emerging adult yang mengalami kenaikan berat badan signifikan ketika remaja. MANASA, 12(1).

Pusparani, F. (2015). Konstruksi sosial obesitas pada kalangan remaja di Surabaya (Studi deskriptif tentang makna obesitas pada remaja obesitas di Surabaya) [Skripsi, Universitas Airlangga].

Puspitasari, R. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. Dalam Metode penelitian kualitatif (hlm. 72).

Putri, R. A. M. (2021). Body shaming pada masyarakat digital di Kota Makassar [Skripsi, Universitas Hasanuddin].

Putri, R. A., Shaluhiyah, Z., & Kusumawati, A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makan sehat pada remaja SMA di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(4), 564–573.

Raditya, A. (2014). Sosiologi tubuh. Kaukaba.

Rahardaya, A. (2021). Analisis wacana kritis representasi counter-hegemony standar kecantikan pada unggahan akun Instagram @tarabasro. NIVEDANA: Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 2(1), 31–52.

Rahardjo, M. (2017). Metodologi penelitian. Dalam Triangulasi dalam penelitian kualitatif. Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Ramadhani, I. C., & Djamaluddin, S. (2024). Pengaruh konsumsi jadi dan olahan terhadap obesitas di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 861–867.

Rambe, T., & Hidayat, T. (2021). Sosiologi dari ruang kelas. Yayasan Kita Menulis.

Romadhon, Y. A. (2023). Integrasi kedokteran keluarga dan Islam dalam praktik kedokteran layanan primer. Muhammadiyah University Press.

Rukin, S. Pd. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.

Sabalurien, F. R. (2018). Kecemasan wanita terhadap obesitas. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(4), 560–567.

Sarosa, S. (2021). Analisis data penelitian kualitatif. PT Kanisius.

Setiawan, F. X. R. (2015). Makan sebagai aktivitas produktif: Tinjauan filosofis tentang makan dari perspektif Foucaultian. Melintas, 31(3), 303–335.

Setyawati, V. A. V. (2023). Understanding remaja, gizi dan kesehatan. Deepublish.

Sofyan, A. R. (2008). Hubungan kepercayaan diri dengan motivasi menurunkan berat badan wanita dewasa awal yang mengalami obesitas [Skripsi tidak diterbitkan]. Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731.

Sudargo, T., Freitag, H., Kusmayanti, N. A., & Rosiyani, F. (2018). Pola makan dan obesitas. UGM Press.

Sugiyanto, O. (2021). Perempuan dan revenge porn: Konstruksi sosial terhadap perempuan Indonesia dari preskpektif viktimologi. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 22–31.

Sulaiman, U. (2012). Perilaku menyimpang remaja dalam perspektif sosiologi. Alauddin University Press.

Supu, L., Florensia, W., & Paramita, I. S. (2022). Edukasi gizi pada remaja obesitas. Penerbit NEM.

Swastini, N. L. M. E., Erviantono, T., & Noak, P. A. (2025). Politik tubuh perempuan antara kontrol sosial dan resistensi. Socio-political Communication and Policy Review, 2(3).

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23.

Thahir, A. I. A., & Masnar, A. (2021). Obesitas anak dan remaja: Faktor risiko, pencegahan, dan isu terkini. Edugizi Pratama Indonesia.

Trinanda, M. K. (2012). Penanganan kasus seorang remaja putri yang mengalami ketidakpuasan citra tubuh melalui model analisis transaksional. Psiko Edukasi, 10(2), 175–201.

Valani, F. B. (2018). Hubungan tingkat obesitas terhadap fungsi seksual wanita usia subur di Kota Bandar Lampung [Skripsi tidak diterbitkan]. Fakultas Kedokteran.

Windrasari, S. N. (2019). Konstruksi sosial obesitas pada perempuan menikah (Studi tentang makna obesitas bagi perempuan menikah obesitas di Kota Surabaya) [Skripsi tidak diterbitkan]. Universitas Airlangga.

Yuliani, W., & Supriatna, E. (2023). Metode penelitian bagi pemula. Penerbit Widina.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Salma Bahsoan, Arlin Adam, & Andi Alim. (2025). Faktor Sosial dan Budaya yang Mempengaruhi Obesitas : (Studi Kualitatif pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Raya Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah). Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 352–372. https://doi.org/10.62383/quwell.v2i2.2065