Hubungan Usia, Frekuensi ANC, dan Kepatuhan Konsumsi TTD dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Turi, Kabupaten Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.62383/quwell.v2i2.1699Keywords:
anemia, pregnancy, antenatal care, iron tabletsAbstract
Anemia during pregnancy remains a widespread public health issue, especially due to iron deficiency. The purpose of this study was to explore the relationship between maternal age, number of antenatal care (ANC) visits, and compliance with iron supplement intake with the incidence of anemia among pregnant women at Turi Health Center in Lamongan Regency. This research employed a cross-sectional approach involving 55 pregnant women who were chosen using a multistage random sampling technique. Information was collected through interviews and hemoglobin level measurements conducted using a digital hemoglobin meterThe results indicated that 69.1% of the participants belonged to the non-risk age category, 34.5% exhibited moderate adherence to iron tablet intake, and 60% were found to be anemic. Statistical analysis revealed a significant correlation between maternal age (p = 0.004), number of ANC visits (p = 0.014), and compliance with iron supplement tablets (p = 0.000) with the level of anemia. This indicates the presence of a statistically significant association between maternal age, frequency of ANC visits, and level of compliance with iron supplement tablet consumption related to the incidence of anemia in pregnant women. Therefore, pregnant women are advised to have frequent ANC and consume iron supplement regularly to prevent anemia.
References
Amalia, S., & dkk. (2017). Hubungan antara usia dan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Binawan, 10(2), 151–158.
Amini, A., Pamungkas, C. E., & Harahap, A. P. (2018). Usia ibu dan paritas sebagai faktor risiko yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ampenan. Midwifery Journal, 3(2), 108–113.
Armando, S., Elpira, A., Titaley, C. R., & Bension, J. B. (2021). Hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kecamatan Leitimur Selatan dan Teluk Ambon [Laporan penelitian].
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Fatimah, & Ernawati, S. (2015). Pelaksanaan antenatal care berhubungan dengan anemia pada kehamilan trimester III di Puskesmas Sedayu I Yogyakarta. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 3(3), 134–139.
Istikhomah, H., Jayanti, I. D., & Suryani, E. (2023). Hubungan konsumsi tablet Fe dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Puskesmas Bayat Kabupaten Klaten. Avicenna: Journal of Health Research, 6(2), 15–28.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman penatalaksanaan pemberian tablet tambah darah. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Maternity, & Putri. (2017). Asuhan kebidanan komunitas disesuaikan dengan rencana pembelajaran kebidanan. Yogyakarta: ANDI.
Sumarmi, S., Puspitasari, N., Lutfiasari, D., & Widasari, L. (2024). Anemia: Masalah gizi tak kunjung selesai.
Sumarmi, S., Sebayang, S. K., Rahmah, Q., Setyaningrum, S., Sinta, D., & Widasari, L. (2020). Studi meta analisis efektivitas program tablet tambah darah dalam menurunkan stunting di Indonesia [Laporan studi]. Jakarta: PT2AK Sekretariat Wakil Presiden.
World Health Organization. (2012). Guideline: Daily iron and folic acid supplementation in pregnant women. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2015). World health statistics 2015. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2020). Global anaemia reduction efforts among women of reproductive age: Impact, achievement of targets and the way forward for optimizing efforts. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2023). Accelerating anaemia reduction: A comprehensive framework for action. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



