Pengaruh Media Promosi Kesehatan terhadap Perubahan Status Gizi Baduta di Desa Paloh Punti Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.62383/quwell.v2i2.1662Keywords:
Health Promotion, Media, Nutritional StatusAbstract
Nutrition is very important in human development and growth. The 2021 edition of UNICEF-WHO-WORLD BANK states that 148.2 million children aged 0-5 years worldwide are stunted, 38.9 million are overweight, and 45.4 million are severely wasted. Nutritional problems often occur at the age of 6-24 months due to inadequate nutrition because of lack of mother's knowledge, therefore it is necessary to carry out interventions to increase mother's knowledge regarding balanced nutrition of children under two. The purpose of this study was to determine the effect of health promotion media on changes in the nutritional status of children under two years in Paloh Punti Village, Muara Satu District, Lhokseumawe. This research method used quasi-experimental quantitative research with a one group pretest-posttest design and involved 51 children under two years. The data collection technique used was purposive random sampling. The data collected is primary data in the form of body weight which is limited to nutritional status based on body weight/age. The results showed that the nutritional status of children under two years was 92.1% in the good nutritional status category after the intervention. The change in nutritional status from malnutrition to normal nutrition from the results of the prostest compared to the pretest was 27.4%. The use of health promotion media has an effect on malnutrition status based on the Wilcoxon test with a p-value of 0.029. The conclusion of this study is that there is an effect of health promotion media on the nutritional status of children under two years in Paloh Punti Village, Muara Satu District, Lhokseumawe.
References
Abdullah, M., & Salfitri, E. (2018). Determinan status gizi balita di Desa Alue Naga Banda Aceh. [Nama Jurnal jika ada], 4(2), 430–437.
Anwar, R. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat. [Nama Jurnal jika ada], 13(1).
Dinas Kesehatan Aceh. (2017). Laporan survei pemantauan status gizi Provinsi Aceh 2017; Pemantauan status gizi (PSG) dan pemantauan konsumsi gizi (PKG) Aceh.
Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. (2022). Status gizi balita tahun 2021.
Fadila, R. A. (2017). Hubungan pengetahuan dan perilaku ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi anak TK di Desa Yosowilangun Lor Kabupaten Lumajang. [Nama Jurnal jika ada], 5(1), 14–22.
Fikawati, S., Syafiq, A., & Veratamala. (2017). Gizi anak dan remaja. PT Rajagrafindo Persada.
Green, L., & Kreuter, M. W. (2005). Health promotion planning: An educational and environmental approach.
Harahap, H. S. (2021). Hubungan karakteristik ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Padang Garugur Kabupaten Padang Lawas. [Nama Jurnal jika ada].
Hasinah, S., Nurwijayanti, & Siyoto. (2017). Pemanfaatan gizi, diet, dan obesitas. Nuha Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Khairunnisa, C., & Ghinanda, R. S. (2022). Hubungan karakteristik ibu dengan status gizi balita usia 6–24 bulan di Puskesmas Banda Sakti tahun 2021. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 3441–3443.
Marfuah, D. (2017). Hubungan pendidikan dan pekerjaan ibu terhadap pemberian MPASI dini pada balita usia 6–24 bulan. [Nama Jurnal jika ada], 15(1), 57.
Mayanti, S., Nurrika, D., Susilawati, S., & Resna, R. W. (2022). Determinan status gizi balita (BB/U) usia 6–59 bulan. [Nama Jurnal jika ada], 1(1), 8–9.
Ningsih, F., & Wagustina, S. (2021). Faktor-faktor penyebab gizi kurang pada balita yang dirawat di Puskesmas Batoh Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh tahun 2021. [Nama Jurnal jika ada], 4(1), 55–65.
Nurmaliza. (2019). Hubungan pengetahuan dan pendidikan ibu terhadap status gizi balita. [Nama Jurnal jika ada], 1(2), 2684–2687.
Rahayu, S., Tamrin, W., & Wulandari, P. (2019). Pengaruh edukasi gizi pada ibu balita terhadap perubahan berat badan balita yang mengalami masalah gizi. [Nama Jurnal jika ada], 6(3), 87–96.
Sanusi, R., Widiyanto, & Rahail, R. B. (2020). Identifikasi penyebab kenaikan berat badan pada anak usia dini. [Nama Jurnal jika ada], 8(2), 108–116.
Sarlis, N., & Ivanna, C. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru tahun 2016. [Nama Jurnal jika ada], 3(1), 146–152.
Silvera, O. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi buruk pada balita di Kota Semarang tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.
Sukma, D. R., & Sari, R. D. P. (2020). Pengaruh faktor usia ibu hamil terhadap jenis persalinan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. [Nama Jurnal jika ada], 9(2).
United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF). (2021). Malnutrition in children [Internet]. https://data.unicef.org/resources/joint-child-malnutrition-estimates-interactive-dashboard-2021/
Wahyuningsih, S., Lukman, S., Rahmawati, & Rhamat, P. (2020). Pendidikan, pendapatan, dan pengasuhan keluarga dengan status gizi balita. [Nama Jurnal jika ada], 1(1), 1–11.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



