Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja di Puskesmas Kuala Kec. Kuala Kab. Langkat Tahun 2022

Authors

  • Dewi Julianti STIKes Mitra Husada Medan
  • Kamelia Sinaga STIKes Mitra Husada Medan
  • Imran Saputra Surbakti STIKes Mitra Husada Medan
  • Asnita Sinaga STIKes Mitra Husada Medan
  • Ani Susanti Ndruru STIKes Mitra Husada Medan

DOI:

https://doi.org/10.62383/quwell.v1i1.1494

Keywords:

Adolescents, Early Marriage, Knowledge and Attitude

Abstract

Early marriage is a marriage that occurs at an age below the ideal provisions, where the prospective bride and groom are generally not physically, mentally, or financially ready. Therefore, early marriage is often considered a hasty decision because it is carried out without proper planning and preparation. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of health education about early marriage on the level of knowledge and attitudes of adolescents at the Kuala Health Center, Kuala District, Langkat Regency in 2022. The type of quasi-experimental research with a research design using one group pre-post design, namely This type of research is used to determine the effect of health education about early marriage on the level of knowledge and attitudes of adolescents. This research was conducted at the Kuala Health Center, Kuala District, Langkat Regency in 2022. The population in this study amounted to 30 people, then the sample was part of all the objects studied and was considered to represent the entire population. The number of samples used was 30 people using the Total Sampling technique. The results of the statistical test results using the Wilcoxon test obtained the results of the p value of knowledge = 0.000 <0.05 and the p value of attitude = 0.000 <0.05. So it is proven that there is a significant influence between health education about early marriage on the level of knowledge and attitudes at the Kuala Health Center, Kuala District, Langkat Regency in 2022.

References

Anwar, S. (2016). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arimurti, I. (2017). Analisis penyebab terjadinya pernikahan usia dini terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso (Skripsi). Universitas Airlangga.

Aryani. (2016). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Jakarta: Salemba Medika.

Azmi. (2016). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Jakarta: Salemba Medika.

Azwar. (2015). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

BKKBN. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan (Skripsi). Semarang: Universitas Negeri Semarang.

BKKBN. (2015). Pendewasaan usia perkawinan dan hak-hak reproduksi bagi remaja Indonesia. Jakarta: BKKBN.

Desiyanti, I. W. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan terhadap pernikahan dini pada pasangan usia subur di Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Dwinanda, A. R., dkk. (2015). Hubungan antara pendidikan ibu dan pengetahuan responden dengan pernikahan dini. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 76–81.

Fitrianingsih. (2015). Faktor-faktor penyebab pernikahan usia muda perempuan di Desa Sumberdanti Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember.

Joesafira. (2015). Kesehatan remaja: Problem dan solusinya. Jakarta: Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Kesehatan reproduksi dan seksual bagi calon pengantin. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Riset kesehatan dasar 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mubarak. (2015). Ilmu keperawatan komunitas: Pengantar dan teori. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo. (2015). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Medika Cipta.

Nurhayati. (2016). Sikap dan intensi mencari bantuan dalam menghadapi masalah. Jurnal Penelitian, 18(1), 92–100.

Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2015). Buku ajar fundamental keperawatan: Konsep, proses, dan praktik (Edisi 4). Jakarta: EGC.

Raharjo, S. (2015). Determinan pernikahan dini di Kecamatan Kalianda. Jurnal Penelitian, 4(2), 357–363. Diakses 10 Januari 2018.

Rizqy, A., & Azizah Aulia, M. (2017). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini di kelas VIII SMP 4 Banjarmasin.

Rufaidah, N., Widano, D. E., & Purnamaningrum, E. Y. (2016). Jurnal penyuluhan dan pengetahuan tentang pernikahan usia muda. Yogyakarta.

Salamah, S. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan usia dini di Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Diakses 17 Juli 2017.

Santrock, J. W. (2016). Perkembangan anak (Edisi ke-12, Jilid 2). Jakarta: Erlangga.

Sarwono. (2016). Psikologi remaja (Edisi revisi). Jakarta: Rajawali Pers.

Setyabudi. (2015). Asuhan keperawatan keluarga: Konsep dan aplikasi kasus. Yogyakarta: Mitra Cendikia.

Surbakti, E. B. (2015). Sudah siapkah menikah? Panduan bagi siapa saja yang sedang dalam proses menentukan hal penting dalam hidup. Jakarta: Gramedia.

Suryamin. (2016). Kemajuan yang tertunda: Analisis data perkawinan usia anak di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

UNICEF. (2016). Child protection from violence, exploitation and abuse. Diakses 15 Desember 2016 dari http://www.unicef.org/protection/5792958008.html

Wawan. (2015). Pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

World Health Organization (WHO). (2015). Marriage 39,000 every day. Diakses dari http://www.who.int/mediacentre/news/releases/2013/child-marriage

Downloads

Published

2024-03-31

How to Cite

Dewi Julianti, Kamelia Sinaga, Imran Saputra Surbakti, Asnita Sinaga, & Ani Susanti Ndruru. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Pernikahan Dini terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja di Puskesmas Kuala Kec. Kuala Kab. Langkat Tahun 2022. Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 90–98. https://doi.org/10.62383/quwell.v1i1.1494