Analisis Tindak Pidana Cukai Rokok

Perspektif Hukum Pidana Ekonomi dan Kriminologi

Authors

  • Ahmad Yunus Universitas Ibrahimy Situbondo
  • Moh. Jeweherul Kalamiah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qornain Jember
  • Hasbi Ash Shiddiqi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qornain Jember

DOI:

https://doi.org/10.62383/progres.v2i3.2571

Keywords:

Cigarette Excise, Criminal Economic Law, Criminology, Economic Stability, Material Loss

Abstract

Cigarette excise crimes are a form of economic crime that significantly impact state revenues, national economic stability, and the market balance of the tobacco industry. This phenomenon not only causes material losses to the state but also has implications for social justice and the economic order of society. This study aims to analyze in depth the characteristics, causes, and implications of cigarette excise crimes from the perspective of economic criminal law and criminology. The research method used is a juridical-normative approach combined with criminological analysis to identify the relationship between social, economic, and legal factors in cigarette excise violations. The results indicate that these crimes are driven by economic motives, regulatory imbalances, weak law enforcement, and low public awareness of excise obligations. Through this analysis, the study emphasizes the need for synergy between criminal law policy, economic oversight, and a criminological approach to create an effective and equitable excise control system in Indonesia.

References

Artikel. (2020–2024). Kepatuhan pungutan cukai dan strategi penindakan. Berbagai jurnal hukum nasional.

Artikel. (2022–2024). Peredaran rokok ilegal dan penegakan cukai: Analisis tarif optimum cukai rokok. Journal of Governance and Administrative Reform / Journal of Fiscal Studies / PBC Journal (PKN STAN).

Artikel. (2022–2024). Studi hukum normatif mengenai penerapan KUHP baru dalam tindak pidana ekonomi. Jurnal Hukum Nasional.

Clinard, M. B., & Yeager, P. (1980). Corporate crime. Free Press.

David, A. P., & Mulyanto. (2024–2025). Legal protection against tobacco smoke harmful effects on children. Journal of Law, Politics and Humanities.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (2020–2023). Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai tentang pelekatan pita cukai, tata cara penetapan tarif, dan penegakan/kajian dugaan pelanggaran di bidang cukai (PER.xx/BC/2020–2023).

Ecoplan, & IESP. (2024). Efektivitas kenaikan tarif cukai rokok elektrik [Working Paper].

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 192/PMK.010/2021 tentang tarif cukai hasil tembakau (dan perubahannya).

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 191/PMK.010/2022 tentang perubahan atas PMK 192/PMK.010/2021.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 96/PMK.010/2024 tentang perubahan atas peraturan tarif cukai dan/atau pengaturan barang kena cukai.

Komnas Perlindungan Anak. (2022). Reformasi kebijakan cukai hasil tembakau: Dampak pada kesehatan publik. Komnas Perlindungan Anak.

Ministry of Finance. (2022–2024). Kumpulan peraturan menteri keuangan dan pedoman teknis (kompilasi peraturan dan petunjuk pelaksanaan). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kemenkeu.

Moeis, R., & Kolega. (2021). Tobacco tax reform and public health in Indonesia. Ministry of Finance Publication.

Muladi. (1995). Hukum pidana ekonomi dalam perspektif pembangunan nasional. Badan Penerbit UNDIP.

Narasara, G. D. R., & Widyawati, D. (2023). Pengaruh pengawasan, tarif cukai, dan batasan minimum harga jual eceran terhadap tangkapan rokok ilegal. Bina Ekonomi, 27(2), 45–60.

Penyusun Lokal (Ed.). (2022). Hukum pidana dan penegakan di bidang cukai: Perspektif kriminologi dan ekonomi. Penerbit Lokal.

Pusat Kebijakan Kementerian Keuangan & Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (2021–2024). Laporan dan artikel evaluasi kebijakan cukai. Jurnal Internal Kemenkeu dan Prosiding Konferensi Nasional.

Republik Indonesia. (1995). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang cukai.

Soekanto, S. (2004). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. RajaGrafindo Persada.

Sutherland, E. H. (1949). White collar crime. Dryden Press.

Swarnata, A., dkk. (2024). Analisis dampak kebijakan tarif cukai terhadap konsumsi rumah tangga [Monografi/working paper]. Kementerian Keuangan.

Swarnata, A., et al. (2024). Crowding out effect of tobacco consumption in Indonesia. Tobacco Control.

Volksgeist. (2024). Kajian akademik tentang CSR industri rokok dan implikasinya. Jurnal Hukum Bisnis Volksgeist.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Ahmad Yunus, Moh. Jeweherul Kalamiah, & Hasbi Ash Shiddiqi. (2025). Analisis Tindak Pidana Cukai Rokok: Perspektif Hukum Pidana Ekonomi dan Kriminologi. Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora, 2(3), 80–91. https://doi.org/10.62383/progres.v2i3.2571