Analisis Kebijakan Pemanfaatan Hutan Konservasi untuk Wisata Alam Berbasis Asas Manfaat dan Lestari (Studi Kasus TAHURA Mangkunagoro I Karanganyar)

Authors

  • Muhammad Restu Putra Pratama Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani Universitas Sebelas Maret, Surakarta
  • Lego Karjoko Universitas Sebelas Maret, Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/progres.v2i2.2031

Keywords:

Conservation Forest, Nature-Based Tourism, Principle of Benefit, Principle of Sustainability, Tahura Mangkunagoro I

Abstract

This study aims to analyze the policy regarding the utilization of conservation forest areas in the Grand Forest Park (Tahura) K.G.P.A.A. Mangkunagoro I Karanganyar, particularly in the context of developing nature-based tourism grounded in the principles of benefit and sustainability. The background of this research lies in the urgency of managing conservation areas not only to preserve the environment but also to contribute to the sustainable social and economic development of surrounding communities. This research employs normative legal research methods with statutory and conceptual approaches. Data were obtained through literature study, document analysis, and direct field observation. The data analysis was conducted deductively by linking normative legal provisions with the principles of benefit and sustainability. The results indicate that the management policy of Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I has accommodated the fundamental principles of conservation as stipulated in the applicable legislation, particularly Regional Regulation of Central Java Province Number 3 of 2011. However, in practice, several potential inconsistencies remain. Therefore, it is necessary to improve the implementing regulations, technical governance, and supervision systems to ensure that the policy implementation genuinely reflects the substantive and equitable application of the principles of benefit and sustainability

References

Aliansyah, H., & Hermawan, W. (2019). Peran sektor pariwisata pada pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Jawa Barat. Bina Ekonomi, 23(1).

Andhika Satrio Kusumo. (2024). Analisis kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I yang berbasis good environmental governance [Skripsi, Universitas Sebelas Maret].

Asmin, F. (2018). Ekowisata dan pembangunan berkelanjutan: Dimulai dari konsep sederhana. Ebooks.

Astuti, Y. (2022). Analisis strategi pengelolaan wisata alam Taman Hutan Raya (TAHURA) K.G.P.A.A Mangkunagoro I [Skripsi, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta].

Balai Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I. (2019). Buku saku Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I. Karanganyar: Balai Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I.

Bello, P. C. (2023). Sahkah hukum yang buruk secara moral? Perdebatan antara Lon Luvois Fuller dan H.L.A. Hart.

Dabija, A.-M. (2021). Principles of sustainability: History and evolution.

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. (2023). Statistik Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem tahun 2022. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Fibrianto, A. S. (2021). Management model of ecotourism-based forest village community land to increase local economic in Karanganyar, Indonesia. GeoJournal of Tourism and Geosites.

Gordon, J. E., Crofts, R., Gray, M., & Tormey, D. (2021). Including geoconservation in the management of protected and conserved areas matters for all of nature and people.

Hamsal, M., & Abdinagoro, S. B. (2021). Sustainable tourism pariwisata di era normal baru. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.

Harahap, H., & Wibowo, E. (2019). Peran masyarakat lokal dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 8(2), 97–109.

Hargrove, E. C. (1989). Foundation of environmental ethics. Pearson College Div.

Hervé, D. (2010). Environmental justice and sustainable development: Guidelines for environmental law-making. In Global justice and sustainable development. Brill.

Haryanti, N., & Hermawan, A. (2020). Membangun Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I bersama masyarakat. In Cahyono, S. A., Nugroho, N. P., Sepwantoro, A., Kustiyarto, Y., & Aryhadi, B. A. (Eds.), Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I: Potensi, tantangan dan peluang (Edisi ke-1). CV Mekar Abadi.

Ishaq. (2017). Metode penelitian hukum dan penulisan skripsi, tesis, serta disertasi. Bandung: Alfabeta.

Kissinger, Soendjotoe, M. A., Fithria, A., & Nisa, K. (2021). Buku ajar: Ekowisata dan jasa lingkungan. Banjarbaru: CV Banyubening Cipta Sejahtera.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2020). Statistik lingkungan hidup dan kehutanan 2020. Jakarta: KLHK.

Low, N., & Gleeson, B. (1998). Justice, society, and nature: An exploration of political ecology. London: Routledge.

Martuti, N. K. T., Setyowati, D. L., & Nugraha, S. B. (2019). Ekosistem mangrove (keanekaragaman, fitoremediasi, stok karbon, peran dan pengelolaan). Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Marzuki, P. M. (2014). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, S. (2010). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.

Mufaroh, R. A., Syahputri, T. M. B., Mahastra, D. C. J., Dio, E. C., Hernanda, L., & Agustina, A. (2024). Partisipasi masyarakat di sekitar kawasan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I sebagai wujud pengelolaan hutan konservasi. Jurnal Agrifor.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 13 Tahun 2020 tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Wisata Alam di Kawasan Hutan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 45 Tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 108 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PP No. 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam.

Pertiwi, Y. A. B., Nufus, M., Wicaksono, R. L., Rahmadwiati, R., Agustina, A. N. F., & Nayasilana, I. N. (2022). Upaya optimalisasi lahan bawah tegakan pada zona tradisional melalui sosialisasi budidaya nilam kepada pengaram di Taman Hutan Raya K.G.P.A.A. Mangkunagoro I.

Bello, P. C. K. L. (2012). Hukum sebagai interpretasi. Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara, 11(1), 61–78.

Pratama, Z. T. R. (2018). Nilai manfaat ekonomi Tahura Djuanda sebagai destinasi wisata [Skripsi, Universitas Katolik Parahyangan].

Rhoziq, A. K. (2020). Pengelolaan Taman Hutan Raya KGPAA Mangkunagoro I berbasis masyarakat [Skripsi, Universitas Sebelas Maret].

Salim, H. S. (2013). Dasar-dasar hukum kehutanan. Jakarta: Sinar Grafika.

Saputra, S. R. (2015). Implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Berbasis Lingkungan di Provinsi Riau (Studi Kasus di Taman Nasional Tesso Nilo).

Shidarta. (2009). Karakter penalaran hukum dalam konteks Keindonesiaan. Bandung: CV Utomo.

Simamora, A. P. (2024). Peran aparat penegak hukum (pidana) dalam melindungi lingkungan hidup: Suatu kajian perspektif keadilan ekologis. Maras.

Soekanto, S. (2014). Pengantar penelitian hukum. Jakarta: UI-Pers.

Suryabrata. (2010). Metodologi penelitian. Jakarta: Rajawali Press.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Wijaya, R. P. C., & Faturochman, F. (2019). Conservation behavior in the agricultural societies of Java.

Wulandari, A., Maryono, M., & Setyawan, A. (2018). Carrying capacity for ecotourism development in Tahura K.G.P.A.A. Mangkunagoro I.

Yulianeta, Kagungan, D., & Yulianti, D. (2018). Community development model with community based forest management through the setting of management forest rights in Tanggamus. KnE Social Sciences, 3(11), 372.

Downloads

Published

2025-06-24

How to Cite

Muhammad Restu Putra Pratama, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, & Lego Karjoko. (2025). Analisis Kebijakan Pemanfaatan Hutan Konservasi untuk Wisata Alam Berbasis Asas Manfaat dan Lestari (Studi Kasus TAHURA Mangkunagoro I Karanganyar). Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora, 2(2), 344–357. https://doi.org/10.62383/progres.v2i2.2031