Menguatkan Peran Generasi Muda sebagai Agen Perubahan melalui Garda Pemuda NASDEM
DOI:
https://doi.org/10.62383/progres.v2i2.1801Keywords:
Agents of Change, Cadre Formation, Garda Pemuda, Political Participation, Young GenerationAbstract
The young generation has a strategic role in driving social, political, and economic change in a nation. This study aims to analyze the role of Garda Pemuda NasDem as a forum for empowering the young generation of Indonesia in facing the challenges of the times and becoming agents of transformative change. With a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that Garda Pemuda NasDem plays an active role in fostering leadership, political education, and social participation of young people through open, inclusive, and tiered cadre programs. This organization also establishes synergy with government regulations such as Permenpora and Permensos and responds to the challenge of the lack of political participation of young people with a collaborative and educational approach. Although there are still challenges to participation and effectiveness, Garda Pemuda NasDem has succeeded in creating a strategic space for the young generation to become agents of change in national development.
References
Barutu, A. A. (2020). Peran Dinas Pemuda dan Olahraga dalam menciptakan kepemimpinan berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 59 Tahun 2013 tentang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda di Kota Pekanbaru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Ferdian, R., Kurniawan, R. C., Krisbintoro, R. S., & Indrajat, H. (2020). Model kaderisasi partai politik melalui sayap partai. Wacana Publik, 14(1), 35–40.
Hidayat, M., & Sari, N. (2021). Peran organisasi kepemudaan dalam pembinaan karakter generasi muda di desa. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 18(2), 101–112.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0059 Tahun 2013 tentang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda.
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Organisasi Kepemudaan.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna.
Maulana, R., & Setiawan, A. (2022). Penguatan karakter pemuda melalui kegiatan Karang Taruna di era digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 55–64.
Nugroho, A. (2020). Revitalisasi peran pemuda dalam pembangunan daerah melalui program kepemudaan. Jurnal Pembangunan Daerah, 2(2), 88–97.
Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Nomor 825 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelatihan Karakter, Pancasila, dan Konstitusi bagi Pemuda.
Rahman, T., & Dewi, L. (2019). Keterlibatan pemuda dalam politik praktis: Studi kasus organisasi kepemudaan. Jurnal Demokrasi, 10(1), 33–45.
Santoso, J. E., Ismail, & Nurany, F. (2023). Analisis kebijakan Permensos No.25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna dalam upaya meningkatkan pembangunan di Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo. Universitas Bhayangkara Surabaya.
Sukardi, M. (2021). Sinergi antara pemerintah dan organisasi pemuda dalam pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Kebijakan Publik, 6(3), 150–162.
Wardani, S. (2023). Implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019 tentang Karang Taruna di Desa Tapian Nauli Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau].
Widyanto, A. B. (2010). Pemuda dalam perubahan sosial. Jurnal Historia Vitae, 24(2), 1–10.
Wijayanti, S. N., & Iswandi, K. (2021). Peran organisasi sayap partai politik dalam kaderisasi partai politik di Indonesia. Jurnal Sasi, 27(4), 475–491.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



