Analisis Yuridis Perkara Wanprestasi Transaksi Jual Beli Online Pada Putusan Pengadilan Nomor 629/Pdt.G/2020/Pn Jkt.Sel : Upaya Hukum Dan Perlindungan Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.62383/progres.v1i4.1005Keywords:
Wanprestasi, Sale and Purchase, Legal RemediesAbstract
With increasingly sophisticated technological developments, all sales and purchase transactions can be carried out online through various platforms including websites, social media, e-commerce and other platforms. However, online transactions can cause legal problems. One of the legal problems that often involves the sale and purchase agreement between the seller and the buyer is a breach of contract. Court Decision Number 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel is one of the cases of online sale and purchase breach involving Celvin as the buyer as the Plaintiff with Satrya as the owner of the brand "Namastudios" as the Defendant. This article raises the formulation of the problem regarding the legal remedies available to the injured party in the case of an obligation in the decision Number 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel involving default in online buying and selling transactions and the implications of the decision Number 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel on consumer protection in online buying and selling transactions in Indonesia.
References
Abdullah, A., & Ramadhan, A. (2022). Kepastian hukum terhadap hak konsumen di era digital pada transaksi jual beli online. Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 4(1), 1–14.
Buku
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa (Edisi IV). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.
Handriani, A. (2020). Perlindungan konsumen dalam perjanjian transaksi jual beli online. Pamulang Law Review, 3(2), 127–138. Retrieved from https://www.neliti.com/publications/328765/perlindungan-konsumen-dalam-perjanjian-transaksi-jual-beli-online
Hasibuan, S., & Rahmania, N. (2020). Tinjauan yuridis wanprestasi atas perjanjian jual beli online. Jurnal Dimensi Universitas Riau Kepulauan, 9(1), 87–98. Retrieved from https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms/article/view/2327/1652
Hukumonline. (2024, March 29). Pengertian wanprestasi, akibat, dan penyelesaiannya. Retrieved from https://www.hukumonline.com/berita/a/unsur-dan-cara-menyelesaikan-wanprestasi-lt62174878376c7/?page=1
Jurnal
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Marpaung, N. (2024). Pertanggungjawaban hukum pelaku usaha pada transaksi jual beli online yang mengakibatkan kerugian konsumen.
Miru, A. (2008). Hukum perjanjian dan perancangan perjanjian. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Miru, A., & Yodo, S. (2010). Hukum perlindungan konsumen. Jakarta: Rajawali Pers.
Muhammad, A. (2010). Hukum perjanjian. Bandung: PT. Alumni.
Peraturan Perundang-undangan
Putusan Nomor 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel.
Setyawati, D. A., Ali, D., & Rasyid, M. N. (2017). Perlindungan bagi hak konsumen dan tanggung jawab pelaku usaha dalam perjanjian transaksi elektronik. Syiah Kuala Law Journal, 1(3), 46–64.
Syahfitri, T., Wandi, & Universitas Islam Indragiri. (2018). Tinjauan yuridis jual beli menurut hukum perdata. Jurnal Hukum: Das Sollen, 2(2). Retrieved from https://ejournal.unisi.ac.id/index.php/das-sollen/article/download/971/648
Undang-Undang Arbitrase.
Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
Website
Hukumonline. (2024, March 29). Pengertian wanprestasi, akibat, dan penyelesaiannya. Retrieved from https://www.hukumonline.com/berita/a/unsur-dan-cara-menyelesaikan-wanprestasi-lt62174878376c7/?page=1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



