Pancasila Sebagai Sistem Etika, Etika Kehidupan Berbangsa, dan Perlunya Pancasila sebagai Sistem Etika

Authors

  • Ashfiya Nur Atqiya Universitas Sebelas Maret
  • Ahmad Muhamad Mustain Nasoha Universitas Sebelas Maret
  • Resya Pradita Ummu Syuhada Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Restiana Urba Natasyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Silva Amelia Darrohmah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i4.938

Keywords:

Pancasila, ethics, national life, state life, noble values, tolerance, justice, unity, globalization, internalization

Abstract

The life of the Indonesian nation and state is guided by Pancasila as an ethical system. Pancasila as the basis of the state functions as a value system that directs people's behavior towards a just, harmonious and dignified life. In the ethical context of national life, Pancasila teaches important values such as tolerance, justice, humanity and unity. These values help build national unity amidst cultural, religious and ethnic diversity. In the current era of globalization, the urgency of Pancasila as an ethical system is increasingly important because the nation's noble values can be damaged by modern issues such as individualism, materialism and social conflict. Indonesian society can use Pancasila as an ethical guideline to develop ways of thinking and acting that are in accordance with the spirit of mutual cooperation, respect for human rights, and a balance between rights and obligations. Pancasila helps society unite and helps people make decisions, both institutionally and personally. Therefore, internalizing Pancasila values as an ethical system is a strategic effort to maintain the nation's immortality in facing the evolution of the times and realizing national ideals for a just, prosperous and prosperous life.

References

Adisusilo, Sutarjo, Pendidikan Nilai Karakter dan Moral Pancasila, Jakarta: Rajawali Pers, 2019. Raths, L. E., Values and Teaching, New York: Merrill Publishing Company, 2020.

Ahmad Muhamad Mustain Nasoha. 2016. Eksistensi Penerapan Hukuman Mati di Indonesia. Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum. Vol. 1, Nomor 1, Januari-Juni 2016 ISSN: 2527-8169 (P); 2527-8150 (E) Fakultas Syari'ah IAIN Surakarta. Hal. 3 dan 4.

Ahmad Muhammad Mustain Nasoha, Nadia Khoirotun Nihayah, Alfina Arga Winati. 2023. Analisis Kawin Paksa Dalam Perspektif Hukum Islam. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, Volume 9, Nomor 2, Oktober 2023. Hal. 144-145.

Ahmad, K. & Sunaryo, R. (2022). "Pancasila sebagai Sistem Etika dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara: Konteks dan Penerapannya." Jurnal Filsafat Pancasila, vol. 8, no.3.

Aminuddin, "Etika Pancasila dalam Pemerintahan Indonesia," *Jurnal Ilmu Politik*, Vol. 10 No. 1, 2021.

Aminuddin, "Etika Pancasila dalam Pemerintahan Indonesia," *Jurnal Ilmu Politik*, Vol. 10 No.

Aminuddin, M. Z. (2019). "Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila." Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 12(3).

Anwar, H., & Firdaus, F. (2022). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kebijakan Sosial.

Azyumardi Azra, “Krisis Moralitas Pancasila dan Solusi Kebangsaan,” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 2019.

Endang Turmudi, "Musyawarah dalam Konteks Demokrasi Modern", Jurnal Politik Indonesia Vol. 7 No. 1, 2021.

Endang Turmudi, "Musyawarah dalam Konteks Demokrasi Modern", Jurnal Politik IndonesiaVol. 7 No. 1, 2021.

Hendardi, "Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Pengambilan Kebijakan Publik," Jurnal Kebijakan Sosial dan Politik, vol. 8, 2022.

Indonesia,Vol. 13 No. 2, 2021.

Ismail, A. (2021). "Pancasila dalam Dinamika Kehidupan Berbangsa." Jurnal Ketahanan Nasional, 27(1).

Ismail, A. (2021). "Pancasila dalam Dinamika Kehidupan Berbangsa." Jurnal Ketahanan Nasional,27(1).

Jakarta:Gramedia, 2018.

Jurnal Studi Kebijakan Sosial, 13(1), 67-79.

Kuntowijoyo, "Islam dan Pancasila: Sebuah Kajian Sosiologis,"(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019).

Latif, Yudi. Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia, 2018.

Latif, Yudi. Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila.

M. A. Muthohirin, "Nilai-Nilai Pancasila dalam Mengatasi Polarisasi Sosial di Era Digital,"Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2021.

Mikhael Dua. (2022). Nilai Inti Etika dalam Kehidupan Sosial Berbasis Pancasila. Respons: Jurnal Etika Sosial, Vol. 24 No. 02.

Muhaimin, "Ketuhanan dalam Konteks Pluralisme Indonesia", Jurnal Teologi dan Filsafat, Vol.

Muhaimin, "Ketuhanan dalam Konteks Pluralisme Indonesia", Jurnal Teologi dan Filsafat, Vol.

Rahmat, "Kemanusiaan dalam Bingkai Pancasila", Jurnal HAM Indonesia, Vol. 11 No. 4, 2022. Rahayu Saraswati, "Persatuan Indonesia di Tengah Keberagaman", Jurnal Sosiologi Indonesia,

Rahmat, "Kemanusiaan dalam Bingkai Pancasila", Jurnal HAM Indonesia, Vol. 11 No. 4, 2022. Rahayu Saraswati, "Persatuan Indonesia di Tengah Keberagaman", Jurnal Sosiologi

Semadi, Yoga Putra. "Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia Menuju Bangsa Berkarakter." vol. 2, no. 2, 2019.

Siti Zuhro, "Keadilan Sosial dalam Perspektif Kebijakan Publik", Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, Vol. 9 No. 3, 2022.

Siti Zuhro, "Keadilan Sosial dalam Perspektif Kebijakan Publik", Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, Vol. 9 No. 3, 2022.

Slamet Widodo, "Pancasila sebagai Sistem Etika dalam Pendidikan dan Kebijakan Publik," JurnalPendidikan dan Kebijakan Publik, vol. 12, no. 2 (2021): 110-125.

Sudarmawan, "Pancasila sebagai Sistem Etika dalam Kehidupan Bermasyarakat," Jurnal Pancasila dan Kebangsaan, Vol. 5, No. 3, 2020.

Vol. 13 No. 2, 2021.

Widiantari, "Pancasila Sebagai Landasan Etika Nasional," Jurnal Etika dan Politik, Vol. 4, No. 2, 2022.

Widiantari, "Urgensi Internalisasi Nilai Pancasila di Era Digital," Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 6, No. 4, 2021.

Downloads

Published

2024-11-21

How to Cite

Ashfiya Nur Atqiya, Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, Resya Pradita Ummu Syuhada, Restiana Urba Natasyah, & Silva Amelia Darrohmah. (2024). Pancasila Sebagai Sistem Etika, Etika Kehidupan Berbangsa, dan Perlunya Pancasila sebagai Sistem Etika. Jembatan Hukum : Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 1(4), 72–80. https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i4.938