Perlindungan Hukum terhadap Pariwisata Cagar Alam dan Budaya di Bali

Authors

  • Nofri Y Naihati Universitas Mahendradatta
  • Ida Bagus Anggapurana Pidada Universitas Mahendradatta

DOI:

https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i3.2282

Keywords:

Bali, Culture, Legal Protection, Nature Heritage Tourism, Tourism

Abstract

Tourism is one of the most important economic sectors in the world, contributing significantly to state revenue and improving people's welfare. The tourism industry has grown rapidly in recent decades, with the number of international tourists continuing to increase. The general objective of this study is to develop a deeper knowledge and understanding of the impact of uncontrolled tourism on the sacredness of Bali's nature and culture, as well as strategies for developing sustainable tourism in Bali. The type of research used by the author in examining the problems in this study is normative juridical research. The conclusion of this study is a legal review of the protection of natural and cultural heritage in Bali Province is regulated in several laws and regulations such as Law No. 5 of 1990 concerning the Conservation of Biological Natural Resources and Ecosystems. In addition, cultural protection in Bali has also been regulated in several laws and regulations such as Law No. 11 of 2010 concerning Cultural Heritage. This legal review will also discuss the implementation of laws and regulations related to the protection of natural and cultural heritage in Bali. The Bali provincial government's policy on the protection of natural and cultural heritage, namely the policy on the protection of natural heritage is regulated in the Governor's Regulation or Pergub No. These include Law No. 97 of 2018 concerning the Limitation of Single-Use Plastic Waste, Governor Regulation No. 45 of 2019 concerning Bali Clean Energy, Governor Regulation No. 48 of 2019 concerning the Use of Battery-Based Electric Motorized Vehicles, and Governor Regulation No. 8 of 2019 concerning Organic Farming Systems. Cultural heritage protection policies are regulated by Law No. 10 of 2010 concerning Tourism, Regional Regulation No. 2 of 2023 concerning the Bali Provincial Spatial Plan (RTRWP), the Designation of Cultural Heritage Areas in Bali, such as Ulun Danu Batur Temple and Lake Batur, the Subak Cultural Landscape and Temples in the Pakerisan Watershed, and others.

References

Amir, F. L., Hendrajana, I. G. M. R., & Parwati, K. S. M. (2024). Strategi pengembangan pariwisata minat khusus di Nusa Penida: Pendekatan berbasis potensi lokal dan kelestarian lingkungan. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(7), 5115–5122.

Amir, N., & Adlansyah, B. (2020). Revisi peruntukan status Teluk Benoa Bali (Pasca penerbitan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2014 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2011). Jurnal Panorama Hukum, 5(2), 139–149. https://doi.org/10.21067/jph.v5i2.4834

Andriani, D., Juliansyah, R., Wiratanaya, G. N., Sari, D. P., Pidada, I. B. A., Purwaningrum, H., ... & Hanim, W. (2022). Perencanaan pariwisata. Penerbit Widina.

Anggapurana Pidada, I. B. (2022). Universal health coverage di Bali: Konsep, implementasi, dan tantangan. Welfare: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 11(1), 111–122. https://doi.org/10.14421/welfare.2022.111-01

Avi, G. (2020). Ritus Da’de suku Cepang Manggarai dalam terang pemikiran Mircea Eliade (Tinjauan antropologis-filosofis). STFT Widya Sasana.

Azka, S. H., & Fidiyani, R. (2025). Pelaksanaan tata kelola pemukiman bagi kelestarian lingkungan atas pendirian ekowisata di Kota Batu. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 4(2), 211–232. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v4i2.2880

Babo, A. I. (2023). Konsep relasionalitas dalam pepatah “Modho ne’e hoga, meku ne’e doa” dalam terang filsafat Armada Riyanto. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia.

Bagaswara, M. A., Suharso, S., Dewi, D. A. S., & Syafingi, H. M. (2022). Implikasi perubahan Undang-Undang KPK terhadap independensi KPK (Kajian yuridis normatif independensi dalam perspektif kelembagaan). Borobudur Law and Society Journal, 1(6), 32–44. https://doi.org/10.31603/7682

Budiman, J., & Karolus, dkk. (2022). Estetika air: Ritual Barong Wae etnik Manggarai di Flores. Bali Dwipantra Waskita.

Deta, M. U., Suandika, I. N., & Pidada, I. B. A. (2024). Kewenangan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi mengadili hakim Mahkamah Konstitusi (Dalam pelanggaran kode etik hakim Mahkamah Konstitusi). Student Research Journal, 2(4), 47–77. https://doi.org/10.55606/srjyappi.v2i4.1353

Elvinaro, Q. (2022). Sakralitas virtual: Makna sakral dalam ibadah salat Jumat virtual di Indonesia. Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi, 6(2), 150–170. https://doi.org/10.24198/jsg.v6i2.38890

Ermayanti, E., Indrizal, E., Nurti, Y., & Irwandi, A. (2022). Museum hidup: Perkampungan adat Nagari Sijunjung dalam kancah industri pariwisata. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 1950–1957. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.2834

Hamat, Y., & Pandor, P. (2024). Ritual Barong Wae masyarakat Manggarai menurut konsep sakralitas alam Mircea Eliade. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia, 6(1), 130–141. https://doi.org/10.23887/jabi.v6i1.68523

Harahap, J. I., Soepadmo, H. N. R., & Pidada, I. B. A. (2022). Upaya Polda Bali dalam meminimalisir tindak pidana ujaran kebencian melalui sosial media. Formosa Journal of Sustainable Research, 1(1), 21–34. https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i1.612

Hasis, E. L., & Pidada, I. B. A. (2024). Pengawasan akuntabilitas pemerintah daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 2(3), 64–77. https://doi.org/10.54066/jikma.v2i3.1892

Kasmiati, K., Alwinsyah, A., Jumarti, J., & Purnawanto, E. (2024). Tradisi lisan sebagai perekat sosial dalam menjaga kerukunan dan sakralitas budaya masyarakat Desa Siteba. Jurnal Dieksis Id, 4(2), 114–127. https://doi.org/10.54065/dieksis.4.1.2024.528

Kurniati, P. S., Zakiyani, S. N., Yuwono, F. A. N., & Munigar, W. (2023). Kebijakan pemerintah dalam pembangunan dan pengembangan pariwisata di wilayah Kota Bandung. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 1–16. https://doi.org/10.36859/jcp.v7i2.1723

Lestari, N. P. S., Suandika, I. N., & Pidada, I. B. A. (2024). Tinjauan yuridis batas usia calon wakil presiden dalam putusan Mahkamah Konstitusi. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 40–55.

Nadhir, N., Sinaga, D. P., Syawal, M., & Patola, I. M. (2024). Pertanggungjawaban Otorita Ibu Kota Nusantara dalam penyelenggaraan tata pemerintahan. Jurnal USM Law Review, 7(1), 163–179. https://doi.org/10.26623/julr.v7i1.8117

Pidada, I. B. A. P. (2021). Pemutusan hubungan kerja dalam situasi pandemi COVID-19 menurut konsepsi Negara Pancasila. Jurnal Ilmiah Raad Kertha, 4(1), 37–43. https://doi.org/10.47532/jirk.v4i1.258

Pidada, I. B. A., & Damayanti, E. (Ed.). (2022). Hukum pidana. CV Widina Media Utama.

Pidada, I. B. A., & Wiratny, N. K. (2021). Penanganan hukum terhadap praktek prostitusi melalui media elektronik. Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia, 1(1), 51–60. https://doi.org/10.52436/1.jishi.13

Pidada, I. B. A., Titahelu, J. A. S., Nainggolan, A. A., Sinaga, L. V., Hehanussa, D. J., Sopacua, M. G., ... & Fuady, M. I. N. (2022). Tindak pidana dalam KUHP.

Sahertian, C. I. (2021). Sakralitas burung enggang dalam teologi lokal masyarakat Dayak Kanayatn. Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 5(1), 58–75. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v5i1.202

Santini, P. A. W. (2023). Reformasi kebijakan pariwisata berkelanjutan untuk konservasi ekosistem dan pelestarian budaya di Bali. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(2), 63–75.

Sapulette, P. J. G., Lasaiba, M. A., & Sihasale, D. A. (2025). Strategi pengembangan Desa Wisata Ngilngof Maluku Tenggara sebagai destinasi berkelanjutan berbasis masyarakat. Lani: Jurnal Kajian Ilmu Sejarah dan Budaya, 6(1), 12–22.

Sari, A. M. (2024). Pengaruh pariwisata terhadap perekonomian daerah kasus Bali. Circle Archive, 1(5).

Sasrawan, I. D. M., & Pidada, I. B. A. (2024). Hak dan kewajiban masyarakat desa terhadap tanah adat oleh Krama Desa Adat Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 1(3), 26–38. https://doi.org/10.62383/humif.v1i3.258

Satria, A. (2023). Analisis keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan sektor pariwisata: Perspektif ekonomi lingkungan di destinasi wisata. Jisosepol: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 1(1), 16–23. https://doi.org/10.61787/0vgy2953

Septian, R. (2023, Oktober). Masalah pengadaan tanah untuk proyek strategis nasional (PSN). Dalam Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (hlm. 117–122).

Sihombing, S. N. (2023). Urgensi reformulasi kebijakan pariwisata Bali dalam menjawab tantangan daya dukung lingkungan dan sosial. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(1), 55–62.

Sudipa, N. (2023). Mitos tenget dalam pelestarian lingkungan hutan di Pura Puser Saab Nusa Penida, Bali. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya, 8(1), 46–52. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v8i1.2349

Sukmadewi, P. S., Arjawa, A. G. P., & Pidada, I. B. A. (2022). Kewenangan Majelis Desa Adat Provinsi Bali dalam pengaturan pelaksanaan pengarakan ogoh-ogoh pada saat perayaan Hari Raya Nyepi pasca pandemi COVID-19 di Provinsi Bali. Formosa Journal of Applied Sciences, 1(4), 361–380. https://doi.org/10.55927/fjas.v1i4.1196

Sukmawan, S., & Alifah, N. (2024). Harmonisasi manusia dengan alam dan ekologi: Kajian atas budaya tamping di masyarakat Tengger. Jurnal Kawistara, 14(2), 186–197. https://doi.org/10.22146/kawistara.89093

Susanti, P. H., Febianti, F., Rahmawati, R., & Nirmalasari, N. L. P. I. (2023). Destinasi pariwisata ramah lingkungan: Praktik berkelanjutan yang mengubah industri. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 663–676.

Sutanto, H., & Setiadi, N. J. (2020). Overtourism sebagai keniscayaan dalam pengelolaan pariwisata di Indonesia. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 2(2).

Suwita, D. A. I. (2025). Kontroversi kebijakan pengelolaan kawasan pariwisata alam: Studi kasus UU Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem di sektor pariwisata Indonesia. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(2), 3060–3074.

Yanti, N. K. D. D., & Pidada, I. B. A. (2023). Analisis yuridis penyaluran tenaga kerja Indonesia: Studi kasus di Provinsi Bali. Al-Dalil: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum, 1(3), 75–80. https://doi.org/10.58707/aldalil.v1i3.601

Yanti, N. K. D. D., & Pidada, I. B. A. (2024). Analisis yuridis penyaluran tenaga kerja Indonesia: Studi kasus di Provinsi Bali. Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi, 2(1), 111–118. https://doi.org/10.59653/jimat.v2i01.363

Yasa, I. K. A. M. (2023). Memperkuat regulasi pariwisata daerah di Bali: Menuju pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Jurnal Pacta Sunt Servanda, 4(1), 39–46.

Downloads

Published

2025-08-29

How to Cite

Nofri Y Naihati, & Ida Bagus Anggapurana Pidada. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Pariwisata Cagar Alam dan Budaya di Bali. Jembatan Hukum : Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 2(3), 119–137. https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i3.2282