Pelanggaran Privasi Nasabah : Analisis Hukum atas Praktik Pembocoran Data oleh Bank kepada Mata Elang

Authors

  • Arkaan Daffa Universitas Esa Unggul
  • Sidi Ahyar Wiraguna Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i2.1737

Keywords:

Banking, Eagle Eye, Law, Personal Data, Privacy

Abstract

The practice of leaking customer data by banks to third parties, such as Mata elang, raises serious problems in the context of personal data protection in Indonesia. This action not only threatens the individual's right to privacy but also has the potential to violate the legal provisions stipulated in Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection. This article aims to analyze the legal basis violated by this practice and provide a legal solution in an effort to protect customer rights. The formulation of the problem in this study is what form of legal violation of data leaks by banks to Mata elang and what is the legal enforcement mechanism. This study uses a normative legal method with a statutory and conceptual approach. Data were obtained through a literature study of relevant regulations and supporting scientific literature. The results of the analysis show that leaking customer data to third parties without valid consent is a violation of the principles of data processing in the PDP Law, especially regarding legality, transparency, and protection of data subjects. Banks as data controllers are responsible for the leak and can be subject to administrative, civil, or criminal sanctions. In closing, this study recommends strengthening internal bank regulations, strict supervision by regulatory authorities, and increasing legal awareness for customers. This effort is important to ensure the security of personal data and uphold the right to privacy in the banking system.

References

Ahyar, S. (2025). Eksplorasi metode penelitian dengan pendekatan normatif dan empiris dalam penelitian hukum di Indonesia. Lex Jurnalica, 66, 66–72.

Anesya Fritiana, S. A. (2025). Penyalahgunaan data pribadi pada layanan pinjaman online: Analisis perlindungan dan sanksi hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 523, 523–529.

Anggraini, N. F. (2025). Tanggung jawab hukum platform pinjaman online terhadap penyalahgunaan dan penyebaran data pribadi konsumen secara ilegal. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 144, 144–167.

Corrua, A. E. M., Kadja, T. S. M., & Tallo, D. D. (2024). Optimalisasi pembinaan anak binaan pemasyarakatan di LPKA Kelas 1 Kupang dalam upaya pencegahan residivis. Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik, 2(3), 31–47. https://doi.org/10.59581/doktrin.v2i3.3181

Darmayanti, E. S. (2025). Tanggung jawab hukum pinjaman online terhadap penyebaran data nasabah secara ilegal. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 233, 233–251.

Kinanti, W. K. S. R. (2025). Implementasi pelindungan data pribadi dalam sistem informasi pada perusahaan jasa keuangan. Perspektif Administrasi Publik dan Hukum, 158, 158–175.

Mulyati, S. (2025). Perlindungan data pribadi di era digital. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 91, 91–100.

Nasution, R. A., Ginting, B., Siregar, M., & Azwar, T. K. D. (2024). Perlindungan hukum terhadap data pribadi nasabah layanan perbankan setelah berlakunya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6/POJK.07/2022. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(1), 71–78. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i1.2292

Persetujuan Bersama DPR RI dan Presiden Republik Indonesia. (n.d.). Fresiden Republik Indonesia 2 - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.

Putri Abdullah, N., Yadila, N., Amelia, S. P., Widiastiwi, A. R., & Camilla, G. R. (2024). Analisis yuridis perlindungan nasabah bank dalam tindak pidana pencurian data melalui UU ITE dan UU Perbankan. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(4), 926. https://doi.org/10.5281/zenodo.14382558

Ramadhani, S. S. (2025). Pertanggungjawaban hukum atas pelanggaran data pribadi dalam perspektif Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Indonesia. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 145, 145–157.

SE OJK 14. (n.d.). Kerahasiaan Data dan Informasi.

Sudjana, S. (2022). Pembocoran rahasia bank sebagai pelanggaran hak privasi dan data pribadi elektronik nasabah bank. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 6(2), 247–266. https://doi.org/10.24246/jrh.2022.v6.i2.p247-266

Sugiarto, A. J., Lie, G., Rizky, M., Putra, S., & Tarumanagara, U. (2025). Perlindungan kepada nasabah bank terhadap kebocoran data (Studi kasus kebocoran data pada Bank Indonesia). JALAKOTEK: Journal of Accounting Law Communication and Technology, 2(1).

Taurus, K. S., Dewanto, W., & Anggawira. (2023). Perlindungan hukum bagi nasabah dalam penggunaan data pribadi oleh bank untuk tujuan komersil kepada pihak ketiga. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(10), 5744–5760. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i10.13744

Tompul, V. B. (2022). Data nasabah dibocorkan oleh oknum pegawai bank. Binamulia Hukum, 11(2), 171–176. https://doi.org/10.37893/jbh.v11i2.723

Wildan, M., Ramadhan, R. C., & Wijayanti, R. (2024). Analisis tanggung jawab bank terhadap kebocoran data nasabah: Ditinjau dalam perspektif hukum perbankan. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(4), 392. https://doi.org/10.5281/zenodo.14201758

Downloads

Published

2025-05-27

How to Cite

Arkaan Daffa, & Sidi Ahyar Wiraguna. (2025). Pelanggaran Privasi Nasabah : Analisis Hukum atas Praktik Pembocoran Data oleh Bank kepada Mata Elang. Jembatan Hukum : Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 2(2), 293–304. https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i2.1737