Pengaruh Pemberian Kurma Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia di Desa Bumisari Natar

Authors

  • Ramadhiena Destia Murtisari Univeristas Malahayati
  • Devi Kurniasari Univeristas Malahayati
  • Anissa Ermasari Univeristas Malahayati
  • Nurul Isnaini Univeristas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.62383/ikg.v2i1.1219

Keywords:

Anemia, Hemoglobin levels, Dates

Abstract

Anemia in pregnant women is a health problem that is often faced in Indonesia. Anemia requires special attention because it can have a significant impact on maternal and neonatal health. Based on data for May 2024 at the Bumisari Village posyandu, there were 67 pregnant women and 46.2% of them had anemia. An effort to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia is by giving them dates which contain high levels of iron. The aim of the research is to determine the effect of giving dates to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia in Bumisari Natar Village in 2024. Quantitative research type, pre-experimental research method with a one group pretest-posttest design approach. The population is all 67 pregnant women recorded in May 2024 with a sample of 31 respondents. 7 dates were given per day for 7 consecutive days. Data collection used observation sheets, univariate and bivariate data analysis (t-test). Based on the research results, it is known that the average hemoglobin level of pregnant women with anemia before consuming dates is 9,652 gr/dl, while the average hemoglobin level of pregnant women with anemia after consuming dates is 11,545 gr/dl. There was an effect of giving dates to increase hemoglobin levels in pregnant women with anemia in Bumisari Natar Village in 2024 (p-value 0.001) with a difference in increase in hemoglobin levels of 1,893 gr/dl. Advice for health workers, especially midwives, is to advise pregnant women to consume dates as a companion to Fe tablets because they can increase hemoglobin levels in pregnant women.

References

Abdillah, M., Nazilah, N. R. K., & Agustina, E. (2017). Identifikasi senyawa aktif dalam ekstrak metanol daging buah kurma jenis Ajwa.

Adriani, D., & Wirjatmadi, B. (2012). Pengantar gizi masyarakat. Kencana Prenada Media.

Al Cidadapi. (2016). Ramuan herbal ala Thibun Nabawi: Mengupas pengobatan herbal di dalam Thibun Nabawi. Putra Danayu.

Almatsier, S. (2009). Prinsip dasar ilmu gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Astriana, W. (2017). Kejadian anemia pada ibu hamil ditinjau dari paritas dan usia. Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 217-394.

Cahyani, W. O. D. (2017). Hubungan anemia pada ibu bersalin dengan kejadian inersia uteri kala I di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2016. Universitas Aisyah Yogyakarta, 1(1).

Dessy Hermawan, dkk. (2021). Pengaruh konsumsi buah kurma (Phoenix dactylifera) dan tablet Fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil dengan anemia tahun 2019.

Diyah Ayu Susilowati, dkk. (2017). Pengaruh pemberian buah kurma pada ibu hamil dengan anemia terhadap kadar hemoglobin di BPM Tri Rahayu Setyaningsih Cangkringan Sleman Yogyakarta.

Eny, Sendra, dkk. (2016). Pengaruh konsumsi kurma (Phoenix dactylifera) terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II di wilayah Puskesmas Kediri. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1-11.

Farid Husin. (2014). Asuhan kehamilan berbasis bukti. Sagung Seto.

Febrianti, A. (2018). Pengaruh pemberian berbagai dosis ekstrak daging buah kurma Ajwa (Phoenix dactylifera) terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) bunting. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Fitriani, E. (2020). Keajaiban buah kurma: Varietas, khasiat, produk olahan, dan teknik budidaya. TIM.

Irianti, B., dkk. (2014). Asuhan kehamilan berbasis bukti (Edisi pertama). Sagung Seto.

Kemenkes RI. (2018). RISKESDAS 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

Manuaba, I. (2010). Ilmu kebidanan: Penyakit kandungan dan KB. EGC.

Manuaba, I. B. G. (2012). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan KB. EGC.

Napisah, P., dkk. (2024). Intervensi nonfarmakologi untuk meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil. NEM.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rhineka Cipta.

Noviawati, E. K. A., Studi, P., Dokter, P., Kedokteran, F., Ilmu, D. A. N., Syarif, U. I. N., & Jakarta, H. (2012). Kejadian anemia pada mahasiswi PSPD angkatan 2009-2011 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 61.

Prawirohardjo, S. (2010). Ilmu kebidanan. Yayasan Bina Pustaka.

Profil Kesehatan Provinsi Lampung. (2022).

Simbolon, D., Jumiyati, & Rahmadi, A. (2018). Pencegahan dan penanggulangan kurang energi (KEK) dan anemia pada ibu hamil. CV Budi Utama.

Sulistyawati, A. (2009). Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Salemba Medika.

Supariasa, I. A., dkk. (2012). Penilaian status gizi. EGC.

Susiloningtyas, I. (2016). Pemberian zat besi (Fe) dalam kehamilan. Majalah Ilmiah Sultan Agung.

Downloads

Published

2025-01-13

How to Cite

Ramadhiena Destia Murtisari, Devi Kurniasari, Anissa Ermasari, & Nurul Isnaini. (2025). Pengaruh Pemberian Kurma Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia di Desa Bumisari Natar. Inovasi Kesehatan Global, 2(1), 22–35. https://doi.org/10.62383/ikg.v2i1.1219