Problematika Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Antara Idealisme dan Realitas Pembelajaran

Authors

  • Arisma Salwa Hilmana Universitas Jambi
  • Muhammad Aqua Mutharik Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.62383/edukasi.v3i1.2685

Keywords:

Implementation, Merdeka Curriculum, P5 Project, Pancasila Student Profile, Primary Education

Abstract

The Independent Curriculum aims to provide flexible, student-centered learning that is oriented toward strengthening character through the Pancasila Student Profile. However, a literature review indicates that its implementation in elementary schools still faces various obstacles. Teachers' understanding of differentiated learning, the P5 project, and authentic assessment is uneven, while limited infrastructure and the complexity of developing teaching materials also hamper its implementation. Furthermore, student readiness and a supportive learning environment also influence the curriculum's effectiveness. These findings emphasize the need to improve teacher competency, ensure equitable distribution of facilities, and collaborate among stakeholders for optimal implementation of the Independent Curriculum. Furthermore, the disparity in the quality of implementation across schools is also a major challenge, particularly in remote areas with limited facilities. Therefore, supportive policies and intensive mentoring for teachers are needed to ensure that this curriculum is effective and provides maximum benefits for students, optimizing character development and 21st-century skills. Overall, the success of the Independent Curriculum depends heavily on solid collaboration between all relevant parties, including teachers, schools, parents, and education policymakers.

References

Aditomo, A., & Satriawan, R. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Direktorat Sekolah Dasar. (2022). Pembelajaran dengan Paradigma Baru pada Kurikulum Merdeka. Direktorat Jenderal PAUD, Diknas, dan Dikmen.

Hamdi, M. M. (2020). Evaluasi Kurikulum Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.

Hidayat, R., & Andriani, S. (2022). Kesiapan Sarana dan Prasarana Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar.

Humayra, N. S. (2025). Integrasi Teori Pembelajaran Bahasa untuk Penguatan Pembelajaran Abad ke-21 dalam Konteks Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Inovatif. https://doi.org/10.54082/jupin.549

Kemdikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.

Latifah, S., & Widyastuti, D. (2023). Tantangan Pembelajaran Diferensiasi di Sekolah Dasar pada Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pembelajaran.

Pratiwi, D. A. (2023). Problem Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan.

Puspita, S. (2023). Pelaksanaan P5 di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter Anak Usia Sekolah.

Rachmawati, N. (2022). Beban Administrasi Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan.

Rahayu, S., Lestari, P., & Putra, A. (2022). Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Rahmawati, I. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: Peluang dan Tantangan bagi Guru SD. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan.

Ramdani, N. G. (2023). Definisi dan Teori Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran. Jurnal of Elementary Education and Teaching Innovation. https://doi.org/10.21927/ijeeti.2023.2(1).20-31

Sulastri, S., & Ramadhan, M. (2023). Adaptasi Belajar Siswa Sekolah Dasar dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Suryani, N. (2023). Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Widodo. (2023). Ketimpangan Kualitas Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan.

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Arisma Salwa Hilmana, & Muhammad Aqua Mutharik. (2025). Problematika Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Antara Idealisme dan Realitas Pembelajaran. Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(1), 34–43. https://doi.org/10.62383/edukasi.v3i1.2685