Studi Etnobotani Bahan Kerajinan Masyarakat Nias Selatan dan Pemanfaatannya Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal

Authors

  • Nofamataro Zebua Universitas Negeri Malang
  • Jerry Samuel Zagoto Universitas Nias Raya
  • Ester Novi Kurnia Zebua Universitas Negeri Malang
  • Dedi Yusman Ndruru Universitas Nias Raya
  • Dorotea Trivina Sisokhi Universitas Nias Raya

DOI:

https://doi.org/10.62383/dilan.v1i4.835

Keywords:

Ethnobotany, Handicrafts, Nias Local Culture

Abstract

The Nias tribe as a society that is diverse in culture and biodiversity in it holds various phenomena that we need to explore. It is known that the community, especially in South Nias, utilizes many plants as handicraft materials. We conducted this research with the aim of knowing the types of local plants used as handicraft materials and how to process them. The method we used was a qualitative method using data collection techniques such as; observation, structured interviews, and documentation. The data analysis technique used is through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results and findings of the research conducted, there are around nine types of plants that are utilized by the people of South Nias as handicraft materials. We conclude that the study of ethnobotany as a handicraft material for the people of South Nias has become an ancestral tradition and is a hereditary legacy.

References

Anitasari, H., & Khotimah, S. (2022). Analisis usaha kerajinan bambu Desa Pandanwangi Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. JEMeS - Jurnal Ekonomi Manajemen dan Sosial, 5(1), 32–39.

Dzurrahmi, B. D. N., Hidayah, N., Hadiprayitno, G., Andayani, Y., & Al Idrus, A. (2023). Relevansi pengetahuan sains masyarakat dengan sains ilmiah terhadap kegiatan nyensek (menenun) di Desa Sukarare Lombok Tengah. Contextual Natural Science Education Journal, 1(1), 15–19. https://doi.org/10.29303/cnsej.v1i1.545

Ginting, R. S. (2022). Kerajinan tangan dengan pemanfaatan bambu untuk meningkatkan penghasilan masyarakat. Pubarama: Jurnal Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 1–9.

Hadi, L., Kuswanto, W., Tarmudi, I., & Mukhlisin, M. (2024). Keanekaragaman hayati: Merawat alam, menjaga keseimbangan. Indigo Media.

Helmina, S., & Hidayah, Y. (2021). Kajian etnobotani tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat Kampung Padang Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jurnal Pendidikan Hayati, 7(1), 20–28.

Hidayat, S., Wahyuni, S., & Anda, S. (2008). Seri tumbuhan obat berpotensi hias. Elex Media Komputindo.

Hirza, H. (2014). Berbagai ragam kebudayaan Nias. Jurnal Bahas, 40(91), 84–89. https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1304

Ikhyari, M., & Ruliani, R. (2024). Dampak pengembangan kerajinan tangan enceng gondok dalam meningkatkan ekonomi para pengrajin serta menumbuhkan rasa solidaritas sosial antar pengrajin di UMKM Kerajinan Enceng Gondok Desa Kubu, Kec. Arongan Lambalek, Kab. Aceh Barat. Jurnal Pendidikan Geosfer, 9(1.1), 228–240. https://jurnal.usk.ac.id/JPG/article/view/33088

Maduwu, E. (2022). Analisis potensi kerajinan tangan pasca pandemi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Bawamataluo Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan [Disertasi]. Universitas Panca Budi.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Rosdakarya.

Nuh, M., Danil, M., Barus, W. B. J., Aprillawati, A., & Miranti, M. (2021). Potensi ekonomi tanaman aren (Arengan pinnata) petani aren di Desa Naga Rejo Kab. Deli Serdang Sumut. Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JURPAMMAS), 1(1), 23–29.

Rusmaniah, R., Nugroho, D. A., Indriyani, P. D., & Putra, M. A. H. (2022). Partisipasi perajin dalam pengembangan seni kerajinan anyaman di Kampung Purun berbasis kearifan lokal. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.29407/pn.v8i1.18451

Susana, S., Syamswisna, S., & Tenriawaru, A. B. (2023). Studi etnobotani tumbuhan sebagai bahan kerajinan di Desa Sekida Kabupaten Bengkayang. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 11(2), 1520. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i2.8644

Suwartiningsih, S., & Samiyono, D. (2017). Kearifan lokal masyarakat Nias dalam mempertahankan harmoni sosial. Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat, 1(1), 235–269. https://doi.org/10.33550/sd.v1i1.53

Syukron, A. A., Elviyanti, I. L., Priyatno, P., Setiyono, B., & Yuminah, Y. (2022). Pelatihan dan pengembangan potensi di Desa Gebangsari di bidang kerajinan serta pertanian. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 19–25. https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/abdibaraya/article/view/508

Wiharji, R. S. D., & Rahmayati, H. (2021). Pendidikan lingkungan hidup. Penerbit Nem.

Published

2024-10-03

How to Cite

Nofamataro Zebua, Jerry Samuel Zagoto, Ester Novi Kurnia Zebua, Dedi Yusman Ndruru, & Dorotea Trivina Sisokhi. (2024). Studi Etnobotani Bahan Kerajinan Masyarakat Nias Selatan dan Pemanfaatannya Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal. Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 1(4), 129–134. https://doi.org/10.62383/dilan.v1i4.835