Fungsi dan Ragam Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.62383/dilan.v2i3.1814Keywords:
Communication context, Indonesian, Language function, Language variety, Qualitative descriptiveAbstract
This study aims to describe the role and variation of Indonesian language used in various communication contexts. The focus of the study is how Indonesian language functions as an efficient communication medium and how language variation is adjusted to conditions, goals, and conversation partners. This study applies a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation methods as a means of data collection. Data sources are obtained from language use in educational environments, mass media, and the wider community. The results of the study indicate that Indonesian language has instrumental, regulatory, interactional, personal, heuristic, imaginative, and representational functions. In addition, the language variations found include formal, non-formal, spoken, and written variations, each of which is applied according to the social and situational context. These findings show how important it is to understand the function and variation of language in improving language competence appropriately and effectively.
References
Aisah. (2018). Ragam bahasa lisan para pedagang buah Pasar Langensari Kota Banjar. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 2(1), 83.
Antari Swandewi, L. P. (2019). Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional bangsa Indonesia [Indonesian as the national identity of the Indonesian people]. Jurnal Jisipol, 8(November), 17. https://doi.org/10.5281/zenodo.3903959
Bahasa, R., & Implikasinya, D. A. N. (2021). Ragam bahasa, pengayaan, dan implikasinya. 3, 33–36.
Basrowi, M. (2009). Mengenal ragam bahasa.
Devianty, R. (2017). Membangun karakter anak melalui sastra. Raudhah, 5(1), 2338–2163.
Fitri, R. A. (2024). Penggunaan digital storytelling untuk meningkatkan berpikir kreatif: Persepsi siswa dan guru. JPBII: Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Indonesia, 12(1), 2615–4404. https://doi.org/10.23887/jpbi.v12i1.2861
Fitriana, I. (2013). Penerjemahan karya sastra anak. Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan, 4(2), 1–12.
Ginting, S. D., & Marpaung, K. M. S. (2021). Analisis dongeng Danau Toba sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 3(1), 33–42. https://doi.org/10.34012/bip.v3i1.1538
Hafi, I. Y. (2020). Mengembangkan kepribadian anak melalui sastra anak (dongeng). PENAOQ: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata, 1(1), 63–68. http://ejournal.unwmataram.ac.id/penq/index
Husain, N., Hamzah, R. A., & Dwisaputri, R. (2024). Pengajaran tata bahasa dan ejaan Bahasa Indonesia di SD. 9(November), 8–18.
Jurahman, Y. D. (2022). Implementasi mendongeng pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk penanaman karakter anak sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2), 161–167. https://doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i2.p161-167
K, R. T.-S. (2010). Pedoman penelitian sastra anak.
Kadir, A., Husein, & Abas. (2015). Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.
Kurniawati, V., & Siroj, M. B. (2019). Ragam bahasa anak tunarungu dalam interaksi sosial di SLB Negeri Ungaran. Jurnal Sastra Indonesia, 8(3), 211–221.
Menulis antologi sastra anak berbasis ecopreneurship ditinjau dari penggunaan media pembelajaran sinkronisasi dan asinkronisasi. (n.d.). Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 40–48. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1819
Mony, H. (2020). Bahasa jurnalistik: Aplikasinya dalam penulisan karya jurnalistik di media cetak, televisi, dan media online.
Munaris. (2020). Sastra anak sebagai sarana pendidikan karakter di sekolah. KATA (Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya), 10.
Mustadi, A. W. P. (2022). Bahasa dan sastra Indonesia SD berorientasi Kurikulum Merdeka. UNY Press.
Mustofa, A. (2024). Sastra anak. CV Gita Lentera.
Nurhalisa Siti, D. (2017). Jurnal pendidikan bahasa. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 67–73.
Oktasari, A. F., & Kasanova, R. (2023). Pembentukan karakter siswa sekolah dasar melalui sastra anak. Journal on Education, 5(4), 12017–12025.
Oktavia, W., & Hayati, N. (2020). Pola karakteristik ragam bahasa istilah pada masa pandemi COVID-19 (Coronavirus Disease 2019). Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.22515/tabasa.v1i1.2607
Putrayasa, G. N. K. (2024). Peran dan fungsi Bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa. Jurnal Ecobisma, 7(3), 9512–9517.
Putri, A., Sirait, C., Simanjuntak, C. P., Pardede, D. O. A., Situmorang, E. P. A., & Melanie, T. (2023). Analisis kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia. KAMPRET.
Suarta, I. M. (2022). Pengantar bahasa dan sastra Indonesia. Pustaka Larasan.
Sumaryanti, L., & Kasanova, R. (2024). Sastra anak, studi sejarah, genre, dan evolusi naratif.
Susanto, D., Prasojo, A., Wati, R., & Murtini, M. (2021). Wacana estetika Islam dalam sastera kanak-kanak Indonesia era Orde Baru tahun 1980-an. Jurnal Pengajian Melayu, 32(1), 1–14. https://doi.org/10.22452/jomas.vol32no1.1
Tondang, N. S., & Sembiring, Y. B. (2024). Nilai budaya dalam legenda Nusantara: Mengembangkan nilai budaya melalui pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Jurnal Pembelajaran Sastra, 5(4), 4868–4884.
Ummah, M. S. (2023). Jurnal Pembelajaran Sastra. Sustainability (Switzerland), 5(2), 1–14. Retrieved from http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



