Hambatan yang di Hadapi Guru SD dalam Merancang Modul Ajar di Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.62383/dilan.v2i2.1429Keywords:
Basic education, Learning innovation, Merdeka curriculum, Teacher barriers, Teaching modulesAbstract
Merdeka Curriculum was created as an effort to increase learning flexibility by tailoring learning materials to the unique needs and characters of each student. However, there are several obstacles that must be overcome before this curriculum can be implemented at the elementary school level, especially in terms of making learning modules. The purpose of this study is to find out the challenges that teachers face when creating lesson plans based on Merdeka Curriculum and the solutions that can be done. The research methodology used is a qualitative study by conducting a literature study. Based on the findings, the main challenges faced are the teachers' lack of understanding of project-based learning methods, differences in the structure of learning plans, lack of resources, and heavy administrative burdens. Merdeka Mengajar platform, continuous training, and reducing teachers' administrative burden are suggested solutions. This approach is expected to help teachers to create more creative and innovative teaching modules that are in line with Merdeka Curriculum principles.
References
Almaida, F. A., Suherman, A., & Rahman, A. A. (2023). Kesiapan guru Penjas menghadapi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 7(1), 54–62. https://doi.org/10.37058/sport.v7i1.6548
Andina, F. N. A., Subayani, N. W., & Marzuki, I. (2023). Analisis kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Js (Jurnal Sekolah), 7(3), 392. https://doi.org/10.24114/js.v7i3.44647
Arifin, Z. (2017). Pengembangan modul ajar berbasis kompetensi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Fauzi, A., & Saputra, R. (2023). Efektivitas bimbingan teknis dalam implementasi Kurikulum Merdeka: Studi kasus guru PKN di Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 187–203.
Gunawan, R. (2022). Modul pelatihan pengembangan bahan ajar/modul pembelajaran. [Tanpa penerbit].
Hidayat, R. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(1), 45–60.
Kemendikbud. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka untuk sekolah dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mania, S. (2008). Observasi sebagai alat evaluasi dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 11(2), 220–233.
Nasirun, M., Indrawati, I., & Suprapti, A. (2021). Studi tingkat pemahaman guru PAUD dalam penelitian tindakan kelas (PTK) Muhammad. Jurnal Ilmiah Potensia, 6(1), 26–36.
Nurdin, M., Saputra, A., & Junaidi, T. (2023). Optimalisasi pelatihan digital dalam pengembangan modul ajar PKN Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(3), 219–235.
Purani, N. K. C., & Putra, I. K. D. A. S. (2022). Analisis kesiapan guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 2 Cempaga. Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka, 4(2), 8–12. https://doi.org/10.59789/rarepustaka.v4i2.125
Rahmawati, S., Hidayat, T., & Permana, Y. (2021). Pengaruh pelatihan pengembangan bahan ajar terhadap kompetensi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(2), 112–128.
Sofyatiningrum, E., Ulumudin, I., & Perwitasari, F. (2019). Kajian umpan balik guru terhadap hasil belajar siswa. Indonesian Journal of Educational Assessment, 2(2), 56.
Suarni, N. K., & Margunayasa, I. G. (2024). Penanaman pendidikan moral melalui model belajar sosial Bandura (Modifikasi Sosial Learning Bandura) pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(April), 3486–3491.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardi, D. (2020). Analisis kesulitan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(2), 78–92.
Sukaria, M. I., Perdana, R., Jafar, I., & Nurdin, M. (2023). PKM pelatihan pembuatan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka bagi guru sekolah penggerak di Kabupaten Wajo. Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 171–177.
Suryani, R. (2021). Evaluasi asesmen formatif dalam pembelajaran PKN pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 7(1), 55–70.
Suyanto, S. (2021). Peran guru dalam mengembangkan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(3), 113–127.
Utami, A., Rukiyati, & Prabowo, M. (2023). Internalisasi filsafat Pancasila melalui profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Paris Langkis, 3(2), 119–128.
Wijayati, A., & Tirtoni, F. (2024). Analisis faktor kendala dan hambatan guru SD dalam implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, [tanpa volume & halaman, jika ada bisa ditambahkan].
Winarno, S. (2020). Pengembangan profesional guru PKN melalui program pendampingan penyusunan modul ajar kontekstual. Jurnal Citizenship, 5(1), 45–61.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



