Kesalahan Pembentukan Afiksasi dan Reduplikasi pada Postingan Akun Instagram Dewi Persik (Kajian Morfologi)
DOI:
https://doi.org/10.62383/dilan.v2i1.1180Keywords:
Morphological Errors, Affixation, Reduplication, Social MediaAbstract
The use of language on social media at this time, there are often various errors in word forms in morphology that are interesting to analyze. This happens because social media users such as Instagram express themselves freely without being bound by formal language rules. Social media is also a place where language rules are constantly changing, so that word forms often change. For example, the use of affixes or remixes in social media that is not in accordance with the rules, but is still understood by netizens in more informal communication. This study aims to analyze morphological errors such as affixation and reduplication in @dewiperssik9 Instagram views. The method used in this study is a qualitative descriptive method with a documentation observation approach. Data collected through recording and shooting on the Instagram site display @dewiperssik9 related to affixation and reduplication. The data that has been collected will be analyzed to find morphological changes or irregularities. The results of this study show that there are many errors in the use of affixation and reduplication. These errors include improper prefixes and syphilis, as well as differences in reduplication patterns. These findings show how changes in the use of language in the digital age, can help develop the study of linguistics on social media.
References
Afifah, N. Q. A. T. (2019). Variasi bahasa Indoglish dan idiolek publik figur di Instagram. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 136-149.
Ajeng, S. N. S. (2023). Variasi bahasa dalam Instagram pada akun Arief Muhammad (@armuh) kajian: Sosiolinguistik. Wicara, 8(1), 91-97.
Fauzanah, N. H., & K. A. (2024). Analisis penggunaan bahasa gaul pada public figure Jerome Polin. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 4(1), 1-9.
Frido, E. M., & J. A. (2023). Dinamika perubahan bahasa Indonesia di era digital: Tantangan media sosial terhadap generasi muda. Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 142.
I Wayan, N., & N. M. (2023). Analisis kesalahan morfologi pada postingan akun Instagram @mahaliniraharja. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 5(3), 143.
Iftinan, Q. T., & Sabardila, A. (2021). Analisis kesalahan berbahasa pada status dan komentar di media sosial Twitter. Jurnal Bastrindo, 5(2), 46.
Jannah, M. (2020). Afiksasi (prefiks dan sufiks) dalam kolom ekonomi bisnis di koran Jawa Pos edisi Kamis 14 November 2019. Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 8(1), 19-20.
Kholifah, U. (2020). Analisis kesalahan gaya berbahasa pada sosial media Instagram dalam caption dan komentar. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 15(4), 353.
Lintang, I. (2024, September). 10 media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia 2024. Inilah.com. Retrieved from https://www.inilah.com/data-pengguna-media-sosial-indonesia
Prihatiningsih, W. (2017). Motif penggunaan media sosial Instagram. Jurnal Communication, 5(2), 52.
Prima, V. A., & A. N. (2023). Wujud budaya Indonesia sebagai pemantik motivasi belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 6(1), 64.
Reza, E. D. E. (2019). Ragam bahasa gaul kalangan remaja di Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Korpus, 8(2), 89.
Susanti, J. Y. (2020). Analisis kesalahan morfologi pada unggahan Instagram @raffinagita1717. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 7(1), 28-35.
Zuan, A. C. S., & D. S. (2024). Kesalahan morfologi pada unggahan media sosial Instagram. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2), 949-962.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



